Demi Tak Dilalap Api, Ibu Lempar Dua Anaknya dari Lantai Tiga

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 05 September 2020 | 10:04 WIB
Demi Tak Dilalap Api, Ibu Lempar Dua Anaknya dari Lantai Tiga
Seorang ibu selamatkan kedua putranya dari kebakaran dengan cara melemparkan dari jendela .[YouTube/New World]

Suara.com - Seorang ibu di Rusia terpaksa melempar kedua anaknya yang masih kecil dari jendela untuk menyelamatkan hidup mereka dari  sebuah insiden kebakaran.

Menyadur Mirror, Sabtu (5/9/2020), Lyubov Pavlunina bangun pukul 7 pagi waktu setempat dan mendapati tempat menginapnya saat liburan di kota Novosibirsk, Rusia terbakar dan berteriak minta tolong.

Dia terpaksa menjatuhkan kedua anak laki-lakinya satu per satu dari jendela setinggi 30 kaki (9meter)  untuk kemudian ditangkap oleh warga sekitar yang sudah bersiap di bawah.

"Saya terbangun dan salah satu anak saya ada di samping saya," ujar Lyubov Pavlunina dikutip dari Mirror.

"Saya meraih tangannya dan mulai mencari putra kedua saya. Kami bertiga berjuang menembus asap menuju balkon, dan saya tidak ingat apa yang terjadi selanjutnya karena saya pingsan." sambungnya.

Dia kemudian sadar dan langsung meminta bantuan warga sekitar dengan cara berteriak melalui balkon.

"Saya berteriak agar setidaknya anak-anak diselamatkan. Anak-anak adalah satu-satunya prioritas saya," ujarnya.

"Orang-orang mulai membantu, mereka membentangkan selimut, dan berteriak bahwa saya harus melempar anak-anak." ungkapnya.

Lyubov berkata: "Tentu saja, menakutkan untuk melempar anak-anak dari lantai tiga - tapi saya harus melakukannya.

baca juga

"Saya tidak ingat bagaimana saya melakukannya. Saya tidak mengerti bagaimana saya memiliki keberanian untuk melakukannya."

Sang ibu dua anak tersebut kemudian dibantu untuk melarikan diri, setelah tali diturunkan dari lantai empat.

Tiga orang dewasa lainnya juga melarikan diri dari flat yang sama, kata kementerian darurat Rusia.

Menurut laporan NGS mengutip sumber-sumber darurat mengatakan kebakaran tersebut dipicu oleh seorang anak yang bermain dengan korek api.

Namun laporan lain mengatakan bahwa sumber api tersebut berasal dari sebuah microwave yang rusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurnal Kesehatan Terkemuka: Vaksin Covid-19 Rusia Terbukti Manjur

Jurnal Kesehatan Terkemuka: Vaksin Covid-19 Rusia Terbukti Manjur

Tekno | Jum'at, 04 September 2020 | 21:25 WIB

Presiden Finlandia Soroti Kasus Peracunan Tokoh Oposisi Rusia

Presiden Finlandia Soroti Kasus Peracunan Tokoh Oposisi Rusia

News | Kamis, 03 September 2020 | 18:49 WIB

Jerman Sebut Alexei Navalny Diracun Pakai Novichok

Jerman Sebut Alexei Navalny Diracun Pakai Novichok

News | Kamis, 03 September 2020 | 16:02 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×