Syekh Ali Jaber Ditusuk, Tengku: Apa Ada Hubungan dengan Gerakan September?

Reza Gunadha, Hernawan

Selasa, 15 September 2020 | 09:30 WIB
Syekh Ali Jaber Ditusuk, Tengku: Apa Ada Hubungan dengan Gerakan September?
Syekh Ali Jaber. [suara.com/Madinah]

Suara.com - Tengku Zulkarnain, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut mengecam atas kasus penusukan Syekh Ali Jaber oleh seorang pemuda di Lampung.

Lewat akun Twitter @ustadtengkuzul, ia tampak mempertanyakan siapa dalang di balik kasus penusukan Ulama kondang ini. Pasalnya, Tengku menilai bahwa Syekh Ali Jaber terbilang lempeng dan adem saat berceramah.

"Ceramah tegas dan keras dimusuhi. Ceramah lucu dihina. Dibilang tidak bermutu. Eh giliran ceramah adem malah ditusuk," tulis Tengku pada Senin (14/9/2020).

Selain itu, lewat cuitannya Tengku juga melempar tanya soal siapa pelaku sebenarnya. Bahkan ia mengaitkannya dengah gerakan September.

"Siapa gerombolan mereka itu? Apa ada hubungan dengan Gerakan September? Ada yang bisa bantu jawab?" lanjutnya.

Tangkapan Layar Cuitan Tengku Zulkarnain Soal Penusukan Syekh Ali Jaber (Twitter/@ustadtengkuzul).
Tangkapan Layar Cuitan Tengku Zulkarnain Soal Penusukan Syekh Ali Jaber (Twitter/@ustadtengkuzul).

Hingga Selasa (15/9/2020), cuitan Tengku Zul telah disukai 4.600 pengguna Twitter dan dibanjiri berbagai reaksi dari warganet. Sejumlah warganet berharap agar masalah ini tidak digeneralisir dan upaya penyelesaiannya dipercayakan kepada pihak yang berwenang saja.

"Gak bisa digeneralisir Tad, proses hukum berjalan. Syekh Ali jelas berkelas lah ngademin," timpal salah seorang warganet.

Dalam cuitan lainnya, Tengku Zul juga menanggapi soal latar belakang pelaku penusukan yang dikabarkan mengalami gangguan jiwa. Ia tampak sanksi lantaran menurutnya setiap ada kekerasa terhadap ulama, pasti pelakunya diduga sebagai orang gila.

"Apakah ada negara yang setiap ada kejadian penikaman atau penganiayaan terhadap Ulama dan Aktivis Dakwah pasti pelakunya orang gila? Tapi kalau yang dianiaya pejabat langsung dinyatakan pelaku teroris radikalis," kata Tengku.

baca juga

"Negara mana itu? Hebat ya orang gila hanya memilih Da'i," sambungnya.

Syekh Ali Jaber Meminta Umat Islam Berbaik Sangka

Syekh Ali Jaber meminta kepada umat Islam dan masyarakat agar tidak terprovokasi atas peristiwa penikaman yang menimpanya pada Minggu (13/9) di Masjid Falahuddin, Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung.

"Saya ingin sampaikan kepada umat dan masyarakat jangan sampai terprovokasi dengan kejadian ini dan tetap menjaga ketenangan dan kebersamaan serta kesatuan karena ini adalah ujian," kata Syekh Ali Jabar saat melakukan konferensi pers di Bandarlampung dilansir Antara, Senin (14/9/2020).

Ia meminta agar seluruh elemen masyarakat tetap bersabar dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum apapun ataupun berburuk sangka (suudzhon) kepada siapapun dan tetap berbaik sangka (khusnudzon).

"Memang beredar isu-isu kok kalau ulama yang diserang, pelakunya dibilang orang gila tapi kalau pelakunya dibilang teroris. Sabar.. sabar..kiami harus berbaik sangka karena banyak orang mau memadamkan cahaya Al-Quran tapi yakini tidak ada yang mampu padamkan cahaya itu," kata dia.

Penusuk Syekh Ali Jaber Ditetapkan Sebagai Tersangka

Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung telah menetapkan Alpin Adrian (24) sebagai tersangka penusukan terhadap Syekh Ali Jaber. Penetapan status tersangka tersebut dilakukan usai penyidik memeriksa yang bersangkutan, pada Minggu (13/9) malam.

"Sekarang sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Tadi malam kita sudah lakukan pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana saat dihubungi, Senin (14/9/2020).

Berdasar hasil pemeriksaan, penyidik mempersangkakan tersangka Alpin dengan pasal penganiayaan berat.

"Untuk sementara kita jerat Pasal 351 KUHP, penganiayaan berat yang mengakibatkan luka," ujarnya.

"Bahkan dengan kejadian ini membuat saya lebih semangat lagi dalam melanjutkan dakwah, maka kemarin saya minta acara di Lampung jangan ditunda dan digeserkan sedikitpun," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikunjungi Mahfud MD, Syekh Ali Jaber Titip Salam Ini untuk Presiden Jokowi

Dikunjungi Mahfud MD, Syekh Ali Jaber Titip Salam Ini untuk Presiden Jokowi

Jakarta | Selasa, 15 September 2020 | 06:35 WIB

Jenguk Syekh Ali Jaber, Menkopolhukam: Alhamdulillah Sudah Cukup Sehat

Jenguk Syekh Ali Jaber, Menkopolhukam: Alhamdulillah Sudah Cukup Sehat

Jakarta | Selasa, 15 September 2020 | 06:05 WIB

FPI Buru Aktor Intelektual Penusukan Syekh Ali Jaber: Kalau Ketemu, Qishas!

FPI Buru Aktor Intelektual Penusukan Syekh Ali Jaber: Kalau Ketemu, Qishas!

Batam | Selasa, 15 September 2020 | 07:10 WIB

Terkini

Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review

Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar

Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:37 WIB

22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II

22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II

Sulsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Punya Rumah Makin Mudah, KPR BRI di Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan DP 1%

Punya Rumah Makin Mudah, KPR BRI di Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan DP 1%

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Sumbar | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:26 WIB

Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri

Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri

Malang | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut

Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar

Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump

Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:17 WIB

BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif

BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:17 WIB

×