Irma Nasdem: Kalau Anda Tidak Akui Pemerintahan Ini Silakan ke Luar Negeri

Rendy Adrikni Sadikin, Farah Nabilla

Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:29 WIB
Irma Nasdem: Kalau Anda Tidak Akui Pemerintahan Ini Silakan ke Luar Negeri
Najwa Shihab dan Irma Suryani. (Youtube/Najwa Shihab)

Suara.com - Anggota DPR RI dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Ima Suryani Chaniago menegur Direktur Pusaka Universitas Feri Amsari saat keduanya menjadi narasumber di acara Mata Najwa.

Irma yang berada di sambungan telepon video mempermasalahkan istilah yang disebut oleh Feri kala mengkritik pemerintahan Joko Widodo.

Dalam acara bertajuk "Tahun Pertama: Jokowi-Maruf Sampai di Mana" yang dilansir Suara.com dari kanal YouTube Najwa Shihab, Kamis (22/10/2020), Irma mengatakan bahwa demokrasi saat ini sudah kebablasan.

"Demokrasi hari ini sudah kebablasan. Saya sekali lagi bilang bahwa orang-orang sepeti Feri tadi bicara seenaknya begitu kepada pemerintah," kata Irma.

Ia menyinggung istilah 'pemerintahan Anda' yang disebut Feri saat berdebat dengan politisi PDIP Aria Bima.

"Sampai bilang 'itu pemerintahan Anda'. Memangnya Anda bukan warga negara Indonesia? Pemerintahan mana yang Anda akui? Kalau Anda tidak mengakui pemerintahan ini silakan pergi ke luar negeri," tegur Irma.

Ia menyarankan agar sebagai tokoh politik sebaiknya bersikap bijaksana.

"Itu tidak bijak. Sebagai politisi harusnya ketika ada yang baik sampaikan dengan baik. Tapi ketika ada yang memang harus ada kritisi lakukan kritisi," Irma menyarankan.

Sebelumya, Feri Amsari terlibat debat dengan Aria Bima soal pemerintahan Joko Widodo.

baca juga

Ia menyoroti pembungkaman suara masyarakat yang marak terjadi di rezim pemerintahan periode kedua Presiden Jokowi.

"Yang ditakuti rezim adalah para penyampai suara kebenaran, tadi kan disampaikan ini fitnah hoax dsb," kata Feri.

Menurut Feri, jika memang ada kebenaran yang harus disampaikan, maka Istana seharusnya membuka suara sehingga tidak menimbulkan keributan di kalangan masyarakat.

"Kalau negara punya kebenaran sendiri ya sampaikan sendiri oleh istana."

"Apakah benar kalau pemerintah anda tutup kuping tutup mata tutup bicara? Kita harus sampaikan apa yang benar pada pemerintah Anda. Itu asas demokrasi," kata Feri pada Aria Bima.

Ia menilai aksi demo yang berujung bentrok itu karena adanya ketidakpahaman pemerintah membaca situasi yang merupakan efek dari kebijakan mereka.

"Kalau ada aksi yang rusuh itu kesalahan pemerintahan Anda, kenapa tidak terdeteksi dari awal?" tukas Feri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Najwa Heran, Rocky Gerung Beri Nilai A Minus Buat Jokowi - Maruf

Bikin Najwa Heran, Rocky Gerung Beri Nilai A Minus Buat Jokowi - Maruf

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 07:46 WIB

Wapres yang Terlupakan? Ma'ruf Amin: Lupa Itu Manusiawi

Wapres yang Terlupakan? Ma'ruf Amin: Lupa Itu Manusiawi

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2020 | 18:09 WIB

Disebut jadi Wapres yang Terlupakan, Maruf Amin: Saya Kira Tidak Masalah

Disebut jadi Wapres yang Terlupakan, Maruf Amin: Saya Kira Tidak Masalah

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 07:40 WIB

Momen Jokowi Lupa Sapa Wapres, Maruf: Saya Suka Lupa Sapa Istri Jika Tegang

Momen Jokowi Lupa Sapa Wapres, Maruf: Saya Suka Lupa Sapa Istri Jika Tegang

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 07:05 WIB

Sunda Campur Korea, Parodi Narasi Soal UU Ciptaker Buat Najwa Shihab Ngakak

Sunda Campur Korea, Parodi Narasi Soal UU Ciptaker Buat Najwa Shihab Ngakak

Jogja | Senin, 19 Oktober 2020 | 10:37 WIB

Najwa Shihab Wanita Paling Dikagumi, Sujiwo Tejo Beri Komentar Menggelitik

Najwa Shihab Wanita Paling Dikagumi, Sujiwo Tejo Beri Komentar Menggelitik

Jogja | Kamis, 15 Oktober 2020 | 18:15 WIB

Terkini

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:13 WIB

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:11 WIB

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:07 WIB

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:04 WIB

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:02 WIB

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:00 WIB

×