KSP Bantah Demonstran: Tunjukkan di mana Kegagalan Jokowi?

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 20 Oktober 2020 | 21:15 WIB
KSP Bantah Demonstran: Tunjukkan di mana Kegagalan Jokowi?
Atribut piagam "Kegagalan Pemerintah" yang dibawa massa dari BEM SI saat berdemo di Patung Kuda. (Suara.com/Bagaskara).

Suara.com - Mahasiswa, buruh, petani, aktivis HAM, mahasiswa, dan elemen lain menilai masa kepemimpinan Presiden Jokowi - Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang genap setahun, Selasa (20/10/2020), mengalami kegagalan dalam memerintah. 

Satu dari sekian banyak contoh kegagalan berpihak pada rakyat itu, menurut mereka, adalah disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja.

Menurut mereka, UU Cipta Kerja justru menggerus hak-hak demokratis masyrakat. Hal itulah yang dalam tiga pekan terakhir menjadi isu utama demonstrasi massa.

Menanggapi hal tersebut, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian menilai sah-sah saja berunjuk rasa.

Namun, Donny mempertanyakan letak kegagalan Jokowi dalam memimpin Indonesia. 

"Saya kira demonstrasi sah-sah saja, tapi tidak mengatakan asal gagal. Pertama, kalau ada kegagalan, di mana letak kegagalannya. Artinya tidak hanya kemudian mengatakan kegagalan, tunjukkan di mana," ujar Donny saat dihubungi Suara.com.

Donny menuturkan, pada tahun 2020, semua negara termasuk Indonesia menghadapi pandemi covid-19.

Karena itu, kata Donny, target-target yang dibuat pemerintah tidak mudah selesai lantaran fokus menangani pandemi covid-19.

 "Ingat bahwa tahun ini tahun Pandemi, tentu saja target-target yang tadinya ditetapkan, ya tidak mudah karena berfokus juga menghadapi pandemi selain menjalankan program-program prioritas yang selama ini sudah ditetapkan," tutur Donny.

baca juga

Kemudian Donny juga meminta pihak-pihak yang menganggap Jokowi gagal untuk menghitung variabel pandemi covid-19.

Pasalnya, kata Donny, meski pertumbuhan ekonomi minus 5,3 persen, kondisi perekonomian Indonesia dalam relatif baik dibanding negara-negara lain.

"Harus juga menghitung variabel pandemi covid 19 karena itu semua negara juga kesulitan untuk memenuhi target targetnya. Kita sudah cukup lumayan karena pertumbuhan ekonomi kita minus 5,32 persen di kuartal kedua itu relatif lebih baik daripada negara-negara lain, ada yang sampai minus 25 persen, minus 30 persen kita masih lebih baik," katanya.

Donnya juga mempersilakan siapa pun yang menilai UU Cipta Kerja merugikan rakyat, untuk mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi.

"Membatalkan (UU Cipta Kerja) itu hanya bisa melalui MK, tidak bisa melalui jalan lain. Silakan mengajukan judicial review ke MK. Kalaupun hakim MK membatalkan, pemerintah akan menerima dengan lapang dada," katanya.

Sebelumnya, massa aksi yang berasal dari mahasiswa memberikan hadiah piagam kegagalan Jokowi sebagai presiden.

Piagam tersebut merupakan sindiran sebagai penanda bahwa gagalnya pemerintahan saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Kunjungan PM Jepang, Ini Poin Pembicaraan Jokowi Soal Pandemi

Terima Kunjungan PM Jepang, Ini Poin Pembicaraan Jokowi Soal Pandemi

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 21:14 WIB

Kapolda: Demo Umumnya Kondusif Walaupun Ada Sedikit Lempar-lemparan

Kapolda: Demo Umumnya Kondusif Walaupun Ada Sedikit Lempar-lemparan

Jakarta | Selasa, 20 Oktober 2020 | 20:55 WIB

BEM Se-Kalsel Kasih 'Kartu Merah' untuk Setahun Pemerintahan Jokowi-Maruf

BEM Se-Kalsel Kasih 'Kartu Merah' untuk Setahun Pemerintahan Jokowi-Maruf

Kaltim | Selasa, 20 Oktober 2020 | 20:22 WIB

Ekonom: Pak Jokowi, Jangan Dengar Bank Dunia Tapi Dengarkan Rintihan Rakyat

Ekonom: Pak Jokowi, Jangan Dengar Bank Dunia Tapi Dengarkan Rintihan Rakyat

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 20:18 WIB

Selain Jokowi, Nama Tokoh RI Ini Telah Jadi Nama Jalan di 3 Negara Muslim

Selain Jokowi, Nama Tokoh RI Ini Telah Jadi Nama Jalan di 3 Negara Muslim

Riau | Selasa, 20 Oktober 2020 | 19:57 WIB

Demo Mahasiswa di Bogor Mencekam, Massa Bakar Ban, Pendemo Dikejar Polisi

Demo Mahasiswa di Bogor Mencekam, Massa Bakar Ban, Pendemo Dikejar Polisi

Jakarta | Selasa, 20 Oktober 2020 | 19:02 WIB

Ikut Demo di Jakarta, Petani Cilacap Ingin Tanya Satu Hal Ini ke Jokowi

Ikut Demo di Jakarta, Petani Cilacap Ingin Tanya Satu Hal Ini ke Jokowi

Jakarta | Selasa, 20 Oktober 2020 | 19:10 WIB

Mahfud MD Tak Larang Unjuk Rasa, Sujiwo Tejo Malah Bilang Begini

Mahfud MD Tak Larang Unjuk Rasa, Sujiwo Tejo Malah Bilang Begini

Riau | Selasa, 20 Oktober 2020 | 18:33 WIB

Terkini

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

×