Ponsel Pintar Satu-satunya Rusak, Siswa Ditemukan Tewas

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:04 WIB
Ponsel Pintar Satu-satunya Rusak, Siswa Ditemukan Tewas
Ilustrasi layar ponsel pintar (Shutterstock).

Suara.com - Seorang remaja laki-laki di India ditemukan tewas setelah ponsel satu-satunya untuk mengikuti kelas online selama pandemi Covid-19 rusak.

Menyadur The Independent, Rohit Varak (16) yang tinggal di negara bagian Goa, menggunakan satu-satunya smartphone pemberian keluarganya untuk mengikuti kelas online.

Namun dia menjatuhkan smartphone tersebut hingga menyebabkan layarnya rusak pada awal bulan ini. Dia ditemukan tewas empat hari kemudian.

"Biayanya sekitar 3.000 rupee (Rp 597.000) untuk memperbaiki telepon," kata Neha Varak, saudara perempuan Rohit yang berusia 18 tahun kepada The Independent. "Ayahku tidak punya uang sebanyak itu." tambahnya.

Kisah Rohit adalah satu dari sekian kasus bunuh diri terkait kesenjangan digital yang terjadi di negara itu sejak pandemi Covid-19 menyerang.

Banyak sekolah masih belum kembali ke ruang kelas, dengan masalah yang diputuskan berdasarkan negara bagian.

Keluarga Varak bertahan hidup dengan penghasilan tunggal dari ayah Rohit, yang bekerja sebagai sopir bus pribadi.

Paman Rohit, Bhago Varak, menjelaskan bahwa pendapatan keluarga sangat rendah sejak pandemi melanda. "Dengan pelonggaran bertahap dari penguncian, kami sekarang mendapatkan sekitar 500 rupee (£ 5,20) [sehari], tetapi itu tidak cukup untuk memenuhi pengeluaran harian keluarga," kata Varak.

Hilangnya ponsel pintar - yang dianggap polisi sebagai barang bukti - kini juga mengganggu pendidikan anggota keluarga lainnya.

baca juga

Adik laki-laki Rohit yang berusia 12 tahun, Gyanu, tidak dapat mengikuti kelas online apa pun sejak telepon pintarnya rusak pada 11 Oktober.

Dan kendala keuangan juga berdampak pada Varak yang mungkin terpaksa keluar dari perguruan tinggi demi menjadi perawat.

"Saya ingin menjadi perawat profesional, tetapi bagaimana saya akan membayarnya tanpa beasiswa atau dukungan eksternal?" jelas Varak.

Dalam sebuah wawancara dengan The Independent, seorang akademisi terkemuka di sistem sekolah di India mengatakan krisis Covid-19 akan meninggalkan banyak luka permanen pada anak-anak.

"Pandemi telah sangat memperkuat ketidakadilan yang ada dalam sistem sekolah yang awalnya sangat tidak setara dan rapuh," kata Profesor Ankur Sarin, yang mengajar Grup Sistem Publik di Institut Manajemen India di Ahmedabad (IIM-A).

Penelitian yang sebelumnya tidak dipublikasikan yang dilakukan oleh IIM-A dan Unicef menunjukkan bahwa 98 persen rumah tangga di kota Ahmedabad tidak memiliki laptop atau akses Wi-Fi di rumah.

Survei, yang dilakukan antara Juli dan September, menemukan 20 persen rumah tangga tidak memiliki ponsel pintar - dan di antara mereka yang memilikinya, hampir sepertiganya tidak memiliki akses koneksi 4G.

Survei tersebut juga menemukan bahwa secara keseluruhan, hampir 30 persen anak-anak dalam sampel belum menerima kelas formal atau kegiatan belajar sejak lockdown dimulai di India pada 25 Maret.

Catatan Redaksi: Hidup sering kali sangat berat dan penuh tekanan, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau rumah sakit terdekat. Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Bela Emmanuel Macron Soal Kartun Nabi Muhammad

India Bela Emmanuel Macron Soal Kartun Nabi Muhammad

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:20 WIB

Pasien Perempuan Diperkosa saat Menjalani Perawatan di RS

Pasien Perempuan Diperkosa saat Menjalani Perawatan di RS

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 11:03 WIB

Terjerat Kemiskinan, Orang Tua Tega Jual Bayi Usia Sebulan Rp 2,9 Juta

Terjerat Kemiskinan, Orang Tua Tega Jual Bayi Usia Sebulan Rp 2,9 Juta

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2020 | 06:09 WIB

Terkini

John Herdman Panggil 23 Pemain, 21 Sudah Gabung: Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup

John Herdman Panggil 23 Pemain, 21 Sudah Gabung: Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 08:52 WIB

Potterhead Merapat! Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Cuma Tersedia 600 Unit

Potterhead Merapat! Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Cuma Tersedia 600 Unit

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:40 WIB

Turun Lagi! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Makin Ramah di Kantong

Turun Lagi! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Makin Ramah di Kantong

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:36 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 08:30 WIB

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:28 WIB

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:25 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:21 WIB

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:17 WIB

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

×