Isi Air Liur, Lansia Curi Sekotak Sampel Covid-19 untuk Dijadikan Payung

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 04 September 2020 | 19:53 WIB
Isi Air Liur, Lansia Curi Sekotak Sampel Covid-19 untuk Dijadikan Payung
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Seorang lansia pria di Hong Kong mencuri sekotak sampel uji Covid-19 yang berisi air liur, untuk dijadikan sebagai payung.

Menyadur Asia One, pria berusia 82 tahun ini awalnya bermaksud mencari barang untuk melindungi badannya dari air hujan, yang turun pada Kamis (3/9) siang.

Tak disangka, barang yang ia ambil rupanya boks yang berisi spesimen air liur tenggorokan dalam para pasien dari klinik rawat jalan umum di jalan Po Ning, Tseung Kwan O.

Klinik tersebut merupakan tempat pengumpulan sampel pernapsan di bawah skema pengawasan laboratorium pemerintah.

Insiden ini terungkap usai pihak klinik tak dapat menemukan kotak sampel tersebut. Berdasarkan keterangan, kotak itu hilang seitar pukul 13.00 siang, saat hujan deras.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Mereka sempat melakukan pencarian selama beberapa jam, tapi tak membuahkan hasil. Akibatnya, pihak klinik pun harus melakukan uji ulang terhadap para pasien pemilik sampel.

Ketika kepolisian memeriksa rekaman kamera keamanan, terlihatlah seorang pria yang meninggalkan klinik dan mengambil kotak itu untuk melindungi dirinya dari hujan.

Kepada staf klinik, lansia ini mengaku telah membuang kotak itu sesaat setelah digunakan.

Berdasarkan keterangan dari si lansia, polisi langsung dikerahkan untuk mencari kotak itu pada pukul 19.30 waktu setempat, dan hanya butuh 15 menit untuk menemukan sampel uji tersebut.

baca juga

Staf klinik mengatakan akan menghubungi orang-orang pemilik sampel dan mengimbau mereka untuk menyerahkan spesimen baru.

Juru bicara Rumah Sakit Tseung Kwan O, menyebut insiden ini telah dilaporkan ke Kantor Komisaris Privasi untuk Data Pribadi.

"Klinik terkait akan meninjau langkah-langkah keamanan penanganan kotak pengumpulan spesimen, dan meminta maaf kepada publik atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," kata juru bicara.

Berdasarkan laporan Worldometer, Jumat (4/9), Hong Kong sejauh ini mencatatkan total 4.839 kasus infeksi virus corona dengan 94 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Hong Kong: 'Perang' di Dunia Maya dan Teknologi Penyadapan Israel

Demo Hong Kong: 'Perang' di Dunia Maya dan Teknologi Penyadapan Israel

Video | Kamis, 03 September 2020 | 10:00 WIB

Usap Air Liur Jenazah Corona, Emak-emak di Batam Positif Terjangkit

Usap Air Liur Jenazah Corona, Emak-emak di Batam Positif Terjangkit

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 10:14 WIB

Anjing Bisa Deteksi Virus Corona Lewat Air Liur Manusia, ini Buktinya

Anjing Bisa Deteksi Virus Corona Lewat Air Liur Manusia, ini Buktinya

Health | Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:56 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×