China, Iran, dan Rusia Disebut Merencanakan Intervensi Pilpres AS

Dythia Novianty

Minggu, 06 September 2020 | 05:39 WIB
China, Iran, dan Rusia Disebut Merencanakan Intervensi Pilpres AS
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [AFP/Brendan Smialowski]

Suara.com - China disebut memiliki program khusus yang bertujuan memengaruhi politik dalam negeri serta pemilihan presiden Amerika Serikat, kata penasihat keamanan Presiden Donald Trump, Robert O’Brien.

Namun, O’Brien tidak memberi penjelasan lebih lanjut terkait dugaan tersebut.

“Kami tahu China berperan aktif ( memengaruhi pilpres AS),” kata dia saat jumpa pers, dilansir laman Antara, Minggu (6/9/2020).

O’Brien juga menyebut, China meluncurkan banyak program untuk memengaruhi politik Amerika Serikat.

Tidak hanya China, Iran, dan Rusia juga memiliki program semacam itu, tambah O’Brien.

Intelijen AS mengungkap Rusia terlibat dalam kampanye dunia maya yang bertujuan memenangkan kandidat Partai Republik, Donald Trump, pada pemilihan presiden AS 2016.

Sejauh ini, pihak intelijen juga menerima laporan beberapa peretas berusaha memengaruhi pemilihan presiden 3 November 2020.

Pemerintah Rusia menyangkal tuduhan pihaknya ikut campur dalam pemilu AS pada 2016.

"Kami dengan jelas menyampaikan ke warga China, Rusia, Iran, dan pihak lain yang belum terungkap keberadaannya ke publik bahwa siapa pun ... yang berusaha mengintervensi pemilihan presiden di Amerika Serikat akan menerima akibat yang buruk," kata O’Brien.

baca juga

Jaksa Agung pilihan presiden, William Barr pada Rabu lalu mengatakan, ia yakin ancaman terhadap intervensi pilpres AS lebih besar datang dari China daripada Rusia. Namun, ia tidak memberi keterangan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungi Lokasi Bentrok BLM, Donald Trump Justru Beri Dukungan ke Polisi

Kunjungi Lokasi Bentrok BLM, Donald Trump Justru Beri Dukungan ke Polisi

News | Rabu, 02 September 2020 | 12:48 WIB

Kian Memanas, Dua Capres AS Saling Tebar Jebakan di Dunia Maya

Kian Memanas, Dua Capres AS Saling Tebar Jebakan di Dunia Maya

Tekno | Rabu, 02 September 2020 | 08:00 WIB

Buku tentang Melania Trump Rilis, Ungkap Hubungan dengan Ivanka Trump

Buku tentang Melania Trump Rilis, Ungkap Hubungan dengan Ivanka Trump

News | Selasa, 01 September 2020 | 14:37 WIB

FDA Percepat Penelitian Vaksin Covid-19, Gara-gara Donald Trump?

FDA Percepat Penelitian Vaksin Covid-19, Gara-gara Donald Trump?

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:04 WIB

Viral, Warganet Soroti Ibu Negara AS yang Hindari Ciuman Donald Trump

Viral, Warganet Soroti Ibu Negara AS yang Hindari Ciuman Donald Trump

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:00 WIB

Didesak Amerika Serikat, Pemimpin TikTok Kevin Mayer Mundur

Didesak Amerika Serikat, Pemimpin TikTok Kevin Mayer Mundur

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 05:30 WIB

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

×