15 Warung PKL Dirusak di Ciracas Oknum Tentara, Pedagang Trauma

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 01 September 2020 | 13:58 WIB
15 Warung PKL Dirusak di Ciracas Oknum Tentara, Pedagang Trauma
Aparat Kodim 0505 Jakarta Timur memperbaiki kerusakan lapak milik pedagang yang dirusak oleh sejumlah oknum TNI. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sebanyak 15 toko atau tempat berdagang milik pedagang kaki lima (PKL) JT 46, Jalan Lapangan Tembak Cibubur, Ciracas di Jakarta Timur hancur berantakan dirusak oknum anggota TNI pada Sabtu (29/8/2020) dini hari.

"Yang rusak itu ada total 15. Rata-rata etalase kerusakaan," kata Koordinator PKL JT 46, Walidi Susanto saat ditemui di Jalan Lapangan Tembak Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (1/9/2020).

Walidi mengatakan, peristiwa pengerusakan tersebut membuat para pedagang syok. Selain itu, mereka juga disebut mengalami trauma.

"Ya mereka ya dengan adanya kejadian kemarin mereka kaget, dalam situasi covid begini, ada insiden seperti ini mereka juga minimal trauma juga ya," ungkapnya.

Sementara terkait dengan kerugian materil yang dialami para pedagang akibat insiden tersebut ada dikisaran angka Rp 400-500 ribu rupiah.

Pihaknya mengharapkan agar insiden penyerangan secara brutal tersebut tak terjadi kembali. Para pedagang berharap situasi kondusif untuk ke depannya.

Sementara itu, hari ini pihak Kodim 0505 Jakarta Timur memperbaiki kerusakan lapak milik pedagang yang dirusak oleh sejumlah oknum TNI. Perbaikan dilakukan seperti pemasangan kaca etalase yang pecah.

12 Prajurit ditahan

Sebanyak 12 oknum anggota TNI AD yang diduga terlibat dalam serangkaian penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur ditahan. Selain itu, sebanyak 31 anggota dari berbagai kesatuan telah diperiksa.

baca juga

Andika mengatakan 12 anggotanya itu ditahan di sel Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya), Guntur, Jakarta Selatan.

"12 orang ini adalah prajurit TNI AD. Tetapi ada 19 orang lagi yang sudah ada indikasi (terlibat) dan saat ini sudah dalam proses pemanggilan," ujar Andika.

Andika juga mengklaim jika pihaknya akan terus mengusut tuntas oknum-oknum anggota TNI lainnya yang turut terlibat dalam aksi tak bertanggung jawab tersebut. Pasalnya, dia meyakini, masih banyak oknum lain yang terlibat.

Sebar Hoaks

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman sebelumnya telah menceritakan ihwal kronologis ratusan orang diduga oknum anggota TNI melakukan penyerangan kepada warga sipil dan Kantor Mapolsek Ciracas. Penyerangan tersebut berawal dari kebohongan yang disampaikan oleh anggota Ditkumad TNI Prada M Ilham.

Dudung mengungkapan, mulanya Prada Ilham mengalami kecelakaan tunggal. Namun entah bagaimana mulanya, insiden itu malah disebut sebagai pengeroyokkan.

Kemudian Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0505 Jakarta Timur, intel serta perwakilan dari polres hadir di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengklarifikasi kejadian yang sesungguhnya.

Klarifikasi tersebut pun diperkuat dengan kesaksian sembilan orang yang berada di TKP. Semua saksi menyebut, jika Ilham benar mengalami kecelakaan tunggal.

Kemudian olah TKP pun kembali dilanjutkan. Namun sekitar pukul 23.00 WIB, tiba-tiba ada orang tidak dikenal mendatangi dan langsung menyampaikan kalau mereka tidak terima kawannya, Ilham dikeroyok.

Dandim, disebutkan Dudung sudah menjelaskan jika Ilham bukan dikeroyok, tetapi mengalami kecelakaan tunggal.

"Padahal kejadian tersebut sudah kita amankan melalui Dandim diberikan pengarahan bahwa kejadian tersebut yang sebenarnya adalah kecelakaan tunggal," kata Dudung dalam sesi wawancara bersama stasiun televisi, Sabtu (29/8/2020).

"Namun mereka tidak mengindahkan dan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut," tambahnya.

Kelompok tersebut pun langsung ngacir ke arah Polsek Pasar Rebo untuk melakukan perusakan dan dilanjut ke Mapolsek Ciracas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Penyerangan TNI, Bripka Bernardus Telinganya Sobek, Paha Ditusuk

Korban Penyerangan TNI, Bripka Bernardus Telinganya Sobek, Paha Ditusuk

News | Selasa, 01 September 2020 | 12:25 WIB

TNI Penyerang Polsek Ciracas Dipecat, Pengamat: Tidak Cukup

TNI Penyerang Polsek Ciracas Dipecat, Pengamat: Tidak Cukup

News | Selasa, 01 September 2020 | 12:05 WIB

TNI Perusak Polsek Ciracas Diminta Ganti Rugi, Total Kerugian Masih Didata

TNI Perusak Polsek Ciracas Diminta Ganti Rugi, Total Kerugian Masih Didata

News | Selasa, 01 September 2020 | 11:47 WIB

Kasus Polsek Ciracas Diserbu Buktikan TNI-Polri Cuma Akur di Level Atas

Kasus Polsek Ciracas Diserbu Buktikan TNI-Polri Cuma Akur di Level Atas

News | Selasa, 01 September 2020 | 11:24 WIB

2 Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Ciracas Dirawat di RSPAD

2 Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Ciracas Dirawat di RSPAD

News | Selasa, 01 September 2020 | 11:17 WIB

Penyerangan Polsek Ciracas Terjadi Lagi, KontraS: karena Tak Ada Efek Jera

Penyerangan Polsek Ciracas Terjadi Lagi, KontraS: karena Tak Ada Efek Jera

News | Selasa, 01 September 2020 | 11:12 WIB

Anggota DPR Minta Anggota TNI Jangan Pertahankan Jiwa Korsa Demi Gengsi

Anggota DPR Minta Anggota TNI Jangan Pertahankan Jiwa Korsa Demi Gengsi

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 22:23 WIB

Terkini

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB