Banjir Landa Italia dan Prancis, 2 Orang Tewas dan Puluhan Hilang

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 04 Oktober 2020 | 13:08 WIB
Banjir Landa Italia dan Prancis, 2 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
Ilustrasi Banjir. (Pixabay.com/Hermann)

Suara.com - Curah hujan tinggi mengakibatkan banjir melanda wilayah pegunungan yang membentang antara Prancis dan Italia, menyebabkan dua orang tewas dan sedikitnya 24 lainnya hilang pada Sabtu (3/10).

Menyadur Channel News Asia, badai bergerak dari tenggara Prancis menuju Italia utara, mengakibatkan air bah yang mengepung penduduk di kedua sisi perbatasan, menghancurkan jembatan, dan merusak jalan.

Korban tewas berasal dari Italia, di mana seorang petugas kebakaran yang ditemukan tak bernyawa di wilayah pegunungan utara Val d'Aosta dan mayat lain ditemukan di provinsi Vercelli. Sementara 16 orang yang dilaporkan hilang juga berasal dari Italia.

Juru bicara petugas pemadam kebakran Italia mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelamatan, termasuk mencari penggembala yang hanyut dalam air banjir di Col de Tende.

Regu penyelamat juga mengevakuasi para pendaki yang tengah berada di provinsi Vercelli. Tim Alpen berjalan kaki menuju pemukiman di Terme di Valdieri yang jalur transportasinya terputus akibat banjir.

Di sisi lain perbatasan di tenggara Prancis, curha hujan rata-rata setahun, turun dalam waktu kurang dari 12 jam. Walikota Nice Christian Estrosi mengatakan lebih dari 100 rumah hancur dan rusak parah di daerah tersebut.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex, mengonfirmasi sedikitnya delapan orang hilang, termasuk dua petugas pemadam kebakaran yang kendaraannya terbawa air ketika jalan runtuh selama operasi penyelamatan.

"Saya tidak bisa menyembunyikan keprihatinan besar kami pada jumlah korban pasti," kata Castex.

Castex mengatakan upata penyelamatan terus dilakukan dengan 871 personel dikerahkan ke lapangan, dilengkapi dengan helikopter.

baca juga

Badan cuaca nasional Prancis, Meteo France, mengatakan bahwa hingga 50 cm curah hujan tercatat di beberapa daerah, setara dengan curah hujan rata-rata hampir satu tahun.

Meteo France mengeluarkan peringatan bahaya pada hari Jumat dan semua sekolah di wilayah itu telah ditutup. Otoritas setempat mendesak orang untuk tinggal di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Rendam Ratusan Rumah Warga Empat Kecamatan di Cianjur

Banjir Rendam Ratusan Rumah Warga Empat Kecamatan di Cianjur

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 14:25 WIB

BMKG: Waspadai La Nina di Indonesia, Potensi Banjir-Longsor

BMKG: Waspadai La Nina di Indonesia, Potensi Banjir-Longsor

Sumut | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 13:36 WIB

Serem, Masih Terbungkus Kain Kafan, Sejumlah Jasad Hanyut Diterjang Banjir

Serem, Masih Terbungkus Kain Kafan, Sejumlah Jasad Hanyut Diterjang Banjir

Jakarta | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×