Tips Berteduh Saat Hujan, Jangan di Bawah Pohon!

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 21 Oktober 2020 | 20:38 WIB
Tips Berteduh Saat Hujan, Jangan di Bawah Pohon!
Ilustrasi berteduh saat hujan. [Shutterstock]

Suara.com - Pada musim hujan, kita harus mempersiapkan jas hujan maupun payung agar terhindar dari hujan saat bepergian. Jika harus berteduh, ikuti tips berteduh saat hujan berikut ini.

Hujan yang juga disertai petir beberapa kali terjadi pada musim penghujan. Banyak daerah di Indonesia rawan terjadinya petir yang menyambar. Petir dapat membahayakan nyawa dan bisa menyebabkan konsleting.

Sementara itu, masih banyak sekali masyarakat yang menganggap berteduh di bawah pohon dapat terlindungi dari hujan yang turun. Sedangkan kita tidak pernah tahu bagaimana petir menyambar, curah hujan dan angin yang tinggi.

Sambaran petir dapat menimbulkan efek bahaya pada tubuh yang mana tak sedikit korban meninggal dunia karena tersambar petir. Berikut merupakan tips berteduh saat hujan:

1. Hindari pohon

Tips berteduh saat hujan yang pertama adalah jangan berteduh di bawah pohon. Pohon merupakan salah satu objek yang dapat membuat kita terhindar dari hujan karena pohon berfungsi untuk menahan air yang berasal dari atas.

Namun ketika hujan lebat dan disertai petir, pohon bisa saja tumbang karena petir maupun terpaan angin yang sangat lebat. Petir juga dapat menyambar tubuh saat tubuh menyentuh pohon yang terkena petir

2. Jauhi tiang listrik

Jauhi meneduh yang berdekatan dengan tiang listrik, hal ini akan menyebabkan mudahnya petir menyambar objek yang dialiri arus listrik. Akan terdampak risiko tersambar petir jika berada dekat dengan tiang listrik saat hujan.

3. Berteduh di dalam ruangan

Salah satu cara paling aman berteduh saat hujan adalah berteduh didalam ruangan tertutup.

Selain terhindar dari air hujan, kita akan lebih aman karena tidak mungkin terkena sambaran petir karena kita berada di dalam ruangan. Angin kencang juga dapat tertahan jika kita berada di ruangan tertutup.

4. Hindari lapangan terbuka

Lapangan terbuka akan menyebabkan rawannya petir menyambar dan air hujan yang terus turun. Sebaiknya jauhi lapangan terbuka dan pergi menuju ruangan tertutup yang dapat membuat kita tidak terkena air hujan, sambaran petir dan angin yang kencang.

Alangkah baiknya kalian mengikuti tips berteduh saat hujan yang telah dijelaskan di atas untuk menjaga keselamatan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinas Lingkungan Hidup Gowa Buka Posko Pengaduan Pohon Tumbang

Dinas Lingkungan Hidup Gowa Buka Posko Pengaduan Pohon Tumbang

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:59 WIB

Bukan dari Bawah, Rumah di Video TikTok Ini Kebanjiran dari Lantai Atas

Bukan dari Bawah, Rumah di Video TikTok Ini Kebanjiran dari Lantai Atas

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:10 WIB

Kota Medan Diperkirakan Hujan Pada Siang Hingga Malam Nanti

Kota Medan Diperkirakan Hujan Pada Siang Hingga Malam Nanti

Sumut | Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB