Minta Rakyat Contoh Prabowo, Arief Poyuono: Coba Terima Dulu UU Ciptaker

Dany Garjito | Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 07 Oktober 2020 | 15:24 WIB
Minta Rakyat Contoh Prabowo, Arief Poyuono: Coba Terima Dulu UU Ciptaker
Politisi Partai Gerindra Arief Poyuono. (suara.com/Lili Handayani)

Suara.com - Di tengah gelombang protes rakyat yang menolak UU Cipta Kerja, politisi Partai Gerindra Arief Poyuono justru menyarankan agar publik mencoba menerimanya terlebih dahulu.

Ia bahkan meminta agar masyarakat bisa mencontoh sikap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang sebelumnya selalu protes pada kebijakan Jokowi tapi kemudian bisa berdamai dengan Presiden RI itu.

Arief berpendapat UU Ciptaker dibuat untuk menangani masalah lapangan kerja yang selama ini selalu diprotes.

"Waduh angka pengangguran naik diprotes dinyinyirin, begitu dibuat UU untuk menciptakan lapangan kerja juuga ditolak," tulis Arief lewat Twitter-nya.

Menurut dia, tidak mungkin pemimpin negara bermaksud untuk menghancurkan negara, sehingga sebaiknya masyarakat untuk sementara mencoba menerima dahulu UU Cipta Kerja.

"Ingat zaman ini sudah unliberalisme dan unglobalisasi akibat Covid. Nah sementara coba terima dulu UU Ciptaker, enggak mungkin pemimpin negeri ini ngancurin negara," sambung dia.

Lebih lanjut, ia meminta kepada para pihak yang memprotes UU Cipta Kerja untuk meniru sikap Prabowo Subianto.

Cuitan Arief Poyuono soal UU Ciptaker dan meminta rakyat mencntoh Prabowo. (Twitter/@bumnbersatu)
Cuitan Arief Poyuono soal UU Ciptaker dan meminta rakyat mencntoh Prabowo. (Twitter/@bumnbersatu)

Prabowo yang sebelumnya menjadi oposisi dari Presiden Jokowi dahulu juga sering melontarkan kritik untuk melawan kebijakan pemerintah.

 Arief menyebut, perubahan sikap Prabowo yang kemudian menjadi sadar dan membuat keadaan jadi lebih damai.

"Coba pada sadar kayak @prabowo yang dulu sering protes dan menyerang kebijakan kangmas @jokowi sampai ngomong bocor-bocor. Eh, akhirnya sadarkan setelah tahu siapa sebenarnya @jokowi itu. Kan jadi adem negeri ini," cuitnya sembari menyentil akun-akun pendukung Jokowi.

Ia pun menyinggung posisi Prabowo saat ini yang duduk di kabinet kementerian Presiden Joko Widodo sebaga Menteri Pertahanan.

"Ayo pada contoh @prabowo dong, yang paling sering menyerang dan mengkritisi kebijakan kangmas @jokowi sekarang sudah insaf dan sadar kalau Jokowi benar-benar memikirkan rakyatnya, dan sekarang duduk manis di kabinet, kan ciamik den negara ini," tulis dia dengan menyentil akun politisi PKS Mardani Ali Sera.

Diketahui, pengesahan RUU Cipta Kerja menciptakan gelombang protes besar dari masyarakat.

Adapun 6 pasal yang dinilai kontroversial dalam UU Cipta Kerja adalah sebagai berikut:

  1. Pasal tentang Penghapusan Upah Minimum 
  2. Pasal tentang Jam Lembur Jadi Lebih Lama
  3. Pasal tentang Kontrak Seumur Hidup
  4. Rentan Pemutusan Hubungan Kerja Sewaktu-waktu
  5. Pasal tentang Pemotongan Waktu Istirahat
  6. Pasal tentang Mempermudah Perekrutan TKA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mikrofon Wakilnya Dimatikan, Rakyat Kaltim Sebut Puan Tidak Demokrasi

Mikrofon Wakilnya Dimatikan, Rakyat Kaltim Sebut Puan Tidak Demokrasi

Kaltim | Rabu, 07 Oktober 2020 | 13:29 WIB

Illegal Fishing Oleh Kapal Asing Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Illegal Fishing Oleh Kapal Asing Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Batam | Rabu, 07 Oktober 2020 | 13:22 WIB

Pengusaha Ancam Kasih SP, Buruh: Jiwa Milintasi Kita Tak Akan Terpengaruh!

Pengusaha Ancam Kasih SP, Buruh: Jiwa Milintasi Kita Tak Akan Terpengaruh!

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 13:03 WIB

950 Personel Polda Kawal Demo Mahasiswa Tolak Omnibus Law di DPRD Sumbar

950 Personel Polda Kawal Demo Mahasiswa Tolak Omnibus Law di DPRD Sumbar

Riau | Rabu, 07 Oktober 2020 | 12:32 WIB

7 Dampak Negatif UU Cipta Kerja Terhadap Sektor Kelautan dan Perikanan

7 Dampak Negatif UU Cipta Kerja Terhadap Sektor Kelautan dan Perikanan

Sulsel | Rabu, 07 Oktober 2020 | 11:52 WIB

Beredar Foto Gedung DPR Dijual Rp 666 di Online Shop, Warganet: Kemahalan!

Beredar Foto Gedung DPR Dijual Rp 666 di Online Shop, Warganet: Kemahalan!

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 11:45 WIB

Terkini

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:04 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB