Polisi Tutup Gang-Gang Pemukiman Warga di Kwitang Pakai Kawat Berduri

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Selasa, 20 Oktober 2020 | 19:41 WIB
Polisi Tutup Gang-Gang Pemukiman Warga di Kwitang Pakai Kawat Berduri
Tangkapan layar, polisi pasang kawat berduri di gang pemukiman warga daerah Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020). (Twitter)

Suara.com - Aparat Kepolisian memasang kawat berduri di pintu masuk gang pemukiman warga daerah Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020). Kawat-kawat berduri itu dipasang sebagai upaya mencegah massa demonstrasi menolak Omnimbus Law Undang-undang Cipta Kerja tidak lari ke pemukiman jika terjadi bentrok.

Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono membenarkan adanya pemasangan kawat berduri di gang-gang pemukiman warga Kwitang. Dia mengklaim bahwa pemasang kawat berduri atas inisiatif warga.

"Betul, itu inisiatif warga supaya wilayahnya aman dari para perusuh atau warga luar yang berniat tidak baik," kata Ewo saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2020).

Namun fakta yang ditemukan Suara.com di lapangan berbeda, sejumlah warga Kwitang justru terlihat mendukung dan memberi semangat kepada peserta demonstrasi yang melakukan aksi di Istana Kepresidenan Jakarta hari ini.

Dalam video berdurasi 6 detik yang diunggah akun Twitter @fikrie terlihat sejumlah warga berdiri di depan barikade kawat berduri. Mereka terdengar meneriakkan kata 'semangat' kepada sejumlah buruh yang hendak melakukan aksi demonstrasi.

"Kwitang hari ini. Warga dan massa aksi dibatasi kawat berduri. Kayak mau misahin aksi massa dan rakyat sekitar. Tapi coba dengar warga berseru-seru mendukung. #MOSITIDAKDIPERCAYA," kicau @fikrie seperti dikutip suara.com.

Pernyataan serupa juga diungkapkan akun Twitter @BEMUI_Official. Dalam kicauannya yang disertai unggahan video disebutkan bahwa warga Kwitang sempat membantu mahasiswa dan buruh untuk menyingkirkan kawat berduri yang menghalangi jalur evakuasi.

"LIVE REPORT [14.00 WIB] Setelah melakukan long march, massa aksi UI bersama aliansi beristirahat di Jalan Kwitang. Warga setempat membantu menyingkirkan blokade kawat berduri yang dipasang kepolisian agar massa dapat mudah mendapatkan akses jalan saat evakuasi," tulis @BEMUI_Official disertai emoji hati dan kepalan tangan.

Ledakan Petasan

baca juga

Aliansi Badan Mahasiswa Eksekutif Seluruh Indonesia/BEM SI yang menggelar aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, sudah membubarkan diri.

Mereka meninggalkan lokasi pukul 16.30 WIB. Namun, sejumlah massa yang belum diketahui berasal dari elemen mana masih bertahan di lokasi.

Mereka terpantau sedang bernyanyi-nyanyi di depan kawat berduri yang telah dipasang oleh polisi.

Selain itu mereka tampak pula membawa sejumlah atribut seperti bendera Merah Putih hingga papan tuntutan seraya melantunkan lagu-lagu kebangsaan seperti "Maju Tak Gentar".

Tak lama berselang lemparan benda terjadi.

Berdasarkan pantauan Suara.com, sebagian pendemo lemparkan petasan ke barikade aparat. Bahkan terdengar dua kali petasan yang dilemparkan dari pendemo.

Dari aksi itu, anggota kepolisian di lokasi membalas dengan menembakan gas air mata ke para pengunjuk rasa.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi pun bergegas bersiaga. Mobil water canon dan baraccuda juga sudah bersiap.

"Kami ingatkan, aksi sudah selesai, kami sudah mengawal aksi anda. Sekarang anda bisa pulang dengan tertib," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto di lokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Dari Teknisi ke Tumpukan Kelapa Busuk: Perjuangan Rosikin di Pinggir Rel Kramat Pulo Demi Mimpi Anak

Dari Teknisi ke Tumpukan Kelapa Busuk: Perjuangan Rosikin di Pinggir Rel Kramat Pulo Demi Mimpi Anak

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:22 WIB

Kasus Kerangka Kwitang Janggal, Komisi III DPR Usulkan Pembentukan TGPF

Kasus Kerangka Kwitang Janggal, Komisi III DPR Usulkan Pembentukan TGPF

News | Selasa, 11 November 2025 | 13:14 WIB

Tangis Keluarga Iringi Pemulangan Dua Jenazah Korban Kerusuhan di Kwitang

Tangis Keluarga Iringi Pemulangan Dua Jenazah Korban Kerusuhan di Kwitang

Foto | Minggu, 09 November 2025 | 08:00 WIB

Pemilik Gedung ACC Kwitang Bicara Soal Penemuan Kerangka Reno dan Farhan, Kebakaran Jadi Penyebab?

Pemilik Gedung ACC Kwitang Bicara Soal Penemuan Kerangka Reno dan Farhan, Kebakaran Jadi Penyebab?

News | Jum'at, 07 November 2025 | 15:18 WIB

RS Polri Pastikan 2 Kerangka Gosong di Gedung ACC Kwitang Korban Hilang Kerusuhan Agustus

RS Polri Pastikan 2 Kerangka Gosong di Gedung ACC Kwitang Korban Hilang Kerusuhan Agustus

News | Jum'at, 07 November 2025 | 15:13 WIB

RS Polri Identifikasi Dua Jenazah Terbakar di ACC Kwitang sebagai Reno dan Farhan

RS Polri Identifikasi Dua Jenazah Terbakar di ACC Kwitang sebagai Reno dan Farhan

News | Jum'at, 07 November 2025 | 14:52 WIB

Mencurigakan! Kenapa Kerangka Manusia di Gedung ACC Baru Ditemukan Dua Bulan Setelah Kebakaran?

Mencurigakan! Kenapa Kerangka Manusia di Gedung ACC Baru Ditemukan Dua Bulan Setelah Kebakaran?

News | Rabu, 05 November 2025 | 18:11 WIB

Polda Undang Keluarga hingga KontraS Jumat Ini, 2 Kerangka Gosong di Gedung ACC Reno dan Farhan?

Polda Undang Keluarga hingga KontraS Jumat Ini, 2 Kerangka Gosong di Gedung ACC Reno dan Farhan?

News | Rabu, 05 November 2025 | 14:19 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×