'Lagi Tinggi' Habis Pesta Miras, Anak SMA Ini Habisi Nyawa Pamannya Sendiri

Chandra Iswinarno

Selasa, 15 September 2020 | 13:24 WIB
'Lagi Tinggi' Habis Pesta Miras, Anak SMA Ini Habisi Nyawa Pamannya Sendiri
Ilustrasi mayat (Shutterstock)

Suara.com - Peristiwa pembunuhan sadis terhadi di Kota/Provinsi Gorontalo. Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) berinisial RL alias Mat (17) membunuh pamannya sendiri, IN alias Ismet.

Pelajar kelas XII SMA tersebut membunuh pamannya ketika dirinya masih dalam pengaruh minuman keras.

Dari informasi yang dirangkum Gopos.id-jaringan Suara.com, kejadian bermula ketika Mat yang baru pulang dari tempat kerjanya di Jalan Bali, pada pukul 21.30 WITA, sedang membersihkan kandang ayam.

Setelah membersihkan kandang ayam, Mat kemudian diajak minum minuman keras (miras) oleh rekan-rekannya. Kemudian sekitar pukul 00.30 WITA, pelaku kembali ke rumah dengan kondisi yang sudah dipengaruhi miras.

Namun ketika tiba di depan rumah, Mat bertemu dengan pamannya Ismet. Melihat Mat yang pulang larut malam, Ismet kemudian menegur keponakannya itu. Bahkan, Mat juga dimaki dan nyaris dipukul pamannya.

Setelah itu, Mat kemudian masuk ke dalam rumah. Tiba-tiba sang Ibu dan juga Neneknya, memarahi Mat yang sudah dalam kondisi mabuk karena pulang ke rumah larut malam.

Kemudian pukul 01.30 WITA, Mat pergi ke dapur untuk memanaskan minyak goreng yang akan disiram ke tubuh pamannya sendiri.

Sembari menunggu minyak mendidih, Mat mencari mencari pisau milik korban yang disimpan di lemari. Mendapat pisau tersebut, Mat menaruhnya di meja dekat tempat istirahat Ismet.

Mat kemudian kembali ke dapur untuk mengambil minyak goreng yang sudah mendidih dan kemudian langsung menyiramkannya ke tubuh sang paman yang sedang terlelap.

Mendapat perlakuan tersebut, Ismet yang saat itu sedang tidur terkaget luar biasa. Refleks, Ismet masih sempat melakukan perlawanan.

Lantaran mendapat perlawanan, Mat kemudian mengambil pisau yang sudah diletakan di atas meja, dan menikamkannya sebanyak dua kali dibagian perut.

baca juga

Akhirnya, Ismet pun jatuh ke lantai. Melihat kondisi tersebut, Mat kembali menusuk pamannya di bagian perut.

Melihat ada keributan di dalam kamar, ayah tiri, ibu dan nenek Mat langsung masuk ke dalam kamar dan langsung melerai.

Warga sekitar pun kaget dan langsung berbondong-bondong ke lokasi kejadian perkara.

Pisau yang digunakan Mat sempat diamankan, namun Mat masih merasa frustasi.

Tiba-tiba, Mat mengarah ke lemari korban untuk mengambil pisau lainnya.

Mat kemudian mengarahkan lagi ke tubuh korban yang sedang tergeletak.

Satu kali tusukan dilayangkan Mat hingga menengai bagian perut. Kemudian pisau tersebut dibuang.

Atas kejadian tersebut, paman tersangka meninggal dunia. Sementara pelaku langsung diamankan personil Polsek Kota Barat dan langsung di bawah ke markas polsek.

Kapolsek Kota Barat Iptu La Ode Hone membenarkan adanya kejadian pembunuhan tersebut. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Kota Barat.

“Dari hasil visum yang dilakukan, terdapat lima tusukan di bagian perut,” ucapnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibunuh Ibu saat Belajar Online, Keysya Dicubit hingga Dipukuli Pakai Sapu

Dibunuh Ibu saat Belajar Online, Keysya Dicubit hingga Dipukuli Pakai Sapu

Banten | Selasa, 15 September 2020 | 11:28 WIB

Imam Masjid yang Dibacok Parang Saat Salat Magrib Meninggal di Rumah Sakit

Imam Masjid yang Dibacok Parang Saat Salat Magrib Meninggal di Rumah Sakit

Sulsel | Selasa, 15 September 2020 | 06:34 WIB

Pengantar Air Galon Dibunuh Pelanggan, Pelaku Mengaku Wartawan

Pengantar Air Galon Dibunuh Pelanggan, Pelaku Mengaku Wartawan

Sulsel | Selasa, 15 September 2020 | 05:48 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×