Seorang Nelayan di India Tak Sengaja Jaring Bayi Ikan Hiu Berkepala Dua

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 15 Oktober 2020 | 09:42 WIB
Seorang Nelayan di India Tak Sengaja Jaring Bayi Ikan Hiu Berkepala Dua
Anak hiu berkepala dua ditemukan seorang nelayan di India.[Dok.Nitin Patil]

Suara.com - Seorang nelayan di India terkejut saat menemukan seekor anak hiu langka dengan kondisi berkepala dua yang terjerat di jaringnya.

Menyadur Daily Mirror, Kamis (15/10/2020) Nitin Patil sedang menjaring ikan di perairan Maharashtra di India bagian barat. Setelah menarik jaringnya, warga Satpati, sebuah desa di distrik Palghar, menemukan makhluk berkepala dua.

Tidak menyadari betapa langka hiu yang baru lahir itu, dia mengambil beberapa gambar dan kemudian melemparkannya kembali ke laut.

"Kami tidak makan ikan kecil seperti itu, apalagi hiu, jadi saya pikir itu aneh tapi memutuskan untuk membuangnya," kata Patil.

Setelah bercerita kepada teman-temannya, Patil baru mengetahui betapa langkanya bayi hiu berkepala dua yang baru saja ditangkapnya.

"Kami belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya. Kami yakin salah satu hiu yang lebih besar mungkin telah melahirkan bayi hiu berkepala dua ini." ujar Umesh Palekar, seorang nelayan lainnya.

Dr KV Akhilesh, dari Dewan Penelitian Pertanian India - Institut Penelitian Perikanan Laut Pusat, mengatakan hanya dua kali makhluk seperti itu ditemukan di India.

"Ini laporan langka untuk India," kata Dr KV Akhilesh.

"Hiu berkepala dua serupa dilaporkan dari Gujarat pada tahun 1964, dan lainnya pada tahun 1991 dari Karnataka. Yang lain bisa saja diamati, tapi tidak difoto atau dikumpulkan." jelas Dr KV Akhilesh.

Para ilmuwan percaya bahwa berbagai faktor dapat menyebabkan hiu tersebut, yang merupakan hiu spadenose (Scoliodon laticaudus), mengalami mutasi seperti itu.

Anak hiu berkepala dua ditemukan seorang nelayan di India.[Dok.Nitin Patil]
Anak hiu berkepala dua ditemukan seorang nelayan di India.[Dok.Nitin Patil]

"Penemuan ini sangat langka sehingga sulit untuk menemukan penyebab anomali tersebut," kata ahli biologi kelautan Swapnil Tandel.

"Gangguan genetik atau metabolisme, virus, polusi atau penangkapan ikan berlebihan bisa menjadi alasan yang mungkin." sambungnya.

Apa pun penyebabnya, kata Dr Akhilesh, kemungkinan makhluk itu untuk bertahan hidup hingga dewasa tidaklah besar.

"Satu mata kepala cacat dan ada dua sirip di punggung. Ini kesempatan yang sangat langka. Semua hiu berkepala dua yang serupa adalah embrio atau bayi yang baru lahir." jelas Dr Akhilesh.

Hiu berkepala dua sebelumnya adalah ditemukan pada tahun 1964 dan satu lagi spadenose pada tahun 1991 spesies hiu susu (Rhizoprionodon acutus).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren Betul, Gaya Tom Cruise Geber BMW G 310 GS

Keren Betul, Gaya Tom Cruise Geber BMW G 310 GS

Bali | Kamis, 15 Oktober 2020 | 07:50 WIB

Gantengnya Tom Cruise Motoran di Italia, Pakai BMW G 310 GS Produksi India

Gantengnya Tom Cruise Motoran di Italia, Pakai BMW G 310 GS Produksi India

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2020 | 07:40 WIB

Tom Cruise Geber Motor di Italia, Pakai BMW G 310 GS versi India

Tom Cruise Geber Motor di Italia, Pakai BMW G 310 GS versi India

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2020 | 22:10 WIB

Terkini

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB