Bintang Emon: Komodo Tidak Melawan Aja Rumahnya Digusur

Rifan Aditya

Senin, 26 Oktober 2020 | 15:08 WIB
Bintang Emon: Komodo Tidak Melawan Aja Rumahnya Digusur
Bintang Emon [Instagram]

Suara.com - Komika Bintang Emon kembali mengeluarkan sindiran terkait isu yang sedang ramai diperbincangkan warganet. Kali ini dia menyentil pemerintah terkait wacana pembangunan "Jurassic Park" Pulau Komodo.

Sindiran Bintang Emon ini disampaikan melalui akun media sosial miliknya di Twitter dan Instagram, pada Senin (26/10/2020).

Bintang mengomentari unggahan terkait pembangunan di Pulau Komodo di mana memperlihatkan sebuah foto komodo yang berada di depan sebuah truk. Ia merasa, pembangunan tersebut hanya untuk kepentingan ekonomi sebagian pihak saja.

"Ambil aja bos semuanya. Duitin semuanya. Kalimantan sawitin semuanya, bikin kaya yang punya duit. Pulau komodo bikin bangunan yang akan buat kaya investor yang gatau orang manatuh," tulis Bintang, dikutip Suara.com.

Ia melanjutkan, "Orang lokalnya biarin dapet duit dari kerja kasar aja. Ayo kerja kerja kerja".

Cuitan tersebut mendapat banyak respon warganet. Hingga Senin siang, ada lebih dari 32 ribu warganet yang telah menyukai unggahan itu.

Meskipun begitu, ada netizen yang merasa Bintang Emon hanya panjat sosial dengan isu politik yang sedang ramai dibahas publik. Ia pun dianggap anak kecil yang "sok tahu".

Bintang Emon menanggapi pembangunan di Pulau Komodo (Twitter)
Bintang Emon menanggapi pembangunan di Pulau Komodo (Twitter)

Mendapat tuduhan seperti itu, komedian dengan nama lengkap Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra ini memberi balasan.

"'Anak kecil sok tau banget ngomongin soal politik'. Lah mending gua cuma ngomongin. Noh anak lu, dipaksain banget masuk politik," tulis Bintang.

Bintang kemudian membuat cuitan berikutnya yang juga mendapat banyak respon warganet.

"Komodo yang gak ngelawan penguasa aja rumahnya digusur, apalagi kamu hey," cuit @bintangemon.

Sementara di instagram story, Bintang Emon membuat video yang kurang lebih sama dengan cuitan tersebut. Ia menyarankan publik untuk diam dan tidak berkomentar atas pembangunan di Pulau Komodo.

"Ssst, jangan terlalu banyak protes, komodo yang diem aja enggak ganggu, enggak ngapa-ngapain, rumahnya digusur, apalagi kamu," ucap Bintang dalam video instastorynya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah foto yang viral di media sosial memperlihatkan seekor komodo tengah menghadang truk pengangkut bahan bangunan yang digunakan pekerja untuk membangun "Jurassic Park".

Foto komodo yang menghadang kendaraan berat tersebut diunggah oleh pemilik akun Instagram @gregoriusafioma, Sabtu (24/10/2020).

"Dapat kiriman foto tentang situasi pembangunan “jurassic park” ini dari seorang teman. Komodo 'hadang' Truck pembangunan Jurassic Park di Rinca," tulis akun tersebut menerangkan foto epik tersebut.

Dalam foto itu terlihat seekor komodo dengan gagah menghadang sebuah truk yang mengangkut besi-besi besar.

Mengetahui kabar pembangunan di Pulau Komodo ini, sejumlah aktivis lingkungan pun ramai bersuara. Tagar #savekomodo jadi trending dan petisi selamatkan komodo kemudian dibuat oleh pemilik akun Twitter @mochiiiya, Minggu (25/10/2020).

"Tolong Retweet u sampaikan ke Presiden @jokowi untuk:
1. Cabut semua izin investasi dalam habitat Komodo
2. Hentikan branding “Jurassic Park”
3. Revisi desain bangunan perusak ekosistem
4. Hentikan proyek wisata eksklusif yg relokasi warga
5. Penuhi hak warga dlm kawasan," tulis akun tersebut lengkap dengan tagar #SaveKomodo.

Petisi selamatkan komodo muncul setelah foto komodo menghadang truk viral. (Twitter/@mochiiiya)
Petisi selamatkan komodo muncul setelah foto komodo menghadang truk viral. (Twitter/@mochiiiya)

Selain mencolek Presiden Joko Widodo akun tersebut juga mencolek pihak-pihak terkait seperti kementerian lingkungan hidup, kementerian pariwisata hingga kementerian pekerjaan umum.

Kekinian, diinformasikan bahwa ada penutupan akses di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo hingga 2021.

Penutupan Pulau Rinca diketahui melalui surat berkop Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Balai Taman Nasional Komodo. Surat tersebut kemudian diunggah oleh akun Twitter @KawanBaikKomodo pada Senin (26/10/2020). Akun tersebut turut mengunggah foto viral komodo vs truk.

"Breaking news! Sejak viralnya foto Komodo vs Truck Proyek, Kepala BTNK keluarkan surat penutupan Pulau Rinca. Kami juga dapat kesaksian bahwa semua orang di lokasi dilarang ambil/kirim foto keluar. Surat ditetapkn kemarin (Minggu); mulai berlaku hari ini 26 Okt-Juni 2021. #SaveKomodoNow," tulis akun @KawanBaikKomodo dikutip Suara.com, Senin (26/10/2020).

Salah satu poin dalam surat itu ialah menutup sementara Resort Loh Buaya, STPN Wilayah I Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, terhitung sejak tanggal 26 Oktober 2020 hingga 30 Juni 2021 dan akan dievaluasi setiap dua minggu sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warganet Soroti Proyek Jurassic Park Lewat Tagar #SaveKomodo

Warganet Soroti Proyek Jurassic Park Lewat Tagar #SaveKomodo

Tekno | Senin, 26 Oktober 2020 | 15:00 WIB

Bintang Emon hingga Fiersa Besari Sindir Proyek Jurassic Park Pulau Komodo

Bintang Emon hingga Fiersa Besari Sindir Proyek Jurassic Park Pulau Komodo

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:31 WIB

Rocky Gerung: UU ITE Buatan SBY Disalahgunakan Jokowi

Rocky Gerung: UU ITE Buatan SBY Disalahgunakan Jokowi

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:14 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB