Disaksikan Pengunjung, Staf Kebun Binatang Diserang Beruang sampai Tewas

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Senin, 19 Oktober 2020 | 18:58 WIB
Disaksikan Pengunjung, Staf Kebun Binatang Diserang Beruang sampai Tewas
Ilustrasi beruang (Shutterstocks)

Suara.com - Pekerja kebun bintang di China tewas seusai diserang oleh beruang, di depan para pengunjung.

Menyadur BBC, insiden penyerangan ini terjadi di Shanghai Wildlife Park, area binatang buas pada Sabtu (17/10) lalu.

Video yang beredar di media sosial China, Weibo, menunjukkan sekelompok turis di dalam bus berteriak saat melihat beruang.

Beberapa beruang terlihat berkumpul, berdesakan di satu titik. Belakangan, seorang pria berteriak, "ada seseorang (di sana)."

Pihak Shanghai Wildlife Park kemudian mengumumkan kabar salah satu stafnya yang tewas diserang beruang, menyatakan belasungkawa kepada pihak keluarga.

Ilustrasi kebun binatang (Pixabay/scholty1970)
Ilustrasi kebun binatang (Pixabay/scholty1970)

Kebun binatang itu mengatakan pihaknya sangat tertekan atas terjadinya tragedi itu. Shanghai Wildlife Park meminta maaf kepada wisatawan atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Lebih jauh taman margasatwa itu menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyerangan oleh hewan buas.

Taman margasatwa itu berencana meningkatkan manajemen keamanan dan, "melakukan yang terbaik untuk menangani pasca insiden".

Sejak kasus itu, kawasan binatang buas ditutup sementara dan melakukan pengembalian tiket yang telah dibeli pengunjung.

baca juga

Sementara, video penyerangan di Shanghai Wildlife Park ini langsung viral dan memicu perdebatan tentang keberadaan kebun binatang.

Beberapa orang berpendapat bahwa beruang hanya bertindak sebagai hewan buas, mengusulkan satu-satunya mencegah insiden seurpa terjadi adalah dengan menutup kebun binatang. Lainnya, mengutuk lemahnya sistem keamanan taman margasatwa itu.

Kendati jarang ditemukan kasus meninggal, namun kasus orang diserang binatang buas di China disebutkan acapkali terjadi.

Pada 2017 lalu, seorang pria digigit beruang di taman margasatwa drive-through di China. Ia diserang setelah nekat membuka jendela mobil untuk memberi makan hewan buas itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Napi asal China Tewas di Hutan, Cai Changpan Suka Tidur di Tempat Bakar Ban

Napi asal China Tewas di Hutan, Cai Changpan Suka Tidur di Tempat Bakar Ban

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 15:11 WIB

Temukan Lemur yang Dicuri, Bocah 5 Tahun Gratis Masuk Bonbin Seumur Hidup

Temukan Lemur yang Dicuri, Bocah 5 Tahun Gratis Masuk Bonbin Seumur Hidup

News | Minggu, 18 Oktober 2020 | 14:58 WIB

Selidiki Rusa Hilang, Direktur Kebun Binatang Tewas Ditembak Dokter Hewan

Selidiki Rusa Hilang, Direktur Kebun Binatang Tewas Ditembak Dokter Hewan

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 20:27 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB