Guru SMA Rasis, Bukan Jadi Teladan Malah Ajari Murid Bersikap Intoleran

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 13:42 WIB
Guru SMA Rasis, Bukan Jadi Teladan Malah Ajari Murid Bersikap Intoleran
[WA group]

Suara.com - Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute Center for Public Policy Research (TII), Arfianto Purbolaksono menyoroti aksi rasial yang dilakukan TS, seorang guru di SMAN 58 Ciracas dalam pemilihan OSIS di sekolah tersebut.

Dia menilai tindakan rasis yang dilakukan TS menunjukkan krisisnya toleransi. Dia pun mengaku prihatin atas tindakan guru tersebut.

"Seharusnya seorang guru dapat menjadi teladan dan perekat toleransi. Bukan malah menebarkan bibit-bibit intoleransi kepada murid-muridnya," kata Anto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/10/2020).

Anto melihat apa yang dilakukan oknum guru tersebut menggambarkan persoalan intoleransi yang telah mencapai titik kritis. Apalagi ketika dilihat dari beberapa hasil survei maupun studi terkait intoleransi, dapat dikatakan kalau persoalan intoleransi sudah mewabah di dunia pendidikan.

Ia menganggap hal tersebut sudah sangat mengkhawatirkan bagi perjalanan bangsa ke depannya. Padahal, seharusnya menurut Anto, sekolah itu bisa mengajarkan bagaimana menghargai perbedaan kepada murid-muridnya.

Lebih lanjut, Anto juga menilai mesti ada perhatian serius dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terhadap metode pembelajaran di sekolah.

"Apalagi jika kita menyimak pidato-pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang acap kali mendengungkan persoalan intoleransi yang masih menjadi ancaman bagi Pancasila dan keutuhan persatuan nasional," tuturnya.

Poin pertama yang harus dilakukan Kemendikbud ialah segera mengevaluasi sistem pendidikan di tanah air yang masih masih membuka peluang terjadinya intoleransi di sekolah, baik melalui pengajar, organisasi di sekolah maupun materi ajar dan referensi bacaan yang digunakan.

Lalu poin kedua, Kemendikbud perlu mendorong pengarusutamaan pendidikan multikultural dalam kurikulum pendidikan nasional. Dalam hal ini kementerian dapat berkolaborasi dengan beragam pihak yang peduli dan berkegiatan pada isu yang sama.

baca juga

"Mengajarkan nilai-nilai penghargaan dan penghormatan terhadap keragaman budaya, etnis, suku dan agama sangat penting dilakukan di sekolah baik dari usia dini hingga perguruan tinggi," tuturnya.

"Tujuannya yaitu untuk menumbuhkan sikap yang menghargai dan menghormati perbedaan. Hal inilah yang sangat penting untuk tersampaikan dan terinternalisasi kepada generasi muda kita saat ini."

Beredar chat rasis dari seorang guru dalam pemilihan OSIS di SMAN 58 Ciracas, Jakarta Timur. Guru itu meminta agar murid-muridnya tidak memilih siswa non-muslim sebagai ketua OSIS.

Terkait kasus ini, Kepala Sekolah SMAN 58, Dwi Arsono menyebut pihak sekolah tetap memastikan pemilihan OSIS berjalan secara demokratis.

Dalam pemilihan OSIS itu, ada tiga kandidat yang mengajukan. Guru berinisial TS itu meminta kepada anggota Rohis SMAN 58 untuk memilih selain nomor 1 dan 2 karena tidak beragama islam.

"Yang menang malah sesuai demokratis, bukan nomor yang diimbau oleh guru tersebut, nomor 1," ujar Dwi saat dihubungi Suara.com, Selasa (27/10/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Besar UGM soal Karhutla: Jujur Saja, Kita Tak Mampu Tangani Sendiri!

Guru Besar UGM soal Karhutla: Jujur Saja, Kita Tak Mampu Tangani Sendiri!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Ironi Guru di Indonesia: Tunjangan Tak Kunjung Cair Sampai Harus Ngutang Bensin buat Mengajar

Ironi Guru di Indonesia: Tunjangan Tak Kunjung Cair Sampai Harus Ngutang Bensin buat Mengajar

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Pendidikan Indonesia Abad 21: Bukan Zamannya Lagi Gonta-ganti Kurikulum

Pendidikan Indonesia Abad 21: Bukan Zamannya Lagi Gonta-ganti Kurikulum

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Ulasan In Teachers We Trust: Ketika Kepercayaan Menjadi Fondasi Pendidikan

Ulasan In Teachers We Trust: Ketika Kepercayaan Menjadi Fondasi Pendidikan

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Guru Dituntut Mengurus Segalanya, Kapan Bisa Fokus Mengajar?

Guru Dituntut Mengurus Segalanya, Kapan Bisa Fokus Mengajar?

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Menggali Mahitala: Guru, Anak, dan Masa Depan Kawasi

Menggali Mahitala: Guru, Anak, dan Masa Depan Kawasi

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Wamensos Agus Jabo Dorong Poltekesos Jadi Soko Guru Program Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Dorong Poltekesos Jadi Soko Guru Program Sekolah Rakyat

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Guru Honorer Bukan Cuma di Indonesia: Ironi dalam Dua Belas Pasang Mata

Guru Honorer Bukan Cuma di Indonesia: Ironi dalam Dua Belas Pasang Mata

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Disdik Bentuk Tim Khusus Dampingi Mental Korban Kekerasan Guru SMKN 27 Jakarta

Disdik Bentuk Tim Khusus Dampingi Mental Korban Kekerasan Guru SMKN 27 Jakarta

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Tak Akan Lindungi Pelaku Kekerasan! Disdik Siap Proses Hukum Guru SMKN 27 Jakarta

Tak Akan Lindungi Pelaku Kekerasan! Disdik Siap Proses Hukum Guru SMKN 27 Jakarta

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×