Gegara Antrean Kendaraan, Sopir Truk Kakak Beradik Habisi Nyawa Rekannya

Chandra Iswinarno

Jum'at, 11 September 2020 | 17:13 WIB
Gegara Antrean Kendaraan, Sopir Truk Kakak Beradik Habisi Nyawa Rekannya
Kapolresta Padang AKBP Imran Amir Saat Jumpa Pers Kasus Pembunuhan. [Klikpositif/Haikal]

Suara.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang menangkap dua sopir truk pengangkut minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO).

Keduanya ditangkap polisi, lantaran nekat membunuh rekan kerjanya di Jalan Bypass Kelurahan Parak Gadang, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (9/9/2020) lalu.

Peristiwa pembunuhan tersebut diduga karena persoalan antrean pengisian CPO di Muaro Bungo, Jambi.

Kedua pelaku yang masih memiliki hubungan darah adik kakak bernama Afdil alias Fadil (37) warga Tepi Air Pasa Mudiak, Kelurahan Pamancuangan, Kecamatan Padang Selatan dan Hardino (29) warga RT 03, RW 07, Nomor 13, Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang nekat menghabisi nyawa Fadli (35) warga Kolam IndahbII B/5, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.

Kapolresta Padang AKBP Imran Amir mengatakan, pelaku dan korban yang cek-cok di lokasi memukul kepala korban dengan balok kayu.

"Korban dikeroyok oleh kedua pelaku, korban awalnya luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Tadi malam kami mendapatkan kabar bahwa meninggal dunia," katanya saat jumpa pers di Mapolresta Padang seperti dilansir Klikpositif.com-jaringan Suara.com pada Jumat (11/9/2020).

Imran mengatakan, Fadil diamankan di Depan SPBU Tanjuang Saba Pitameh, Lubuk Begalung setelah enam jam peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi.

Sebelum tertangkap, Fadil berencana akan melarikan diri dari Kota Padang.

Dari keterangan Fadil, petugas kemudian memperoleh informasi keberadaan pelaku lainnya, Hardino.

baca juga

"Begitu mengetahui keberadaan Hardino ini tim langsung bergerak dan diamankan di Kurai Taji, Kota Pariaman pada Kamis (10/9/2020) kemarin," ujarnya.

Atas perbuatan tersebut, mereka dijerat Pasal 170 dan 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa satu balok kayu, satu sepeda motor dan baju yang digunakan pelaku saat menganiaya korban.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sofian Tewas Terikat, Warga Dengar Keributan dan Orang Tercebur ke Kali

Sofian Tewas Terikat, Warga Dengar Keributan dan Orang Tercebur ke Kali

News | Jum'at, 11 September 2020 | 10:35 WIB

Dituduh Jadi Mata-mata, Kasat Intel Polres Jayawijaya Dikeroyok Warga

Dituduh Jadi Mata-mata, Kasat Intel Polres Jayawijaya Dikeroyok Warga

News | Jum'at, 11 September 2020 | 09:40 WIB

Kapolda Akui Kesulitan Tangkap Pembunuh Staf KPU Yahukimo

Kapolda Akui Kesulitan Tangkap Pembunuh Staf KPU Yahukimo

News | Jum'at, 11 September 2020 | 07:43 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×