5 Fakta Mayat Gadis Telanjang Dibuang ke Kandang Buaya

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Selasa, 27 Oktober 2020 | 20:09 WIB
5 Fakta Mayat Gadis Telanjang Dibuang ke Kandang Buaya
Ilustrasi penangkaran buaya (Youtube Jiwa Angler)

Suara.com - Sesosok jenazah wanita telanjang ditemukan di sebuah kandang buaya. Polisi mengungkap mayat itu adalah korban pembunuhan.

Jenazah FS ditemukan di sebuah kandang buaya oleh warga Kecamatan Teluk Bayur, Berau, Kalimantan Timur digegerkan penemuan sosok mayat perempuan di tepi penangkaran buaya Kolam Mayang Mangurai dalam kondisi tangan terikat serta mulutnya yang terlilit lakban, pada Rabu (21/10/2020).

Hasilnya, polisi menangkap seorang pria berinisial RA yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.

Berikut adalah fakta-fakta penemuan mayat wanita di kandang buaya yang telah dirangkum Suara.com, Selasa (27/10/2020).

1. Dibunuh setelah berhubungan seksual

FS, gadis yang tewas telanjang di kandang buaya rupanya berhubungan badan lebih dulu dengan pembunuhnya, RA.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning kepada Suara.com, menceritakan sebelum pembunuhan terjadi. FS dan RA janjian bersama di sekitar RSUD Abdul Rivai Berau.

Di sana RA menggunakan mobil. Sementara FS mengendarai motor.

Sejurus kemudian, Ricky pergi dengan FS naik Kijang Innova. Lalu mereka pergi ke suatu tempat dan melakukan hubungan badan di mobil.

baca juga

Lalu Ricky Ashary membunuh FS dan membuangnya ke kandang buaya.

Mayat gadis FS ditemukan ditemukan di penangkaran buaya di Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur, Berau, Kalimantan Timur.

RA ini merupakan warga Jalan Durian III Gang Nyiur Gading, Kelurahan Gunung Panjang Kecamatan Tanjung Redeb Kabupaten Berau di Kabupaten Kasongan, Kalimantan Tengah.

2. Pembunuh takut kelakuannya dibongkar korban

Kepada polisi, RA mengaku membunuh FS karena merasa terancam. Korban mengatakan ia akan membongkat kelakuan RA.

AKBP Edy menjelaskan, usai berhubungan badan, RA dan FS pergi ke tempat karaoke dan menenggak minuman keras di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suku Balik, Masyarakat Adat Ibu Kota Baru Terancam Tersingkirkan

Suku Balik, Masyarakat Adat Ibu Kota Baru Terancam Tersingkirkan

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 20:03 WIB

Dipukuli saat Ngopi, Kakek Tewas Gegara Minta Pelankan Suara Musik

Dipukuli saat Ngopi, Kakek Tewas Gegara Minta Pelankan Suara Musik

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:33 WIB

Kabarnya Pembunuh Saudara Presiden Jokowi Punya Catatan Kriminal di Jakarta

Kabarnya Pembunuh Saudara Presiden Jokowi Punya Catatan Kriminal di Jakarta

Jakarta | Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:48 WIB

Tes Kejiwaan Pembunuh Saudara Presiden Jokowi Keluar, Hasilnya Mengejutkan!

Tes Kejiwaan Pembunuh Saudara Presiden Jokowi Keluar, Hasilnya Mengejutkan!

Jakarta | Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:37 WIB

Pernah Jadi Jambret, Eko Prasetyo Baru Pertama Kali Habisi Nyawa Orang

Pernah Jadi Jambret, Eko Prasetyo Baru Pertama Kali Habisi Nyawa Orang

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:35 WIB

Pembunuhan Sudah Direncanakan, Eko Habisi Nyawa Yulia Dalam Keadaan Waras

Pembunuhan Sudah Direncanakan, Eko Habisi Nyawa Yulia Dalam Keadaan Waras

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2020 | 16:58 WIB

Terkini

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:36 WIB

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:33 WIB

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:30 WIB

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:28 WIB

GJLS: Berapi-Api Rilis Official Poster, Rigen, Rispo, & Hifdzi Ngamuk Gara-Gara Gambarnya Ngeblur!

GJLS: Berapi-Api Rilis Official Poster, Rigen, Rispo, & Hifdzi Ngamuk Gara-Gara Gambarnya Ngeblur!

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 17:25 WIB

Ini Akademisi yang Diundang Prabowo Bahas Lahan Gambut, Ada yang dari Nottingham University

Ini Akademisi yang Diundang Prabowo Bahas Lahan Gambut, Ada yang dari Nottingham University

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:22 WIB

Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Level Eropa, Pelatih Malaysia Buat Pernyataan Mengejutkan

Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Level Eropa, Pelatih Malaysia Buat Pernyataan Mengejutkan

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 17:22 WIB

UNIS Ucap Perpisahan Lewat Milky Way: Berharap Bertemu Lagi di Masa Depan

UNIS Ucap Perpisahan Lewat Milky Way: Berharap Bertemu Lagi di Masa Depan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:20 WIB

Kesan Pertama Pemain Bangladesh Kali Pertama Injak Kaki di Jakarta, Takjub dengan Hal Ini

Kesan Pertama Pemain Bangladesh Kali Pertama Injak Kaki di Jakarta, Takjub dengan Hal Ini

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 17:17 WIB

Komnas HAM Usul Yusril atau Mendagri Berkantor di Jayapura 3 Bulan untuk Tangani Kekerasan Papua

Komnas HAM Usul Yusril atau Mendagri Berkantor di Jayapura 3 Bulan untuk Tangani Kekerasan Papua

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:16 WIB

×