16 Tentara Tewas dalam Konflik Azerbaijan-Armenia di Nagorno-Karabakh

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 28 September 2020 | 11:33 WIB
16 Tentara Tewas dalam Konflik Azerbaijan-Armenia di Nagorno-Karabakh
Ilustrasi perang. (Shutterstock)

Suara.com - Setidaknya 16 militer dan warga sipil tewas pada Minggu (27/9) ketika perang antara Armenia dan Azerbaijan pecah di Kota Nagorno-Karabakh.

Menyadur Channel News Asia, Senin (28/9/2020) perselisihan antara dua bekas republik Soviet tersebut adalah gejolak terbaru dari konflik berkepanjangan di Nagorno-Karabakh.

Daerah konflik tersebut yang berada di dalam wilayah Azerbaijan tetapi dijalankan oleh etnis yang berasal dari Armenia.

Pihak Nagorno-Karabakh mengatakan 16 prajuritnya tewas dan lebih dari 100 lainnya luka-luka setelah Azerbaijan melancarkan serangan udara dan artileri pada Minggu pagi. Armenia dan Nagorno-Karabakh mengumumkan darurat militer dan memobilisasi penduduk laki-laki.

Azerbaijan, yang juga mengumumkan darurat militer, mengatakan pasukannya menanggapi serangan yang diluncurkan oleh Armenia dan lima anggota dari satu keluarga terbunuh.

Pihak Azerbaijan juga mengatakan pasukannya telah menguasai hingga tujuh desa. Nagorno-Karabakh awalnya menyangkal klaim tersebut, namun kemudian mengakui mereka kehilangan "beberapa posisi".

Perselisihan puluhan tahun antara mayoritas Kristen Armenia dan sebagian besar Muslim Azerbaijan memicu tanggapan dari luar negeri.

Rusia menyerukan gencatan senjata segera dan kekuatan regional lainnya, sedangkan Turki mengatakan akan mendukung Azerbaijan.

Departemen Luar Negeri AS mengutuk peristiwa tersebut dan menyerukan penghentian segera permusuhan dan retorika atau tindakan lain yang dapat memperburuk masalah.

baca juga

Nagorno-Karabakh memisahkan diri dari Azerbaijan dalam konflik yang pecah ketika Uni Soviet runtuh pada tahun 1991.

Meskipun gencatan senjata disepakati pada tahun 1994, Azerbaijan dan Armenia sering saling menuduh melakukan serangan di sekitar Nagorno-Karabakh dan di sepanjang perbatasan Azeri-Armenia.

Dalam insiden pada hari Minggu tersebut, aktivis sayap kanan Armenia mengatakan seorang wanita dan anak etnis Armenia juga tewas.

Diplomasi Internasional

Armenia mengatakan pasukan Azeri telah menyerang sasaran sipil termasuk ibu kota Nagorno-Karabakh, Stepanakert, dan menjanjikan akan membalas secara proporsional.

"Kami tetap kuat di samping tentara kami untuk melindungi tanah air kami dari invasi Azeri," tulis Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan di Twitter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gereja Berusia 1.100 Tahun Gelar Misa di Tengah Pandemi

Gereja Berusia 1.100 Tahun Gelar Misa di Tengah Pandemi

Video | Senin, 07 September 2020 | 21:30 WIB

Sisca Soewitomo 'Gantung Panci', Warganet Nostalgia Tayangan Masa Kecil

Sisca Soewitomo 'Gantung Panci', Warganet Nostalgia Tayangan Masa Kecil

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:54 WIB

Turki Kirim Bantuan Medis ke Azerbaijan

Turki Kirim Bantuan Medis ke Azerbaijan

Video | Selasa, 07 Juli 2020 | 08:00 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×