Anjing Bisa Deteksi Virus Corona Lewat Air Liur Manusia, ini Buktinya

Angga Roni Priambodo | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:56 WIB
Anjing Bisa Deteksi Virus Corona Lewat Air Liur Manusia, ini Buktinya
Ilustrasi anjing peliharaan. (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti mengatakan suatu metode pendeteksi virus corona Covid-19 suatu hari nanti bisa digunakan di bandara, stadion olahraga atau ruang publik lainnya. Metode pendeteksi itu salah satunya menggunakan anjing pelacak.

Menurut studi oleh Universitas Hewan Jerman, anjing yang dilatih dalam 1 minggu mampu mengidentifikasi orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 dengan tingkat kebenaran 94 persen.

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Kedokteran Hewan Hannover bekerja sama dengan Angkatan Bersenjata Jerman, menemukan bahwa pelatihan anjing yang benar bisa membantu mereka mengendus adanya virus corona dari air liur manusia.

Dalam penelitian itu, para peneliti melatih 8 anjing selama 1 minggu. Semua anjing dilatih mengendus air liur lebih dari 1.000 orang yang sehat dan terinfeksi virus corona Covid-19.

Anjing yang dilatih itu pun berhasil menentukan perbedaan antara sampel air liur dari pasien yang positif dan negatif terinfeksi virus corona Covid-19.

"Dalam presentasi sampel acak dan otomatis 1012, anjing mencapai tingkat deteksi rata-rata keseluruhan 94 persen dengan 157 indikasi benar positif, 792 penolakan benar negatif, 33 positif palsu dan 30 indikasi negatif palsu," kata para peneliti dikutip dari Health.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Anjing mampu mendeteksi adanya virus corona Covid-19 dengan mencurahkan banyak kekuatan otak untuk menafsirkan bau. Anjing juga memiliki lebih dari 100 juta situs reseptor sensorik di rongga hidung dibandingkan 6 juta orang.

Menurut Rumah Sakit Hewan VCA, area otak anjing yang didedikasikan untuk menganalisis bau sekitar 40 kali lebih besar daripada bagian yang sebanding dari otak manusia. Faktanya, anjing diperkirakan bisa mencium bau di mana saja drai 1.000 hingga 10.000 kali lebih baik daripada manusia.

"Tidak seperti manusia, anjing memiliki alat penciuman tambahan yang meningkatkan kemampuan mereka untuk mencium bau. Organ berfungsi sebagai sistem penciuman sekunder yang dirancang khusus untuk komunikasi kimia," jelasnya.

Terkait virus corona Covid-19, Maren von Koeckritz-Blickwede, seorang profesor di Universitas Hewan tersebut berpendapat anjing bisa mengendus virus lewat air liur karena proses metabolisme dalam tubuh pasien sakit pasti berubah.

Maren von Koeckritz-Blickwede juga memperkirakan anjing bisa mencium aroma penyakit lain. Ia pun mengatakan langkah selanjutnya adalah melatih anjing untuk membedakan sampel virus corona Covid-19 dari penyakit lain.

Para penulis penelitian mengatakan bahwa temuan ini adalah awal. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membantu mengembangkan metode skrining yang bisa diandalkan pada pasien virus corona Covid-19.

Studi ini juga mencatat metode pendeteksian suatu hari nanti bisa digunakan di area publik. Metode pendeteksian itu juga bisa berfungsi sebagai alternatif untuk pengujian laboratorium dan membantu mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Haru! Kisah 7 Anjing di China Kompak Kabur dari Penangkaran Demi Pulang ke Rumah

Bikin Haru! Kisah 7 Anjing di China Kompak Kabur dari Penangkaran Demi Pulang ke Rumah

Video | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:00 WIB

Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar

Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar

Entertainment | Jum'at, 13 Maret 2026 | 20:20 WIB

Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng

Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:44 WIB

Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar

Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:26 WIB

Maia Estianty Ternyata Sudah 16 Tahun Pelihara Anjing, Bagaimana Hukumnya di Islam?

Maia Estianty Ternyata Sudah 16 Tahun Pelihara Anjing, Bagaimana Hukumnya di Islam?

Entertainment | Senin, 09 Maret 2026 | 21:00 WIB

Ngeri! Relawan Kemanusiaan Asal Jogja di Aceh Kena Teror, Dikirimi Bangkai Anjing Tanpa Kepala

Ngeri! Relawan Kemanusiaan Asal Jogja di Aceh Kena Teror, Dikirimi Bangkai Anjing Tanpa Kepala

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:12 WIB

Jaga Keamanan Piala Dunia 2026, Meksiko Kerahkan Robot Anjing Atasi Perusuh

Jaga Keamanan Piala Dunia 2026, Meksiko Kerahkan Robot Anjing Atasi Perusuh

Bola | Selasa, 10 Februari 2026 | 22:30 WIB

Anjing Pelacak K-9 Dikerahkan Cari Korban Tertimbun Longsor di Sibolga-Padangsidimpuan

Anjing Pelacak K-9 Dikerahkan Cari Korban Tertimbun Longsor di Sibolga-Padangsidimpuan

News | Minggu, 21 Desember 2025 | 14:58 WIB

Mengapa Kucing dan Anjing Makan Rumput? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Kucing dan Anjing Makan Rumput? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Tekno | Rabu, 17 Desember 2025 | 08:40 WIB

Dari Warung Gelap Jadi Regulasi Ketat: Mengapa Jakarta Melarang Konsumsi Anjing dan Kucing?

Dari Warung Gelap Jadi Regulasi Ketat: Mengapa Jakarta Melarang Konsumsi Anjing dan Kucing?

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 18:40 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB