Begini Cerita Tukang Nasgor Beri Diskon 50 Persen ke Kader Demokrat dan PKS

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 06 Oktober 2020 | 21:00 WIB
Begini Cerita Tukang Nasgor Beri Diskon 50 Persen ke Kader Demokrat dan PKS
Nasi Goreng Kebuli Slipi Bu Sri memberikan diskon 50 persen bagi kader Partai Demokrat dan PKS karne menolak Cipta Kerja. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang baru saja disahkan menjadi Undang-Undang oleh DPR dan Pemerintah menjadi perbincangan hangat dan sorotan publik. Termasuk salah satunya pedagang nasi goreng pinggir jalan.

Lapak Nasi Goreng bernama Nasi Goreng Kebuli Slipi Bu Sri menyajikan hal unik dari lapak-lapak pedagang lainnya. Diskon 50 persen bagi kader Partai Demokrat dan PKS diberikan secara cuma-cuma dari lapak nasi goreng tersebut.

Wartawan Suara.com coba mendatangi lapak nasi goreng tersebut yang berada di Jalan Anggrek Rosliana, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Tampak lapak ini berada persis di depan gang dan pinggir jalan.

Sejumlah pembeli tampak mengantre untuk membeli nasi goreng yang disajikan. Terlihat sejumlah kader Partai Demokrat yang mengetahui adanya promo tersebut pun terlihat berada di lokasi.

Pedagang Nasi Goreng Kebuli Slipi Bu Sri ini ternyata seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Maxsal. Ia memberikan promo diskon bagi kader Demokrat dan PKS sebagai apresiasi lantaran kedua partai tersebut keras menolak RUU Ciptaker disahkan di parlemen.

"Balik lagi saya bukan simpatisan Demokrat, saya bukan simpatisan PKS, saya hanya rakyat kecil yang melihat dinamika politik yang berantakan. Saya melihat dua partai besar yang menolak RUU Cipta Kerja dan saya apresiasi banget," kata Maxsal ditemui di lapaknya, Selasa (6/10/2020) malam.

Maxsal mengaku ikut merasa resah dengan hadirnya UU Omnibus Law Cipta Kerja. Pasalnya, ia merasa UU tersebut bisa mengancam pekerja atau buruh.

"Nah saya berpikir saya dulu kuliah, saya aktivis juga, wah saya lihat Demokrat dan PKS konsisten sampai akhir ini wah harus ada something lah yang saya kasih," tuturnya.

Menurutnya, kalau ada partai lain yang menolak RUU Ciptaker maka akan diberikan diskon yang sama.

baca juga

"Kalau pun PDIP saya akan masukin. Saya rakyat kecil mas. Siapa yang memihak saya pilih," tandasnya.

Adapun promo diskon 50 persen ini tadinya hanya diselenggarakan pada hari ini saja. Namun antusias para kader partai yang tinggi membuat promo diskon diperpanjang hingga 2 hari ke depan.

Sebelumnya, Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik pada Selasa (6/10/2020) mengunggah sebuah poster berisi informasi diskon yang ditunjukkan untuk para anggota Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera.

Para anggota dari kedua partai tersebut dijanjikan mendapat potongan harga hingga 50 persen apabila membeli makanan di Nasi Goreng Kebuli Slipi Bu Sri.

"Ayo kader yang suka Nasi Kebuli. Makan nikmat sambil membantu usahanya Ibu Sri," ajak Rachland Nashidik.

Dalam poster yang beredar, terdapat informasi yang berisi bahwa program diskon ini berlaku hingga tanggal 6 Oktober 2020 saja dan khusus pemesanan take away dengan menunjukkan kartu anggota.

Dalam keterangan yang ada, pemilik usaha hanya memberi kepada Partai Demokrat dan PKS saja lantaran keduanya adalah partai yang menolak Omnibus Law.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bubarkan Aksi Massa di Kota Serang, Polisi Berikan Alasan Ini

Bubarkan Aksi Massa di Kota Serang, Polisi Berikan Alasan Ini

Banten | Selasa, 06 Oktober 2020 | 20:53 WIB

Laporan Terkini Ricuh Demo Kota Serang: Polisi dan Massa Alami Luka-luka

Laporan Terkini Ricuh Demo Kota Serang: Polisi dan Massa Alami Luka-luka

Banten | Selasa, 06 Oktober 2020 | 20:43 WIB

Bentrok Polisi dan Mahasiswa di Kota Serang Makin Panas, Massa: Revolusi!

Bentrok Polisi dan Mahasiswa di Kota Serang Makin Panas, Massa: Revolusi!

Banten | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:40 WIB

Protes UU Cipta Kerja Kota Serang Memanas, Mahasiswa Bentrok Dengan Polisi

Protes UU Cipta Kerja Kota Serang Memanas, Mahasiswa Bentrok Dengan Polisi

Banten | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:32 WIB

Para K-Pop hingga Akun Pemburu Giveway Kompak Tolak Ominibus Law

Para K-Pop hingga Akun Pemburu Giveway Kompak Tolak Ominibus Law

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:22 WIB

Terkini

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:59 WIB

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:32 WIB

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:19 WIB

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:16 WIB

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:15 WIB

Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama

Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:57 WIB

Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain

Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:54 WIB

Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk

Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:53 WIB