Epidemiolog: Liburan Tak Bahaya, Masyarakat dan Virus Corona Bahagia!

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih
Epidemiolog: Liburan Tak Bahaya, Masyarakat dan Virus Corona Bahagia!
Ahli Epidemiologi UI dr Pandu Riono. (Twitter)

"Nggak bahaya, semua bahagia. Pertama, orang bisa jalan-jalan, kemudian virus bisa bahagia bisa menularkan pada orang lain," kata Pandu.

Suara.com - Pakar epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono menyebut liburan di tengah pandemi Covid-19 tidak membahayakan. Mengingat kegiatan bepergian untuk liburan disebutnya membuat bahagia.

Namun pernyataan itu dilontarkan Pandu sebagai sindiran. Sebab tidak hanya masyarakat yang senang liburan, tetapi virus corona juga bahagia bisa menularkan ke banyak orang.

Diketahui pemerintah telah memberikan libur panjang dengan kebijakan cuti bersama pada 28-30 Oktober 2020. Masa libur semakin panjang karena dibarengi dengan tanggal merah 29 Oktober dan akhir pekan.

"Nggak bahaya, semua bahagia. Pertama, orang bisa jalan-jalan, kemudian virus bisa bahagia bisa menularkan pada orang lain," kata Pandu saat dihubungi, Kamis (29/10/2020).

Baca Juga: Pemda Wonogiri Izinkan Warga Gelar Pesta Pernikahan Plus Hiburan, Tapi...

Kendati demikian, bahaya tetap saja akan muncul begitu liburan selesai. Penularan corona baru akan ketahuan meningkat setelah satu atau dua pekan begitu liburan berakhir.

"Nanti baru ada yang terinfeksi, bergejala, masuk rumah sakit, nah itu baru bahayanya," jelasnya.

"Kalau kita bilang liburan berbahaya kasihan, mereka nggak bahagia nanti. Biar mereka berbahagia dulu, nanti bersedih-sedih kemudian," tambahnya.

Bukan tanpa sebab, Pandu menyebut kejadian kemunculan klaster libur panjang sudah pernah terjadi sebelumnya saat bulan Agustus lalu. Oleh karena itu, ia menyebut dampak liburan akan terasa terhadap peningkatan penyebaran virus corona di Indonesia.

"Bahayanya kan nanti kaya Jakarta pengetatan kedua atau di 9 provinsi meningkat," pungkasnya.

Baca Juga: Menyesal Belanja Online saat Pandemi, Hotman Paris: Mending Beli Vitamin

Komentar