Diserang Macan Milik Tetangga, Kulit dan Kuping Pria Ini Hampir Copot

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Kamis, 29 Oktober 2020 | 17:34 WIB
Diserang Macan Milik Tetangga, Kulit dan Kuping Pria Ini Hampir Copot
Ilustrasi macan kumbang. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pria asal Florida di aniyaya macan tutul hitam atau macan kumbang milik tetangganya. Kuping dan kulit kepala pria bernama Dwight turner itu hampir copot akibat serangan tersebut.

Menyadur New York Post, Kamis (29/10/2020), Dwight Turner diserang macan tutul setelah dia membayar kepada pemilik agar bisa kontak langsung dengan kucing besar tersebut.

Namun, macan tutul itu nyatanya langsung menyerang Turner saat dia masuk ke dalam kandang di rumah tetangganya yang bernama, Michael Poggi di kota Davie, Florida, AS.

Insiden yang terjadi pada 31 Agustus lalu itu dilaporkan WPLG mengutip laporan dari Florida Fish and Wildlife Conservation Commission.

Untuk bisa berjumpa hewan buas itu, Turner harus membayar 150 dolar AS. Sayang, uang yang dia keluarkan justru jadi malapetaka sendiri bagi pria 50 tahun tersebut.

Hewan itu menyerang Turner begitu dia masuk ke dalam kandang. Salah satu telinga Turner robek dan kulit kepalanya "menggantung".

Foto Turner yang diperoleh WPLG memperlihatkan bagian belakang kepalanya yang dibalut perban.

Poggi, yang memiliki lisensi untuk memiliki macan tutul, didakwa mengizinkan kontak penuh dengan hewan yang sangat berbahaya.

Dia dikabarkan telah mengakui kesalahannya kepada polisi, kata laporan FWC.

baca juga

Kasus manusia diserang hewan peliharaan bukan kali ini terjadi di Florida. Menyadur BBC, seorang pria tewas diserang burung Kasuari perliharaannya pada April 2019.

Kepolisian Kota Alachua, Florida, mengatakan kepada BBC bahwa mereka mendapat panggilan telepon dari pemilik rumah dan mendapati pria itu terluka parah oleh serangan kasuari.

Pria bernama Marvin Hajos itu sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dia akhirnya meninggal dunia karena luka-luka ditubuhnya.

"Pemahaman saya, pria itu berada di sekitar burung itu dan suatu saat dia terjatuh. Ketika dia jatuh, dia diserang," kata Wakil Kepala Kepolisian Kota Alachua, Jeff Taylor kepada surat kabar Gainesville Sun.

Kasuari adalah spesies burung terbesar dan terberat di dunia, dan memiliki berat lebih dari 45kg. Sama seperti burung Emu, unggas besar ini tidak bisa terbang.

Burung Kasuari dan Emu dapat berlari hingga 50km/jam dan memiliki tanduk dikepalanya serta memiliki kaki yang sangat kuat dan berkuku tajam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Hari Dirawat, Macan Tutul yang Ditemukan di Kawah Putih Akhirnya Mati

Dua Hari Dirawat, Macan Tutul yang Ditemukan di Kawah Putih Akhirnya Mati

Jabar | Senin, 26 Oktober 2020 | 11:38 WIB

Warga Kawah Putih Digegerkan Temuan Macan Tutul yang Terluka

Warga Kawah Putih Digegerkan Temuan Macan Tutul yang Terluka

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2020 | 18:26 WIB

Raja Hutan Jawa Ditemukan Terluka Di Kawah Putih Ciwidey

Raja Hutan Jawa Ditemukan Terluka Di Kawah Putih Ciwidey

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2020 | 18:25 WIB

Rusaknya Ekosistem Alam, Jadi Penyebab Macan Tutul Serang Manusia di India

Rusaknya Ekosistem Alam, Jadi Penyebab Macan Tutul Serang Manusia di India

Video | Minggu, 25 Oktober 2020 | 14:10 WIB

Ukiran Kucing Super Besar Ditemukan di Gurun Peru, Berusia 2.000 Tahun

Ukiran Kucing Super Besar Ditemukan di Gurun Peru, Berusia 2.000 Tahun

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 12:28 WIB

Terkini

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:43 WIB

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:39 WIB

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:59 WIB

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:32 WIB

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB