Aksi Penusukan di Gereja Prancis, 3 Orang Tewas

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 29 Oktober 2020 | 17:33 WIB
Aksi Penusukan di Gereja Prancis, 3 Orang Tewas
Serangan di gereja Basilika Notre Dame, kota Nice, Prancis pada 29 Oktober 2020. (AFP/Valery Hache)

Suara.com - Aksi penusukan terjadi di dekat sebuah gereja di kota Nice, Prancis, pada Kamis (29/10/2020) pagi, mengakibatkan tiga orang tewas dan sejumlah warga terluka. Salah satu korban dilaporkan dipenggal. 

Menyadur Daily Mail, serangan terjadi sekitar pukul 09.00 pagi ketika Misa di Basilika Notre Dame, gereja Katolik Roma terbesar di Nice, sedang berlangsung.

Penyerang ditembak dan langsung ditangkap setelah polisi menyerbu lokasi. Adapun pelaku disebutkan bertindak sendiri.

Wali kota Nice, Christian Estrosi mengatakan pelaku terus meneriakkan "Allahu Akbar", bahkan setelah ditangkap.

Estrosi menyebut penyerang telah dilarikan ke rumah sakit setelah menderita luka selam penangkapan.

Salah satu korban tewas disebutkan wali kota merupakan seorang perempuan, sementara lainnya adalah tokoh agama setempat yang cukup berpengaruh.

Sumber polisi mengatakan seorang korban perempuan dipenggal. Politisi Prancis Marine Le Pen juga berbicara tentang adanya aksi pemenggalan dalam serangan gereja ini, sebagaimana dilaporkan oleh Channel News Asia. 

Lebih jauh, Estorsi menganggap insiden penusukan ini sebagai aksi terorisme, mengutip laporann France24.

Kementerian Dalam Negeri Prancis melalu Twitter, mengatakan pasukan keamanan dan penyelamat telah berada di lokasi dan mendesak warga agar menghindari daerah tersebut.

Aksi penusukan ini terjadi tak lama setelah insiden pemenggalan Samuel Paty, guru sejarah yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada muridnya.

Buntut dari pembunuhan Paty, Presiden Prancis Emmanuel Macron mendapatkan kecaman dari negara-negara mayoritas Muslim lantaran dinilai melontarkan pendapat yang menghina Islam.

Presiden Macron disebutkan menyatakan bersumpah akan membuat kaum Islamis di negerinya tak bisa tidur nyenyak.

Pernyataan dan sikap Macron dianggap menyudutkan Muslim sekaligus mengglorifikasi Islamofobia.

Dari situ, sejumlah negara seperti Turki dan Bangladesh menyerukan boikot terhadap produk-produk Prancis.

"Saya menyerukan kepada warga saya, jangan pernah memuji merek Prancis, jangan membelinya," ujar Presiden Recep Tayyip Turki  Erdogan, Senin (26/10), dikutip dari Anadolu Agency.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hina Nabi Muhammad, Lagu Pendukung Sepakbola Israel Dihapus YouTube

Hina Nabi Muhammad, Lagu Pendukung Sepakbola Israel Dihapus YouTube

Riau | Kamis, 29 Oktober 2020 | 16:31 WIB

Terjadi Pertikaian Karikatur, PBB Ingatkan Negara untuk Saling Menghormati

Terjadi Pertikaian Karikatur, PBB Ingatkan Negara untuk Saling Menghormati

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:08 WIB

India Bela Emmanuel Macron Soal Kartun Nabi Muhammad

India Bela Emmanuel Macron Soal Kartun Nabi Muhammad

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:20 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB