Krisis Pandemi, Dokter di Inggris Menuntut Makanan Gratis untuk Anak-anak

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Senin, 26 Oktober 2020 | 16:43 WIB
Krisis Pandemi, Dokter di Inggris Menuntut Makanan Gratis untuk Anak-anak
Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)

Suara.com - Dokter di Inggris mendesak pemerintah untuk menyediakan makanan gratis bagi anak-anak miskin selama liburan sekolah, merespon krisis yang ditimbulkan oleh pandemi virus corona.

Menyadur ABC News, Senin (26/10/2020), aliansi dokter menyebut sekitar empat juga anak di Inggris hidup dalam kemiskinan, di mana sepertiganya bergantung pada makanan gratis di sekolah.

Sekitar 2.200 anggota Royal College of Pediatrics and Child Health telah menyurtai Perdana Menteri Inggris Boris Johnson terkait penolakan rencana penyediaan makanan gratis selama liburan sekolah, mulai Oktober hingga liburan paskah.

Sebelumnya, Dewan Rakyat Britania pekan lalu telah menolak undang-undang yang memungkinkan adanya makanan gratis untuk anak-anak itu.

Para dokter mengatakan pandemi virus corona membuat banyak orang tua yang kehilangan pekerjaan atau pengurangan jam kerja. Alhasil, sangat penting untuk memastikan anak-anak miskin mendapatkan setidaknya satu makanan bergizi gratis setiap hari selama liburan.

Ilustrasi bekal makan siang. (Shutterstock)
Ilustrasi bekal makan siang. (Shutterstock)

"Keluarga yang sebelumnya mengelola kini berjuang untuk memenuhi kebutuhan karena terdampak Covid-19. Tidaklah cukup baik untuk mengantar meeka ke masa liburan dengan harapan yang terbaik," tulis para dokter.

Sebagian besar sekolah di Inggris akan memulai liburan selama satu pekan pada Senin (27/10).

Sekretaris Irlandia Utara Brandon Lewis, mengatakan anggota parlemen telah mengambil pendekatan lebih luas dengan meningkatkan tunjuangan kesekahteraan nasional, memberikan 63 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,2 triliun kepada komunitas lokal.

"Apa yang kami lakukan adalah memastikan bahwa kami menangani kemiskinan anak pada intinya, menempatkan struktur pada tempatnya yang berarti bahkan saat liburan sekolah, anak-anak bisa mendapatkan akses makanan yang mereka butuhkan," kata Lewis pada Minggu (25/10).

baca juga

Komisaris Anak untuk Inggris, Anne Longfield, menyebut ia merasa ngeri sekaligus kecewa dengan perdebatan terkait bantuan makanan gratis ini di ranah politik.

"Kami adalah negara kaya, ini tahun 2020," kata Anne.

"Berdebat apakah kita harus memastikan anak-anaka yang lapar dan rentan memiliki cukup makanan untuk disantap adalah sesuatu yang sangat mirip dengan apa yang kita harap akan kita lihat di bab 'Oliver Twist' - novel yang terbit pada abad-19," tandas Anne.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikiatris Inggris: Kesehatan Mental Pasien Corona Harus Lebih Diperhatikan

Psikiatris Inggris: Kesehatan Mental Pasien Corona Harus Lebih Diperhatikan

Health | Minggu, 25 Oktober 2020 | 11:07 WIB

Inggris Membuat Tes Air Liur untuk Deteksi Virus Corona Hanya 15 Menit!

Inggris Membuat Tes Air Liur untuk Deteksi Virus Corona Hanya 15 Menit!

Health | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 08:31 WIB

Hentikan Virus Corona, Ahli Inggris Sarankan Skrining Pasien Tanpa Gejala

Hentikan Virus Corona, Ahli Inggris Sarankan Skrining Pasien Tanpa Gejala

Health | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 08:34 WIB

Terkini

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:00 WIB

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

×