Racuni Puluhan Murid Demi Balas Dendam, Guru TK Dijatuhi Hukuman Mati

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 29 September 2020 | 12:58 WIB
Racuni Puluhan Murid Demi Balas Dendam, Guru TK Dijatuhi Hukuman Mati
Ilustrasi racun [Shutterstock/pzAxe]

Suara.com - Seorang guru taman kanak-kanak di China dijatuhi hukuman mati usai terbukti bersalah dengan sengaja meracuni puluhan siswa, menyebabkan satu di antaranya meninggal.

Menyadur BBC, Selasa (29/9/2020), Wang Yun terbukti menuangkan sodium nitrit ke dalam bubur, menu sarapan murid-murid rekannya dengan tujuan balas dendam.

Insiden keracunan massal yang terjadi di Jiaozou pada 27 Maret 2019 ini membuat 23 anak muntah dan pingsan, sementara satu siswa dilaporkan meninggal dunia.

Penyelidikan polisi mengungkap seorang guru merupakan dalang di balik tragedi ini. Tak lama, pihak berwenang langsung menangkap Wang.

Lebih dari satu tahun berlalu, pengadilan setempat pada Senin (28/9) memutuskan untuk menjatuhi guru ini dengan hukuman mati.

Ilustrasi bubur. (PIxabya/fadhilasqar)
Ilustrasi bubur. (Pixabay/fadhilasqar)

"(Dia) memasukkan nitrit ke dalam bubur siswa guru lain, setelah berdebat tentang masalah manajemen siswa," ujar majelis hakim dikutip oleh media pemerintah.

Pengadilan juga mengungkap bahwa ini bukan pertama kalinya Wang meracuni orang, merujuk pada insiden sebelumnya di mana perempuan ini membeli nitrit secara online untuk menghabisi suaminya.

Namun saat itu, suaminya berhasil selamat dan hanya menderita luka ringan.

Sodium nitrit disebutkan sering digunakan sebagai bahan utnuk mengawetkan daging. Kendati demikian, jika digunakan dalam porsi yang tinggi, dapat berubah menjadi racun.

baca juga

"Wang tercela dan kejam, konsekuensi kejahatannya sangat serius, dan dia pantas dihukum berat," kata catatan pengadilan.

Lebih lanjut disebutkan, hukuman mati di China biasanya dilakukan dengan suntikan atau regu tembak.

Terkait hukuman mati, China menolak untuk membeberkan jumlah orang yang telah dieksekusi. Kelompok hak asasi percaya ada ribuan orang terbunuh setiap tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

17 Tahun Sembunyi di Indonesia, Guru Predator Seksual Diringkus

17 Tahun Sembunyi di Indonesia, Guru Predator Seksual Diringkus

News | Senin, 28 September 2020 | 11:25 WIB

Kecewa Istri Melahirkan Bayi Perempuan, Suami Nekat Racuni Anak

Kecewa Istri Melahirkan Bayi Perempuan, Suami Nekat Racuni Anak

News | Minggu, 06 September 2020 | 14:18 WIB

Demi Konten, Youtuber Ini Racuni 8 Gelandangan dengan Makanan Super Pedas

Demi Konten, Youtuber Ini Racuni 8 Gelandangan dengan Makanan Super Pedas

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 17:25 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB