Bentrok di Pejompongan Mobil Tahanan Polisi Dirusak, Rekaman CCTV Diamankan

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 07 Oktober 2020 | 19:45 WIB
Bentrok di Pejompongan Mobil Tahanan Polisi Dirusak, Rekaman CCTV Diamankan
Bentrok di Pejompongan. mobil tahanan Polisi dirusak. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sejumlah massa diduga pelajar STM bentrok dengan aparat kepolisian di Jalan Taya Pejompongan Raya, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2020) sore. Satu mobil pengangkut tahanan polisi hancur dirusak.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo, mengatakan pihaknya langsung memburu para pelaku pengerusakan mobil tersebut. rekaman CCTV di sekitar lokasi kemudian diamankan.

"Kita sedang mengumpulkan bukti-bukti sekitar sini masih ada CCTV," kata Sambodo ditemui di lokasi, Rabu (7/10).

Sambodo mengatakan, bentrokan yang mengakibatkan satu unit mobil tahanan milik polisi hancur kekinian sedang diselidiki oleh jajaran reserse.

"Dari jajaran reserse sedang melakukan penyelidikkan soal ini," ungkapnya.

Pasca kejadian ini, sejumlah massa diduga pelajar diamankan polisi. Mereka diamankan saat berada di Stasiun Karet tak jauh dari lokasi bentrok.

Menurut petugas kepolisian yang berada di lokasi, ada enam orang yang diciduk.

"Ada enam orang ini, diamankan di kawasan Stasiun Karet," ungkap petugas kepolisian tersebut.

Hanya saja, belum diketahui secara pasti terkait 6 orang berasal dari pihak mana. Apakah mereka merupakan massa yang diduga pelajar atau di luar pelajar, petugas kepolisian tersebut belum bisa memastikan.

Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sudah berangsur pulih. Aparat kepolisian juga masih bersiaga di lokasi guna mengantisipasi bentrokan susulan.

Rusak Mobil Polisi

Sebelumnya, mobil milik aparat kepolisian dirusak sejumlah massa di lokasi yang sama. Awalnya sejumlah massa yang diduga pelajar itu berkumpul di depan gedung Bank BNI kawasan Pejompongan.

Massa yang berkumpul itu dibubarkan oleh aparat kepolisian. Akhirnya para massa mundur dari Jalan Pejompongan Raya mengarah ke Karet Bivak.

Kemudian ketika dihampiri aparat dengan menunggangi sebuah mobil seperti mobil tahanan. Tiba-tiba massa menyerang dengan melempari dengan batu.

"Polisi lewat dengan mobilnya kemudian dilempari dengan batu. Ada dua orang polisi turun dari mobil lari," kata seorang warga bernama Susi yang melihat kejadian ditemui di lokasi, Rabu (7/10/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Remaja Dipukuli Oknum Polisi, Diduga Tertangkap Saat Hendak Ikut Demo

Viral Remaja Dipukuli Oknum Polisi, Diduga Tertangkap Saat Hendak Ikut Demo

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 19:37 WIB

Demo UU Cipta Kerja Berujung Bakar Ban, Polisi: Mereka Settingannya Begitu

Demo UU Cipta Kerja Berujung Bakar Ban, Polisi: Mereka Settingannya Begitu

Jakarta | Rabu, 07 Oktober 2020 | 19:14 WIB

Viral Video Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Dipukuli Polisi Pakai Rotan

Viral Video Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Dipukuli Polisi Pakai Rotan

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 19:31 WIB

Aksi Demo di Semarang, Polisi Halangi  Jurnalis Suara.com untuk Meliput

Aksi Demo di Semarang, Polisi Halangi Jurnalis Suara.com untuk Meliput

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2020 | 19:04 WIB

Terkini

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:34 WIB

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:25 WIB

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:18 WIB

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:07 WIB

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:04 WIB

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:33 WIB

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB