Berisi 45 Orang Penumpang, Pria Nekat Perkosa Perempuan di Dalam Bus

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 30 Agustus 2020 | 19:26 WIB
Berisi 45 Orang Penumpang, Pria Nekat Perkosa Perempuan di Dalam Bus
Ilustrasi kekerasan/pemerkosaan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang perempuan di India, diperkosa di dalam bus yang sedang melaju dan berisi 45 penumpang. Meski penuh, tak ada yang menyadari insiden ini.

Menyadur India Times, perempuan berusia 30 tahun ini mengaku dilecehkan secara seksual oleh pelaku yang diidentifikasi sebagai Ravi Gupta, dalam perjalanan menuju Delhi pada Sabtu (28/8).

Ravi merupakan seorang kernet dari bus lain, yang menumpang transportasi ini dari kota Gonda.

Insiden yang terjadi pada saat menjelang pagi ini bermula ketika, korban yang tengah tertidur, tiba-tiba diserang oleh Ravi.

"Saya tertidur di kursi tidur ketika Ravi memaksa saya, merobek pakaian saya, dan memerkosa saya," ujar korban kepada polisi.

Ilustrasi Bus. (Pixabay/Free-photos)
Ilustrasi Bus. (Pixabay/Free-photos)

"Ada 45 penumpang ketika ini terjadi," sambungnya, menambahkan, tidak ada satu pun orang yang menyadari korban tengah dalam bahaya.

Tak ada yang menolong, perempuan ini pun tak punya pilihan lain selain menghajar pelaku dengan tangannya sendiri.

Keterangan polisi menyebutkan, semua penumpang tidur. Mereka semua terbangun ketika mendengar keributan yang berasal dari korban dan pelaku.

Keributan ini pula yang membuat salah satu supir bus, Indrapal, terbangun dan mengecek sumber suara.

baca juga

"Pagi-pagi sekali, saya terbangun karena suara bising. Saya pergi ke lorong penumpang dan melihat seorang memukuli Ravi," beber Indrapal.

Korban kemudian melapor ke saluran bantuan darurat India, 112, dan memberi tahu polisi bahwa dirinya telah diperkosa di dalam bus.

"Ini terjadi di dekat plaza tol Maant, di samping Noida dari Yamuna Expressway, sekitar pukul 5.30 pagi," ujar polisi setempat, Shiris Chandra.

Ketika polisi melewati kawasan Milestone 65, sambung Chandra, polisi langsung menghentikan bus dan meringkus pelaku.

Polisi kemudian menjerat Ravi dengan pasal 376 terkait pemerkosaan.

Keterangan kepolisian menyebut Ravi sejauh ini membantah tuduhan yang dilayangkan oleh korban.

India memiliki reputasi buruk atas kejahatan seks dengan hampir 34.000 pemerkosaan dilaporkan setiap tahun, meski undang-undang yang ketat telah diberlakukan dalam beberapa tahun terakhir.

Sekitar 85 persen dari kasus pemerkosaan yang dilaporkan pada 2018 mengarah ke dakwaan, sementara 27 persen lainnya mengarah pada hukuman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Terekam CCTV Bunuh Tunawisma, Mayatnya Diperkosa

Pria Terekam CCTV Bunuh Tunawisma, Mayatnya Diperkosa

News | Minggu, 30 Agustus 2020 | 16:56 WIB

Aksi Bus Bergoyang Di Jalan Jadi Sorotan, Manuvernya Bahaya Banget

Aksi Bus Bergoyang Di Jalan Jadi Sorotan, Manuvernya Bahaya Banget

Otomotif | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:27 WIB

Polisi Perkosa Gadis 11 Tahun di Toilet Kantor Pemerintahan

Polisi Perkosa Gadis 11 Tahun di Toilet Kantor Pemerintahan

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:26 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×