Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Uni Emirat Arab Melintasi Langit Israel

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 15 Oktober 2020 | 09:17 WIB
Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Uni Emirat Arab Melintasi Langit Israel
Ilustrasi pesawat Etihad Airways. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah pesawat Etihad Airways milik Uni Emirat Arab (UEA) terbang di atas langit Israel untuk pertama kalinya pada hari Rabu (14/10/2020).

"Peristiwa bersejarah di langit Israel: Penerbangan dari Milan Italia ke Abu Dhabi berlangsung untuk pertama kalinya dalam menit-menit ini dengan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan Kementerian Transportasi Israel," kata Menteri Transportasi Israel Miri Regev, disadur dari Anadolu Agency.

Miri Regev menggambarkan acara tersebut sebagai salah satu buah dari kesepakatan normalisasi antara Israel dan UEA.

Menurut laporan media Israel, jalur penerbangan komersial langsung antara Israel dan UEA diharapkan akan dimulai pada awal 2021.

Kapal dari Uni Emirat Arab pertama yang memuat barang-barang, termasuk besi, pemadam kebakaran, pembersih, dan peralatan elektronik, tiba di Pelabuhan Haifa, Israel pada hari Senin.

Keunikan pesawat mewah Etihad Airways. (Brightside)
Keunikan pesawat mewah Etihad Airways. (Brightside)

Bahrain juga berencana untuk membangun jalur maritim langsung dengan Israel, menurut media Israel.

"Kapal kargo pertama Bahrain akan segera tiba dari Pelabuhan Khalifa bin Salman di Bahrain ke Pelabuhan Haifa," kata Perusahaan Penyiaran Israel.

Bahrain, UEA, dan Israel setuju untuk membangun hubungan diplomatik, budaya, dan komersial penuh setelah penandatanganan perjanjian pada 15 September di Gedung Putih.

Difasilitasi Donald Trump, ketiga negara menandatangi sebuah perjanjian yang dinamakan "Kesepakatan Abraham", mengacu pada tiga agama monoteistik.

baca juga

Donald Trump akan membangun bisnis terbuka, penerbangan langsung, dan hubungan diplomatik dengan ketiga negara.

Para pihak berkomitmen untuk melanjutkan upaya untuk mencapai resolusi yang adil, komprehensif, dan langgeng.

Pergerakan tersebut diikuti oleh serangkaian pengumuman tentang kesepakatan dan kontrak antara firma-firma dari ketiga negara tersebut.

Kesepakatan normalisasi ketiga negara tersebut menuai kecaman luas dari warga Palestina, yang mengatakan mereka mengabaikan hak-hak warga dan tidak melayani kepentingan Palestina.

Isi perjanjian tidak banyak bicara tentang konflik antara Israel-Palestina, yang telah menjadi penghalang kemajuan diplomatik hingga sekarang.

Tidak disebutkan penangguhan rencana Israel untuk mencaplok Tepi Barat, yang telah dielu-elukan oleh UEA sebagai keuntungan besar dari kesepakatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Normalisasi Hubungan, Uni Emirat Arab akan Buka Kedutaaan di Israel

Normalisasi Hubungan, Uni Emirat Arab akan Buka Kedutaaan di Israel

News | Minggu, 13 September 2020 | 20:12 WIB

Negara Mayoritas Muslim Kosovo Akui Kedaulatan Israel, Ikut Jejak UEA

Negara Mayoritas Muslim Kosovo Akui Kedaulatan Israel, Ikut Jejak UEA

News | Sabtu, 05 September 2020 | 14:26 WIB

Kesepakatan Damai Israel - UEA Dinilai Khianati Islam dan Warga Palestina

Kesepakatan Damai Israel - UEA Dinilai Khianati Islam dan Warga Palestina

News | Rabu, 02 September 2020 | 12:46 WIB

Terkini

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

×