Gatot Nurmantyo Ungkap Penyebab Dipecat dari TNI dan 4 Berita Populer Lain

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 23 September 2020 | 08:50 WIB
Gatot Nurmantyo Ungkap Penyebab Dipecat dari TNI dan 4 Berita Populer Lain
EKs Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. [Dok TNI]

Suara.com - Eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo membeberkan penyebab ia dicopot dari pimpinan tertinggi TNI.

Gatot mengklaim penyebab ia dicopot lantaran ia ketahuan mengendus adanya kebangkitan PKI sejak 2008 silam.

Selain itu, Perusahaan air mineral PT Aqua Golden Mississippi yang terletak di Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, terendam banjir.

Penampakan pabrik Aqua yang terendam banjir air berwarna coklat itu menjadi sorotan publik.

Tak hanya dua berita di atas, berikut Suara.com merangkum berita terpopuler lainnya sepanjang Selasa (22/9/2020).

1. Gatot Nurmantyo Beberkan Alasannya Dicopot dari Panglima TNI

Tangkapan Layar Video Pernyataan Gatot Nurmantyo (YouTube/Hersubeno Point).
Tangkapan Layar Video Pernyataan Gatot Nurmantyo (YouTube/Hersubeno Point).

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo angkat bicara soal dirinya yang mengaku telah mencium gelagat bangkitnya gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) sejak tahun 2008 silam.

Menurut Gatot, hal tersbut ditandai dengan dihapuskannya sejarah tentang G30S PKI di seluruh sekolah dan di semua strata tingkatan pendidikan.

Baca selengkapnya

baca juga

2. Penampakan Pabrik Aqua di Sukabumi Terendam Banjir, Airnya Berwarna Coklat

Pabrik Aqua terendam banjir.
Pabrik Aqua terendam banjir.

Perusahaan air mineral PT Aqua Golden Mississippi yang terletak di Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, terendam banjir. Akibatnya operasional pun dihentikan sementara akibat meluapnya Sungai Citarik-Cipeuncit yang mengakibatkan banjir bandang.

"Kami telah melakukan penghentian sementara fasilitas produksi PT Aqua Golden Mississippi untuk memastikan keamanan dan keselamatan karyawan kami," kata Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, Selasa (22/9/2020).

Baca selengkapnya

3. Viral Ajakan Serius Tapi Minta Hubungan Intim, Warganet: Astaghfirullah!

Ilustrasi pesta pernikahan.[Unsplash/Alasdair Elmes]
Ilustrasi pesta pernikahan.[Unsplash/Alasdair Elmes]

Media sosial kembali diramaikan dengan sebuah unggahan jepretan layar yang tidak biasa. Pasalnya, dalam jepretan layar percakapan diduga aplikasi Line tersebut menunjukkan adanya sebuah ajakan mengarah ke hubungan seksual.

Dalam unggahan itu awalnya percakapan dimulai dengan hal yang cukup baik. Diduga sosok laki-laki dalam percakapan itu berniat mencari pasangan yang bisa daiajk untuks erius ke jenjang pernikahan.

Baca selengkapnya

4. Sempat Nyanyi di Resepsi, Kadishub Natuna Ambruk dan Meninggal Dunia

Momen terakhir Kadishub Natuna sebelum dinyatakan meninggal dunia, kondisinya masih terlihat segar bugar. (Foto: ist/Batamnews)
Momen terakhir Kadishub Natuna sebelum dinyatakan meninggal dunia, kondisinya masih terlihat segar bugar. (Foto: ist/Batamnews)

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Iskandar Dj dikabarkan meninggal dunia pada Senin (21/9/2020) siang sekitar pukul 11.15 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna.

Iskandar sempat dilarikan ke RSUD usai merasa kurang enak badan ketika menghadiri acara pernikahan putri Kepala Disnaker Natuna, Husyaini di RM Sisi Basisir.

Baca selengkapnya

5. Kades Korupsi Dana Desa Rp 609 Juta, Uangnya untuk Urus Anak di Penjara

Mantan kepala Gaguk Setiawan (38) ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). (Beritajatim.com)
Mantan kepala Gaguk Setiawan (38) ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). (Beritajatim.com)

Mantan kepala Gaguk Setiawan (38) ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Gaguk kemudian langung dijebloskan ke ruang tahanan Satreskrim Polres Malang.

Berdasarkan hasil penyidikan Unit IV Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Malang, Gaguk menjabat Kades Slamparejo Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang sejak tahun 2007 hingga tahun 2019. Ia diduga melakukan tindak pidana korupsi hingga merugikan keuangan negara sebanyak Rp 609.342.160.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir, Pemprov DKI Klaim Langsung Surut

30 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir, Pemprov DKI Klaim Langsung Surut

News | Selasa, 22 September 2020 | 19:51 WIB

34 Tahun Tinggal di Bantaran Kali Ciliwung, Era Makin Akrab dengan Banjir

34 Tahun Tinggal di Bantaran Kali Ciliwung, Era Makin Akrab dengan Banjir

Jakarta | Selasa, 22 September 2020 | 19:41 WIB

BPBD: Ada 40 Kampung di Bogor Terdampak Bencana Longsor dan Banjir

BPBD: Ada 40 Kampung di Bogor Terdampak Bencana Longsor dan Banjir

Jakarta | Selasa, 22 September 2020 | 19:18 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Muaradua Apresiasi Kajari OKU Selatan atas Penyelesaian Kredit Bermasalah

Bank Sumsel Babel Muaradua Apresiasi Kajari OKU Selatan atas Penyelesaian Kredit Bermasalah

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Makin Perkasa, Ditutup ke Rp17.748 per Dolar AS

Rupiah Makin Perkasa, Ditutup ke Rp17.748 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Purbaya Jamin Status Guru PPPK ke PNS Tak Ganggu Anggaran, Defisit APBN Tetap 2,4%

Purbaya Jamin Status Guru PPPK ke PNS Tak Ganggu Anggaran, Defisit APBN Tetap 2,4%

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Harga Naik Terus, Ini 5 Tips Memilih HP Baru Sesuai Kebutuhan di Tahun 2026 agar Tidak Rugi

Harga Naik Terus, Ini 5 Tips Memilih HP Baru Sesuai Kebutuhan di Tahun 2026 agar Tidak Rugi

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Atasi Flek Hitam di Usia 40-an Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini 3 Pilihan Nyaman di Wajah

Atasi Flek Hitam di Usia 40-an Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini 3 Pilihan Nyaman di Wajah

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Pejabat Bea Cukai dan Pegawai Blueray Cargo Diperiksa KPK Soal Kasus Gatot Heroe

Pejabat Bea Cukai dan Pegawai Blueray Cargo Diperiksa KPK Soal Kasus Gatot Heroe

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Persamaan dan Perbedaan Layang-Layang dan Belah Ketupat: Lengkap dengan Rumus Luas dan Keliling

Persamaan dan Perbedaan Layang-Layang dan Belah Ketupat: Lengkap dengan Rumus Luas dan Keliling

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Jelang Super League 2026/2027, Persib Bandung Dapat Sinyal Bahaya dari Persija Jakarta

Jelang Super League 2026/2027, Persib Bandung Dapat Sinyal Bahaya dari Persija Jakarta

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:06 WIB

4 Rekomendasi Eyeshadow Palette 9 Warna yang Hasil Akhirnya Matte dan Pigmented

4 Rekomendasi Eyeshadow Palette 9 Warna yang Hasil Akhirnya Matte dan Pigmented

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Acorn Was a Little Wild: Dari Jiwa Bebas Menjadi Pohon yang Megah

Acorn Was a Little Wild: Dari Jiwa Bebas Menjadi Pohon yang Megah

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:01 WIB

×