Kaesang Pangarep: Orang Indonesia Harus Merdeka dari Kebodohan

Liberty Jemadu | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 23:24 WIB
Kaesang Pangarep: Orang Indonesia Harus Merdeka dari Kebodohan
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berpidato dalam acara Doa untuk Republik Tercinta bersama Pemuka Agama Ustaz Das'ad Latif dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Jakarta, Sabtu (26/8/2025). [Suara.com/Dea Hardianingsih Irianto]

Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep bicara soal makna kemerdekaan bagi masyarakat Indonesia. Ia mengatakan orang Indonesia pertama-tama harus merdeka dari kebodohan.

Hal itu dia sampaikan dalam acara Doa untuk Republik Tercinta bersama Pemuka Agama Ustaz Das'ad Latif dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Dia menegaskan bahwa kemerdakaan bukan kata yang hanya digunakan dalam pidato, tetapi juga harus diwujudkan, khususnya oleh anak-anak muda.

“Masyarakat Indonesia harus merdeka dari kebodohan,” kata Kaesang di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (16/8/2025).

“Kedua, merdeka dari kesengsaraan. Ini harus dilakukan oleh anak anak muda kayak semuanya di sini,” tambah dia.

Terakhir, Kaesang menyebut kemerdekaan berarti masyarakat Indonesia terbebas dari kelaparan.

Lebih lanjut, Kaesang menilai program-program yang dimiliki Presiden Prabowo Subianto mewujudkan kemerdekaan kepada masyarakat Indonesia. Misalnya, program Sekolah Rakyat yang dinilai membantu anak-anak di Indonesia untuk bisa terbebas dari kebodohan.

“Yang kedua, Bapak Presiden juga punya program makan bergizi gratis supaya masyarakat yang ada di Indonesia ini makannya tercukupi,” ujar Kaesang.

“Terakhir masyarakat merdeka dari kesengsaraan. Pemerintah melalui program bapak presiden selalu menguatkan yang namanya kesehatan, sekarang ada juga yang namanya cek kesehatan gratis,” lanjut putra bungsu Presiden Ketujuh Joko Widodo itu.

Untuk itu, dia menyampaikan kepada kader-kader PSI untuk terus mendukung program-program yang dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo.

“Jadi kita harus selalu mendukung program bapak presiden agar Indonesia jauh lebih baik ke depannya,” tandas Kaesang.

Kaesang, putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo, terpilih sebagai Ketua Umum PSI dalam konggres partai pada 19 Juli lalu. Ia akan menjabat hingga 2030 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Digital Kaesang Pangarep Endorse Bupati Pati Jadi Sorotan, Apa Kata Anak Jokowi?

Jejak Digital Kaesang Pangarep Endorse Bupati Pati Jadi Sorotan, Apa Kata Anak Jokowi?

Lifestyle | Rabu, 13 Agustus 2025 | 18:35 WIB

Partai Adik dan Loyalis Ayah Siap Usung Gibran Nyapres 2029, Prabowo Mesti Waspada

Partai Adik dan Loyalis Ayah Siap Usung Gibran Nyapres 2029, Prabowo Mesti Waspada

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:40 WIB

Puan Maharani Cuek PDIP 'Ditinggal' 3 Kader ke PSI, Begini Katanya

Puan Maharani Cuek PDIP 'Ditinggal' 3 Kader ke PSI, Begini Katanya

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 16:55 WIB

Cemas jika jadi Kandang Timnas, PSI Tagih Janji Kampanye Pramono, Apa Itu?

Cemas jika jadi Kandang Timnas, PSI Tagih Janji Kampanye Pramono, Apa Itu?

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 14:46 WIB

Unggah Foto dan Sebut Gibran Wapres Terbaik, Ade Armando Diserang Netizen

Unggah Foto dan Sebut Gibran Wapres Terbaik, Ade Armando Diserang Netizen

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 11:37 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB