KAMI Desak Pemerintah Tunda Pilkada 2020: Jokowi Bisa Ingkar Janji

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Senin, 21 September 2020 | 07:12 WIB
KAMI Desak Pemerintah Tunda Pilkada 2020: Jokowi Bisa Ingkar Janji
Ilustrasi Pilkada 2020

Suara.com - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dipimpin oleh Jenderal TNI Purn Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin meminta Pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menunda Pilkada Serentak 2020.

KAMI menilai Pemerintah dan KPU seharusnya peka terhadap kondisi krisis mengingat pandemi virus corona covid-19 hingga saat ini tak kunjung mereda.

"Pembatalan atau penundaan tersebut sejalan dengan pikiran KAMI bahwa Pemerintah harus mengutamakan penanggulangan masalah kesehatan dan keselamatan rakyat daripada hal lain, baik pemberian stimulus ekonomi maupun program politik atau pelaksanaan Pilkada," kata Gatot Nurmantyo dalam keterangan KAMI yang diterima Suara.com, Senin (21/9/2020).

Selain berpotensi menimbulkan klaster Pilkada, gelaran pesta demokrasi itu dinilai KAMI juga bisa membuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanggar janjinya.

"Melanggar janji Presiden Joko Widodo sendiri yang pernah menyatakan akan mengutamakan kesehatan daripada ekonomi," jelasnya.

Oleh sebab itu, KAMI meminta semua pihak termasuk pemerintah untuk serius menanggulangi pandemi covid-19.

Diketahui, di tengah upaya menanggulangi dan memutus rantai penyebaran Covid-19, Indonesia tengah menghadapi agenda politik.

Agenda politik berupa Pilkada Serentak 2020 di 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota yang puncaknya direncanakan pada tanggal 9 Desember 2020.

Sebagaimana lazimnya perhelatan politik, momentum pesta demokrasi selalu identik dengan mobilisasi massa.

baca juga

Meski ada pengetatan regulasi terkait pengerahan massa, telah terbukti dalam pendaftaran paslon terjadi konsentrasi massa yang rawan menjadi klaster penularan.

Fakta menunjukkan sejumlah penyelenggara pemilu, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta para calon kontestan pilkada di sejumlah daerah positif terjangkit Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Capai Tingkat Darurat, PBNU Minta Pilkada 2020 Ditunda

Covid-19 Capai Tingkat Darurat, PBNU Minta Pilkada 2020 Ditunda

Sumut | Minggu, 20 September 2020 | 17:24 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Gibran Keok Sebelum Waktunya?

CEK FAKTA: Benarkah Gibran Keok Sebelum Waktunya?

News | Minggu, 20 September 2020 | 17:49 WIB

Dorong KPU Ciptakan Aturan Baru Soal Pilkada, Refly: Cukup Satu Pasal Saja

Dorong KPU Ciptakan Aturan Baru Soal Pilkada, Refly: Cukup Satu Pasal Saja

News | Minggu, 20 September 2020 | 15:28 WIB

Beda Pilihan di Pilkada Medan, Jansen ke Sandiaga: Gajah Lawan Semut

Beda Pilihan di Pilkada Medan, Jansen ke Sandiaga: Gajah Lawan Semut

News | Minggu, 20 September 2020 | 14:05 WIB

Cegah Covid-19, KPU Sumut Imbau Utamakan Protokol Kesehatan

Cegah Covid-19, KPU Sumut Imbau Utamakan Protokol Kesehatan

Sumut | Minggu, 20 September 2020 | 10:16 WIB

KPU Medan Mulai Sosialisasikan DPS Pilkada 2020

KPU Medan Mulai Sosialisasikan DPS Pilkada 2020

Sumut | Sabtu, 19 September 2020 | 13:52 WIB

Pemuda Muhammadiyah Jabar Tolak Pelaksanaan Pilkada 2020

Pemuda Muhammadiyah Jabar Tolak Pelaksanaan Pilkada 2020

Jabar | Sabtu, 19 September 2020 | 11:29 WIB

Terkini

AI Mulai Masuk Peralatan Rumah Tangga, Mesin Cuci hingga TV Kini Makin Pintar

AI Mulai Masuk Peralatan Rumah Tangga, Mesin Cuci hingga TV Kini Makin Pintar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

Jawa Tengah | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya

Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Ayah Meghan Markle Terseret Kasus Pornografi Anak di Filipina

Ayah Meghan Markle Terseret Kasus Pornografi Anak di Filipina

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang

Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?

Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Leher dan Dada Akibat Paparan Matahari?

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Leher dan Dada Akibat Paparan Matahari?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha

Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:05 WIB

×