Istana Bata Lumpur Seiyun Berwarna Putih Cerah di Hadramaut Terancam Rubuh

Siswanto | Suara.com

Selasa, 27 Oktober 2020 | 16:30 WIB
Istana Bata Lumpur Seiyun Berwarna Putih Cerah di Hadramaut Terancam Rubuh
BBC

Suara.com - Istana kesultanan Kathari yang tercatat sebagai salah satu struktur bata lumpur paling besar di seluruh dunia kini terancam runtuh setelah diabaikan selama bertahun-tahun dan mengalami kerusakan karena hujan.

Bangunan bata lumpur yang dikenal sebagai Istana Seiyun di Provinsi Hadramaut saat ini digunakan sebagai museum dan tidak dirawat setelah Yaman terjerumus ke dalam perang saudara sesudah pemberontak Houthi menguasai sebagian wilayah pada tahun 2014.

Sebagai museum, Seiyun menyimpan banyak peninggalan bersejarah yang digali di Hadramaut, termasuk pusara dari Zaman Batu, peninggalan dari awal peradaban di Yaman dan bahkan manuskrip dari zaman sebelum Islam.

Karena khawatir menjadi sasaran penjarahan pihak-pihak yang terlibat dalam perang, maka barang-barang yang paling berharga disimpan di tempat rahasia.

"Museum ini ditutup di masa awal perang ketika al-Qaida masuk ke Hadramaut, dan artefak disembunyikan karena khawatir akan penjarahan, perampasan dan kerusakan," kata direktur museum, Said Baychout.

"Sampai sekarang, artefak penting dan langka disimpan di tempat-tempat rahasia," tambahnya.

Perang dan bencana alam menyebabkan Seiyun terancam rubuh.

Oleh karena itu, seorang insinyur setempat yang ahli dalam restorasi gedung bersejarah, Abdullah Barmada menyerukan perlunya bantuan internasional untuk menyelamatkan bangunan istana.

"Jika tidak dipugar secepatnya, bangunan ini berisiko runtuh," kata Barmada kepada kantor berita AFP.

"Ada kerusakan di bagian dasar struktur, tembok, atap, dan perlu diperbaiki dan kemudian dirawat secara rutin," tambahnya.

Kemegahan masih terpancar

Istana Seiyun sebelumnya ditempati oleh keluarga kesultanan Kathiri yang berkuasa mulai dari tahun 1.500 hingga Abad ke-20. Istana dibuka untuk umum sebagai museum pada tahun 1984.

Kepala Dinas Museum dan Barang Antik Provinsi Hadramaut, Hussein Aidarous mengatakan meskipun Seiyun mengalami kerusakan berat, gedung itu tercatat sebagai salah satu bangunan serupa yang masih berdiri.

"Gedung besar ini dianggap sebagai salah satu bangunan bata lumpur terpenting di Yaman dan bahkan mungkin di kawasan Semenanjung Arab," jelasnya.

Kemegahan bangunan tersebut masih terpancar sampai sekarang. Jendela-jendela mengarah ke jalan-jalan yang sibuk di sekitar kompleks istana.

Istana Seiyun merupakan peninggalan bersejarah terbaru yang terancam di Yaman.

Kondisi cuaca ekstrem juga menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah menara di Kota Tua Shibam Abad ke-16, yang dikenal sebagai "Manhattan di gurun" dan masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.

Sejumlah rumah menara yang berasal dari Abad ke-11 di situs warisan dunia UNESCO, Kota Tua Sanaa, telah runtuh akibat banjir.

Ibu kota Yaman tersebut telah berada di bawah kendali kelompok pemberontak. Serangan udara selama tahun-tahun terakhir menyebabkan kerusakan berbagai bangunan di sana.

UNESCO pada bulan Agustus mengatakan pihaknya menyiapkan dana dan tenaga ahli untuk menyelamatkan warisan budaya yang unik di Yaman yang disebutnya sebagai "bukti akan kreativitas manusia dan kemampuan beradaptasi terhadap bermacam-macam lanskap dan kondisi lingkungan".

Yaman luluh lantak akibat konflik yang kini juga melibatkan koalisi negara-negara Arab di bawah komando Arab Saudi.

Koalisi melancarkan operasi militer untuk mengembalikan kekuasaan Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi.

Pertempuran di negara itu dilaporkan menyebabkan lebih dari 110.000 meninggal dunia; memicu bencana kemanusiaan terburuk di dunia dengan adanya jutaan warga berada di ambang kelaparan; dan menjadikan Yaman semakin rentan terhadap pandemi Covid-19.

Semua foto dilindungi hak cipta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB