Mahfud MD Ditantang Buktikan Ucapannya soal Penyokong Dana Demo UU Ciptaker

Iwan Supriyatna | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 19 Oktober 2020 | 15:12 WIB
Mahfud MD Ditantang Buktikan Ucapannya soal Penyokong Dana Demo UU Ciptaker
Menko Polhukam Mahfud MD (Dok. Kemenko Polhukam)

Suara.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan kerusuhan aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah pada 8 Oktober 2020 sudah terendus oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Ia menduga adanya pihak yang mendanai sehingga terjadi kerusuhan tersebut

Ketua Komite Eksekutif, Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani, ikut memberikan komentar menanggapi pernyataan tersebut. Ia meminta Mahfud membuktikan ucapannya.

"Ya buktiin aja, itu kan cara-cara lama itu sejak jaman orde lama, orde baru selalu disebut ada orang yang mendanai," kata Yani saat dihubungi Suara.com, Senin (19/10/2020).

Yani mengatakan, jangan sampai disudutkan kepada masyarakat yang memang menaruh simpati dengan cara memberikan konsumsi hingga bantuan medis kepada para pendemo UU Omnibus Law Ciptaker.

"Jadi memang paling ampuh itu memberikan kambing hitam didanai dan ditunggangi itu kosakata lama itu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Yani menilai bahwa Mahfud kerap memberikan kritik serupa ketika masih berada di luar pemerintahan.

"Bahkan kritik pak Mahfud yang lebih tajam lagi pemimpin itu kalau rakyat nggak suka ya mundur itu pernyataan pak Mahfud bisa dijejak digital. Jangan-jangan pak Mahfud ini lupa begitu," tandasnya.

Sebelumnya, Mahfud menjelaskan dirinya memperoleh laporan dari intelijen adanya pertemuan-pertemuan untuk merencanakan kerusuhan tersebut. Namun ia tidak menyebut pihak mana yang menciptakan skenario kerusuhan saat demo menolak UU Ciptaker.

"Sebenarnya sebelum peristiwa itu terjadi, aksi-aksi itu terjadi, kita sudah dapat gambaran apa yang akan terjadi, intelijen itu. Kita dapat laporan akan terjadi ini, itu. Ada pertemuan si A, si B, ini bilang begini, ini saksinya, ini buktinya," kata Mahfud dalam sebuah diskusi melalui YouTube yang dikutip Suara.com, Senin (19/10/2020).

Dengan begitu, pihaknya sudah mengetahui adanya kerusuhan. Mahfud mengklaim sudah mengantisipasi adanya kerusuhan, akan tetapi pada kenyataannya juga tidak bisa dicegah.

Meski demikian, pihaknya tetap berhati-hati untuk tidak sembarang menangkap orang.

Menurutnya oknum kerusuhan sudah dibedakan dengan massa yang murni melakukan aksi demonstrasi.

"Itu kemudian ditangkap, ada yang bawa golok, lempar mobil dinas, termasuk meski tidak tersiarkan, sesmenko Tri Suwandono itu mobilnya dilempar," ujarnya.

"Hancur kacanya supirnya kena. Memang ada perusuh itu, sudah ditangkap dan kita sudah tahu, sudah antisipasi, sebelah sana, sebelah sana dan seterusnya," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ferdinand Eks Demokrat ke Tengku Zulkarnain: Jangan Provokasi Seperti Itu

Ferdinand Eks Demokrat ke Tengku Zulkarnain: Jangan Provokasi Seperti Itu

Riau | Senin, 19 Oktober 2020 | 14:45 WIB

Sebut Penahanan Syahganda Cs Janggal, KAMI Siap Ajukan Praperadilan

Sebut Penahanan Syahganda Cs Janggal, KAMI Siap Ajukan Praperadilan

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 14:31 WIB

Beberapa Polisi yang Jaga Demo Tolak UU Ciptaker di Jakarta Terpapar Corona

Beberapa Polisi yang Jaga Demo Tolak UU Ciptaker di Jakarta Terpapar Corona

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 14:25 WIB

Terkini

Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba

Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:20 WIB

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:19 WIB

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:17 WIB

Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz

Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB

Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab

Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB

Nadiem Sebut Audit Kerugian Negara Rp2,1 Triliun Hasil Rekayasa: Terbukti di Sidang

Nadiem Sebut Audit Kerugian Negara Rp2,1 Triliun Hasil Rekayasa: Terbukti di Sidang

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:03 WIB

5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa

5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:03 WIB

Geger Isu Dicaplok Gerindra, Nasdem Sebut Tempo Telah Minta Maaf

Geger Isu Dicaplok Gerindra, Nasdem Sebut Tempo Telah Minta Maaf

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:54 WIB

5 Fakta Kasus Pemerasan Gubernur Riau: dari OTT hingga Ajudan Jadi Tersangka

5 Fakta Kasus Pemerasan Gubernur Riau: dari OTT hingga Ajudan Jadi Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:53 WIB

Selamat Tinggal Jordi Amat, Pelatih Persija Temukan Sosok Anyar Pendamping Rizky Ridho

Selamat Tinggal Jordi Amat, Pelatih Persija Temukan Sosok Anyar Pendamping Rizky Ridho

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:48 WIB