Jejak Fahrurrozi, Gubernur Tandingan Ahok yang Meninggal Positif Covid-19

Reza Gunadha, Hadi Mulyono

Selasa, 27 Oktober 2020 | 13:55 WIB
Jejak Fahrurrozi, Gubernur Tandingan Ahok yang Meninggal Positif Covid-19

Suara.com - Berita duka datang dari PA 212 yang mengabarkan salah satu tokohnya Fahrurrozi Ishaq meninggal dunia, Selasa (27/10/2020).

Junjungan Front Pembela Islam (FPI) yang dahulu dikenal sebagai gubernur DKI Jakarta tandingan Ahok itu dikabarkan meninggal dunia karena Covid-19.

Berita duka itu dikonfirmasi oleh Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 Novel Bamukmin. Ia mengatakan, organisasinya FPI dan ormas Islam lain berduka.

"Begitu juga imam besar kami, Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi," kata Novel kepada Suara.com, Selasa siang.

Novel Bamukmin mengatakan, kabar wafatnya Fahrurrozi langsung disampaikan kepada Habib Rizieq yang tengah berada di Arab Saudi.

Ulama Betawi KH Fahrurrozi Ishaq meninggal dunia. (istimewa)
Ulama Betawi KH Fahrurrozi Ishaq meninggal dunia. (istimewa)

"Saya belum ada komunikasi, namun Insyaallah beliau (Habib Rizieq) sudah mengetahui dan di mana ormas-ormas yang dibawah naungan HRS sudah memberikan ucapan turut berbelasungkawa," kata Novel.

Meski demikian, Novel tidak mengatakan dengan lugas penyebab meninggalnya Fahrurrozi yang dikabarkan terpapar Covid-19.

"Terkait covid atau tidaknya adalah kehendak Allah dan orang yang terkena covid adalah orang yang mati syahid
akhirat yang insyaAllah tempatnya surga," ujar Novel.

Sebagai seorang yang pernah diperhitungkan di DKI Jakarta, berikut rekam jejak Fahrurrazi Ishaq sebagai gubernur tandingan Ahok beberapa tahun silam.

baca juga

1. Dilantik FPI sebagai wujud penolakan terhadap Ahok

Setelah Ahok dilantik jadi gubernur DKI Jakarta, massa dari FPI dan 90 ormas yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Jakarta berunjuk rasa di DPRD dan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/12/2014).

Dalam aksinya, massa menolak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta dan melantik KH Fahrurrozi Ishaq sebagai Gubernur DKI versi Gerakan Masyarakat Jakarta.

Ketika itu, Ahok menanggapi pelantikan gubernur tandingannya dengan santai.

"Ga usah diurus lah. Kita urus MRT ajah, urus kerja ajah ngapain diurusin. Ga usah dipikirin lah," ucap Ahok.

2. Pernah sebut Ahok sumber musibah

Pada tahun 2015, Fahrurrozi melempar pernyataan kontroversial ketika aksi massa di depan Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Ahok (itu) sumber musibah, perusak akhlak anak-anak kita. Kalau menurut tokoh-tokoh yang kami temui, mereka mengatakan (bahwa) jangankan jadi Gubernur, jadi RT aja (Ahok) nggak pantes. Bukan hanya kasar, tapi (dia) amat sangat kotor," kata Fahrurrozi dikutip Suara.com, Selasa (24/03/2015).

3. Dianggap memperuncing isu SARA

Menurut Eksekutif MAARIF Institute Fajar Riza Ul Haq munculnya Gubernur DKI tandingan akibat penolakan terhadap pelantikan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) sebagai orang nomor satu DKI justru memperuncing isu SARA.

"Sebagai ekspresi kebebasan berpendapat sah-sah saja tindakan itu. Namun saya tidak melihat alasan kuat yang dapat membenarkannya kecuali semata-mata alasan politik dan kebencian sektarianisme," kata Fajar di Jakarta, Senin (01/12/2014).

4. Membuat petisi untuk melengserkan Ahok

Fahrurozi pernah menyerahkan petisi kepada Ketua Panitia Hak Angket DPRD, Mohamad Sangaji alias Ongen.

Pemberian petisi itu menurutnya bertujuan untuk terus mendukung Tim Angket agar dapat segera melengserkan Ahok.

"Pak Ketua (Ongen), saya bawa angket dan petisi, mendukung DPRD DKI melengserkan Ahok, dan menolak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta," jelasnya.

Dukungan itu disebut antara lain berupa fotokopi KTP warga Jakarta. Lebih jauh, Fahrurozi pun mengaku kesal dengan salah satu lembaga survei yang sebelumnya memenangkan Ahok (didukung rakyat) dalam hasilnya itu.

5. Berjanji untuk blusukan

Habib Rizieq Shihab ketika mengangkat Fahrurrozi menyebut gubernur tandingan itu akan blusukan ke rumah-rumah warga.  Ia mengimbau para warga agar menyambut sedangkan kalau gubernur lain sebaiknya diusir.

"Gubernur kita juga akan blusukan. Kalau Ahok yang blusukan lempar saja pake telor asin," ujar Rizieq di depan Balai Kota, Senin (01/12/2014).

Mengamini Rizieq, Fahrurrozi juga mengatakan akan lebih dekat dengan masyarakat dan akan senantiasa memberikan kebaikan ke seluruh masyarakat Jakarta.

6. Mengaku tak punya program

Saat diangkat jadi gubernur tandingan, Fahrurrozi mengaku tidak memiliki program-program apa pun. Rozi berdalih Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ditolaknya juga tidak mempunyai program.

"Program tidak ada. Tukang ojek saja bisa menjadi gubernur. Ahok saja nggak ada programnya karena semuanya sudah dilakukan Fauzi Bowo," kata Rozi berkilah usai demo di depan Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (01/12/2014).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andi Fahrurrozi: Engineer Dibajak Timur Tengah saat Bisnis Bengkel Pesawat Sedang Cuan

Andi Fahrurrozi: Engineer Dibajak Timur Tengah saat Bisnis Bengkel Pesawat Sedang Cuan

wawancara | Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:36 WIB

Industri Penerbangan Pulih, Anak Usaha Garuda Bidang Perawatan Pesawat Yakin Kinerja Tumbuh

Industri Penerbangan Pulih, Anak Usaha Garuda Bidang Perawatan Pesawat Yakin Kinerja Tumbuh

Bisnis | Jum'at, 02 September 2022 | 19:10 WIB

Terkini

Tren Ngopi Makin Eksploratif, Dua Kreasi Ini Bikin Ritual Kopi di Rumah Lebih Seru

Tren Ngopi Makin Eksploratif, Dua Kreasi Ini Bikin Ritual Kopi di Rumah Lebih Seru

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'

Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB

BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026

BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:01 WIB

HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026

HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?

Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya

Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu

Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus

Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos

Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:52 WIB

×