Pertama Kali Sejak 3 Bulan, Selandia Baru Catatkan Kematian Pasien Covid-19

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 04 September 2020 | 15:08 WIB
Pertama Kali Sejak 3 Bulan, Selandia Baru Catatkan Kematian Pasien Covid-19
Warga lakukan physical distancing di tengah pandemi virus Corona di Selandia Baru. [Marty MELVILLE / AFP]

Suara.com - Selandia Baru mencatatkan kematian akibat virus corona pertama kalinya dalam lebih dari tiga bulan pada Jumat (4/9).

Menyadur Channel News Asia, otoritas kesehatan mengatakan korban meninggal merupakan seorang pria berusua 50 tahun.

Pria tersebut merupakan bagian dari kelompok yang terinfeksi dalam gelombang kedua yang muncul di Auckland Agustus lalu.

Klaster di Auckland ini mengakhiri masa 102 hari Selandia bebas dari penularan virus corona dari komunitas.

Kematian pasien Rumah Sakit Middlemore Auckland pada Jumat (4/9) sore, membuat korban meninggal akibat virus corona di negara ini menjadi 23.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Adapun kematian terakhir pasien virus corona yang terakhir tercatat di Selandia Baru adalah pada 24 Mei.

"Saya mengakui kecemasan yang mungkin dirasakan warga Selandia Baru tentang berita hari ini, baik di komunitas yang lebih luas dan juga untuk keluarga dan kerabat yang berduka atas kematian ini," ujar kepala kesehatan Selandia Baru, Ashley Bloomfield.

Klaster Auckland muncul dari sebuah keluarga beranggotakan empat orang. Dari situ, infeksi berkembang menjadi 152, termasuk tiga yang tercatat pada hari ini, Jumat (4/9).

Sebaran kasus infeksi Covid-19 di Auckland disebutkan terbukti sulit dihilangkan meski pemerintah telah menerapkan penguncian selama dua setengah minggu, yang akan berakhir pada Minggu (6/9) malam.

baca juga

"Kami mulai menyadari bahwa kematian lebih lanjut terkait dengan Covid-19 mungkin terjadi," kata Bloomfield.

"Berita hari ini memperkuat pentingnya kewaspadaan kita bersama terhadap Covid-19, konsekuensi yang dibawa virus ini sangat serius," sambungnya.

Warga Auckland diizinkan keluar dari rumah mereka pekan ini, sementara pemerintah membatasi pertemuan sosial non-sekolah di kota, maksimal 10 orang, dan mewajibkan pemakaian masker di transportasi umum secara nasional.

Otoritas kesehatan Selandia Baru sebelumnya mengatakan pembatasan akan tetap berlaku hingga setidaknya 16 September mendatang.

Berdasarkan Worldometer, Jumat (4/9), negara ini mencatatkan total 1.764 infeksi dengan 22 kematian akibat virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Melanggar Pembatasan Covid-19, Festival di Nepal Berakhir Ricuh

Dianggap Melanggar Pembatasan Covid-19, Festival di Nepal Berakhir Ricuh

News | Jum'at, 04 September 2020 | 12:57 WIB

Selandia Baru Tetapkan Pelaku Teror Penembakan Masjid Sebagai Teroris

Selandia Baru Tetapkan Pelaku Teror Penembakan Masjid Sebagai Teroris

News | Selasa, 01 September 2020 | 16:34 WIB

Pandemi Covid-19, Perdana Menteri Jacinda Arden Tunda Pemilu Selandia Baru

Pandemi Covid-19, Perdana Menteri Jacinda Arden Tunda Pemilu Selandia Baru

News | Senin, 17 Agustus 2020 | 17:10 WIB

Terkini

Lakoni Partai Hidup Mati Lawan Bangladesh, Erick Thohir Minta Pemain Timnas Indonesia Mati-matian

Lakoni Partai Hidup Mati Lawan Bangladesh, Erick Thohir Minta Pemain Timnas Indonesia Mati-matian

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:41 WIB

The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan

The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 09:40 WIB

Thailand Hantam Vietnam 2-0, Anthony Hudson Bongkar Beban Berat Gajah Perang

Thailand Hantam Vietnam 2-0, Anthony Hudson Bongkar Beban Berat Gajah Perang

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:37 WIB

Tidur Nyaman Makin Personal, Pilihan Kasur Pun Tak Lagi Seragam

Tidur Nyaman Makin Personal, Pilihan Kasur Pun Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:31 WIB

Kecewa John Herdman, Suporter Teriak Shin Tae-yong, Erick Thohir Buka Suara: Saya Rasa ya Kembali

Kecewa John Herdman, Suporter Teriak Shin Tae-yong, Erick Thohir Buka Suara: Saya Rasa ya Kembali

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:30 WIB

4 Low pH Cleanser Pentavitin, Bersihkan Kotoran Kulit Kering dan Sensitif

4 Low pH Cleanser Pentavitin, Bersihkan Kotoran Kulit Kering dan Sensitif

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 09:30 WIB

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 09:20 WIB

Urutan Shio yang Paling Gampang Membuat Orang Lain Jatuh Cinta

Urutan Shio yang Paling Gampang Membuat Orang Lain Jatuh Cinta

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:19 WIB

IHSG Mulai Menghijau Pada Awal perdagangan, GOTO Masih Merah

IHSG Mulai Menghijau Pada Awal perdagangan, GOTO Masih Merah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:16 WIB

Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan

Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 09:11 WIB

×