Angkat Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemhan, IKOHI Merasa Dilecehkan Jokowi

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 27 September 2020 | 16:30 WIB
Angkat Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemhan, IKOHI Merasa Dilecehkan Jokowi
Foto korban penculikan aktivis. (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Suara.com - Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI) merasa kecewa, terpukul, sekaligus dilecehkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah mengangkat dua eks anggota Tim Mawar sebagai pejabat di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Sebab, IKOHI mengaku selama ini mendukung Jokowi hingga menjabat selama dua periode sebagai presiden agar para pelaku pelanggar HAM berat tidak berkuasa.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) IKOHI Zaenal Muttaqin menjelaskan, cikal bakal berdirinya IKOHI sendiri karena adanya tindakan operasi dari Tim Mawar yang dikomandoi oleh Prabowo Subianto yang kekinian menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) RI.

Setidaknya, akibat operasi Tim Mawar saat rezim orde baru sebanyak 23 orang tercatat hilang secara paksa dan hingga saat ini 13 diantarnya belum diketahui keberadaannya

"Itu yang tidak terbayangkan tentu saja apa yang kami rasakan sebagai organisasi orang hilang kemudian sebagai pendukung Jokowi dua periode untuk menuntaskan kasus yang menimpa atau yang dilakukan oleh Prabowo dan Tim Mawar, dan kita akhirnya tahu semakin banyak timnya Prabowo, Tim Mawar yang berada di kekuasaan," kata Zaenal dalam diskusi secara virtual, Minggu (27/9/2020).

Zaenal menilai, Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 166 Tahun 2020 terkait pengangkatan dua eks anggota Tim Mawar; Brigjen TNI Yulius Selvanus dan Brigjen TNI Dadang Hendrayudha sebagai pejabat di lingkungan Kemenhan RI ialah bentuk penghinaan terhadap keluarga korban HAM berat.

Terlebih, mereka selama ini memberi dukungan kepada Jokowi agar para terduga kuat pelaku pelangggar HAM berat masa lalu seperti Prabowo, Wiranto dan lainnya tidak menduduki tampuk kekuasaan.

"Keputusan yang terakhir ini tentu ini menjadi tamparan keras bagi kami menjadi menambah luka tentu saja bagi keluarga korban," ujarnya.

"Ini bukan sekedar ingkar janji, tapi melecehkan kami semua, melecehkan para keluarga korban, para aktivis HAM, para aktivis 98," imbuhnya.

Kendati begitu, meski merasa terpukul sekaligus kecewa, Zaenal menegaskan bahwa pihaknya akan terus berjuang menuntut keadilan atas penuntasan kasus pelangggaran HAM berat kepada negara.

Dia tak ingin, semua yang telah diperjuangkan oleh keluarga korban selama 22 tahun ini sia-sia.

"Ini yang menjadi tugas kami dan tugas kita semua bahwa IKOHI akan terus mendesak supaya rekomendasi DPR tetap menjadi kewajiban Pemerintah Jokowi dan pemerintah tidak bisa berpaling, tidak bisa menggunakan alasan politik dan sebagainya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jabatan Baru Eks Tim Mawar Tuai Protes, Jokowi Disebut Menghina Korban HAM

Jabatan Baru Eks Tim Mawar Tuai Protes, Jokowi Disebut Menghina Korban HAM

News | Minggu, 27 September 2020 | 15:31 WIB

Jokowi Beri 2 Eks Tim Mawar Jabatan, Pemerintahan Makin Diisi Pelanggar HAM

Jokowi Beri 2 Eks Tim Mawar Jabatan, Pemerintahan Makin Diisi Pelanggar HAM

News | Minggu, 27 September 2020 | 14:37 WIB

Tim Mawar Jadi Pejabat Kemhan, Jokowi Disebut Abaikan Psikologi Publik

Tim Mawar Jadi Pejabat Kemhan, Jokowi Disebut Abaikan Psikologi Publik

News | Sabtu, 26 September 2020 | 09:17 WIB

Terkini

Kejagung Bidik Tersangka Pejabat di Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT

Kejagung Bidik Tersangka Pejabat di Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:03 WIB

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:56 WIB

Tambang Ilegal Bertahun-tahun Terbongkar ! Kejagung Tetapkan Bos PT AKT Tersangka Korupsi Batu Bara

Tambang Ilegal Bertahun-tahun Terbongkar ! Kejagung Tetapkan Bos PT AKT Tersangka Korupsi Batu Bara

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:23 WIB

Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Pemudik Diimbau Gunakan Rest Area Alternatif

Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Pemudik Diimbau Gunakan Rest Area Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:15 WIB

Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi

Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:15 WIB

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:56 WIB

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB