Terjadi Pertikaian Karikatur, PBB Ingatkan Negara untuk Saling Menghormati

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:08 WIB
Terjadi Pertikaian Karikatur, PBB Ingatkan Negara untuk Saling Menghormati
Gedung PBB di New York, Amerika Serikat. [Shutterstock]

Suara.com - Perwakilan Tinggi PBB untuk Aliansi Peradaban menyerukan untuk saling menghormati semua agama dan kepercayaan di tengah konflik 'karikatur' yang terjadi.

Menyadur Anadolu Agency, Miguel Angel Moratinos mengatakan dia mengikuti dengan keprihatinan yang mendalam akan meningkatnya ketegangan antara Prancis dan sejumlah negara.

Terlebih contoh intoleransi yang dipicu oleh majalah mingguan Prancis Charlie Hebdo menerbitkan karikatur satir yang menggambarkan Nabi Muhammad.

"Karikatur yang menghasut juga memprovokasi tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang tidak bersalah, yang diserang karena agama, kepercayaan atau etnis mereka," kata Moratinos.

Miguel menggarisbawahi bahwa penghinaan terhadap agama dan simbol-simbol suci agama memprovokasi kebencian dan ekstremisme kekerasan, yang mengarah pada polarisasi dan fragmentasi masyarakat.

"Kebebasan berekspresi harus dilakukan dengan cara yang sepenuhnya menghormati keyakinan agama dan prinsip semua agama," kata Moratinos.

"Tindakan kekerasan tidak dapat dan tidak boleh dikaitkan dengan agama, kebangsaan, peradaban, atau kelompok etnis apa pun." sambungnya.

Awal bulan ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron menggambarkan Islam berada dalam krisis dan mengumumkan rencana undang-undang untuk menangani separatisme Islam di Prancis.

Kemudian terjadi insiden pemenggalan seorang guru, Samuel Paty, pada 16 Oktober di pinggiran Paris setelah dia menunjukkan kartun Nabi Muhammad di kelasnya tentang kebebasan berekspresi.

baca juga

Pelakunya, Abdullakh Anzorov, seorang pria berusia 18 tahun asal Chechnya, kemudian ditembak mati oleh polisi.

Ketegangan semakin meningkat setelah majalah Charlie Hebdo membuat karikatur Presiden Erdogan yang terlihat membuka gaun seorang wanita yang berjilbab.

Melihat karikatur tersebut, Turki berencana untuk mengambil langkah hukum yang lebih serius sebagai balasan kepada majalah satir asal Prancis tersebut.

"Charlie Hebdo baru saja menerbitkan serangkaian yang disebut kartun penuh dengan gambar tercela yang konon adalah presiden kami. Kami mengutuk upaya paling menjijikkan dari publikasi ini untuk menyebarkan rasisme budaya dan kebencian." ujar Fahrettin Altun, direktur komunikasi kepresidenan.

Wakil Presiden Fuat Oktay mengimbau masyarakat internasional untuk bersuara melawan apa yang ia sebut aib.

"Anda tidak bisa menipu siapa pun dengan bersembunyi di balik kebebasan berpikir," kata Fuat Oktay yang disampaikan melalui akun Twitternya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Lukai Umat Islam, Menag Ikut Kecam Presiden Prancis

Dianggap Lukai Umat Islam, Menag Ikut Kecam Presiden Prancis

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:42 WIB

Netizen Indonesia Tunggu Erdogan Berani Bakar Tas Hermes Istrinya

Netizen Indonesia Tunggu Erdogan Berani Bakar Tas Hermes Istrinya

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:13 WIB

India Bela Emmanuel Macron Soal Kartun Nabi Muhammad

India Bela Emmanuel Macron Soal Kartun Nabi Muhammad

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:20 WIB

Terkini

BRI Prioritas dan BRI Private Hadirkan Program Member Get Member dengan Apresiasi Menarik

BRI Prioritas dan BRI Private Hadirkan Program Member Get Member dengan Apresiasi Menarik

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:47 WIB

DPR Apresiasi Langkah Kapolri Usut Dugaan Keterlibatan Korporasi dalam Karhutla

DPR Apresiasi Langkah Kapolri Usut Dugaan Keterlibatan Korporasi dalam Karhutla

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Alasan Gus Irfan Angkat 2 Anaknya Jadi Staf Ahli Kemenhaj: Tak Punya Staf dan Tanpa Gaji

Alasan Gus Irfan Angkat 2 Anaknya Jadi Staf Ahli Kemenhaj: Tak Punya Staf dan Tanpa Gaji

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Gus Ipul Sebut Siswa Sekolah Rakyat Jember Korban Dugaan Pemukulan Sudah Kembali Sekolah

Gus Ipul Sebut Siswa Sekolah Rakyat Jember Korban Dugaan Pemukulan Sudah Kembali Sekolah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Isu Uang Damai Kasus Narkoba Menggoyang Surabaya: Polisi Bantah Lepaskan Sejoli Asal Peneleh

Isu Uang Damai Kasus Narkoba Menggoyang Surabaya: Polisi Bantah Lepaskan Sejoli Asal Peneleh

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Polri Bongkar Laboratorium Sabu di Aceh, 11 Tersangka Ditangkap dan 500 Kg Sabu Disita

Polri Bongkar Laboratorium Sabu di Aceh, 11 Tersangka Ditangkap dan 500 Kg Sabu Disita

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:35 WIB

11 Ribu Hektare Hutan Jatim Membara Telan 6 Nyawa: Bukti Ban Bekas Ungkap Fakta Sengaja Dibakar

11 Ribu Hektare Hutan Jatim Membara Telan 6 Nyawa: Bukti Ban Bekas Ungkap Fakta Sengaja Dibakar

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Anak Tak Harus Selalu Dibantu, Orang Tua Perlu Belajar Memberi Ruang untuk Mandiri

Anak Tak Harus Selalu Dibantu, Orang Tua Perlu Belajar Memberi Ruang untuk Mandiri

Health | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Klarifikasi Lengkap Menhaj Gus Irfan Soal Isu Anak Jadi Tenaga Ahli di Kementerian Haji

Klarifikasi Lengkap Menhaj Gus Irfan Soal Isu Anak Jadi Tenaga Ahli di Kementerian Haji

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Virus Misterius Shamonda Ditemukan Menginfeksi Manusia

Virus Misterius Shamonda Ditemukan Menginfeksi Manusia

Health | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:24 WIB

×