Hidayat Nur Wahid Minta Menag Fachrul Razi Tegas Lindungi Para Ulama

Dany Garjito, Hernawan

Selasa, 15 September 2020 | 12:48 WIB
Hidayat Nur Wahid Minta Menag Fachrul Razi Tegas Lindungi Para Ulama
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid ikut buka suara atas kasus penusukan Ulama Syekh Ali Jaber oleh salah seseorang pemuda di Lampung.

Lewat akun Twitter miliknya, Hidayat Nur Wahid menyinggung pernyataan Menag yang mengatakan bahwa setiap Ulama harus mendapatkan perlindungan dari semua pihak.

"Pernyataan publik Menag ini muncul setelah kemarin raker (rapat kerja) dengan Komisi VIII DPR RI yang mengkritik sikap Menag terhadap penusukan Ulama Syekh Ali Jaber," tulis Hidayat Nur Wahid, Selasa (15/9/2020).

Dalam cuitannya, ia menuntut Menag Fachrul Razi untuk tidak sekadar berwacana saja karena hal itu sangat tidak cukup. Menurutnya, Fachrul Razi harus serius dan jujur melaksanakan apa yang telah disampaikannya yakni melindungi para Ulama.

"Pak Menag mestinya serius jujur laksanakan ucapannya 'Ulama harus mendapatkan perlindungan dari kita semua'," lanjut Hidayat Nur Wahid.

Tangkapan Layar Cuitan Hidayat Nur Wahid Soal Perlindungan Ulama, (Twitter/@hnurwahid).
Tangkapan Layar Cuitan Hidayat Nur Wahid Soal Perlindungan Ulama, (Twitter/@hnurwahid).

Cuitan Hidayat Nur Wahid mengundang sejumlah reaksi warganet, ada dari mereka yang sepakat bahwa Ulama atau Tokoh Agama memang harus mendapatkan perlindungan. Oleh sebab itu, mereka berharap agar Menteri Agama Fahcrul Razi dapat mengakomodasi wacana ini.

Tanggapan Wakil Ketua MPR RI ini berangkat dari unggahan akun Twitter Kementerian Agama yang menuliskan pernyataan dari Fachrul Razi.

Dalam unggahannya tersebut, terdapat pernyataan Fachrul Razi yang mengatakan bahwa perlindungan terhadap para Ulama memang harus diupayakan oleh seluruh pihak.

"Apapun alasannya, tidak diperbolehkan orang menusuk orang lain, apalagi Ulama. Apalagi Ulama itu pewaris nabi di muka bumi ini. Mereka harus mendapatkan perlindungan dari kita semua" tulis akun @kemenag_ri, Selasa (15/9/2020).

baca juga

Dalam cuitan-cuitan Hidayat Nur Wahid sebelumnya, dia juga menggaungkan akan pentingnya pengusutan kasus penusukan Syekh Ali Jaber dan perlindungan kepada para Ulama.

"Polri, BIN&BNPT penting laksanakan arahan Menkopolhukam, usut penusukan Syekh Ali Jaber. Prof @mohmahfudmd juga tegaskan keharusan lindungi tokoh agama: 'Da'i, apapun pandangan politiknya, tentunya juga apapun agamanya, harus dilindungi kalau sedang berdakwah," kata Hidayat Nur Wahid.

Lebih lanjut lagi, Hidayat Nur Wahid mengaku sepakat dengan ungkapan Mahfud MD terkait perlindungan Ulama atau Tokoh Agama.

"Sepakat termasuk untuk perlindungan Ulama atau Tokoh Agama. Pentingnya hal itu juga ditegaskan oleh Menkopolhukam @mohmahfudmd. Di DPR ada prolegnas. Semoga Syekh Ali Jaber dan Para Ulama selalu dijaga Allah, selamat dari terornya korona dan pihak yang pura-pura atau benar-benar gila," ujarnya lanjut.

Kasus penusukan Syekh Ali Jaber memang mengundang kecaman dari banyak pihak.  Salah satunya dari Mahfud MD, Menkopolhukam yang menyempatkan waktu untuk mengunjungi Syekh Ali Jaber.

Melalui akun Twitter @mohmahfudmd, Mahfud menceritakan keadaan ulama asal Arab Saudi tersebut. Mahfud bersyukur kondisi Syekh Ali Jaber sudah kembali pulih. 

"Alhamdulillah, selepas Maghrib tadi saya mengunjungi Syekh Ali Jaber yang baru ditusuk orang saat berdakwah di Lampung. Beliau sudah cukup sehat. Beliau sangat tawadhu, khas ulama," kata Mahfud yang disadur Suara.com dari Twitter.

Tidak hanya itu, Mahfud dapat memastikan kalau kasus penikaman yang dilakukan oleh Alpin Adrian (24) akan diusut sampai selesai.

"Kasus penusukan terhadap Syekh akan diusut tuntas. Pelakunya sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka," kata Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Mahfud MD Usai Jenguk Syekh Ali Jaber

Cerita Mahfud MD Usai Jenguk Syekh Ali Jaber

News | Selasa, 15 September 2020 | 09:53 WIB

Mabes Polri Kirim Tim Psikiater Periksa Kejiwaan Penusuk Syekh Ali Jaber

Mabes Polri Kirim Tim Psikiater Periksa Kejiwaan Penusuk Syekh Ali Jaber

News | Selasa, 15 September 2020 | 09:43 WIB

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Tengku: Apa Ada Hubungan dengan Gerakan September?

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Tengku: Apa Ada Hubungan dengan Gerakan September?

News | Selasa, 15 September 2020 | 09:30 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB