Pendukung ISIS Rayakan Serangan Teror di Prancis

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 18:26 WIB
Pendukung ISIS Rayakan Serangan Teror di Prancis
Serangan di gereja Basilika Notre Dame, kota Nice, Prancis pada 29 Oktober 2020. (AFP/Valery Hache)

Suara.com - Pendukung ISIS dilaporkan merayakan serangan di Prancis dengan mengunggah poster-poster gambar mayat berlumuran darah di media sosial.

Menyadur The Sun, Jumat (30/10/2020), Kelompok pemantau propaganda teror online, SITE Intelligence Group, para jihadis merayakan serangan di basilika Notre-Dame dan Avignon, secara online, terutama di Twitter.

"Serangan terbaru di Prancis telah dirayakan (para jihadis) secara besar-besaran di media sosial," ujar Direktur SITE Rita Katz.

Katz mengatakan para jihadis itu merayakan apa yang mereka sebut sebagai "kebebasan bertindak".

"Serangan baru terjadi di tengah gelombang besar media jihadis yang mengutuk Prancis dan kartunis (Charlie Hebdo)," katanya.

Para jihadis disebutkan "sangat gembira" atas serangan yang terjadi di Prancis maupun di Arab Saudi, melalui satu gambar yang menunjukkan jasad berlumuran darah, ditutupi oleh bendera Prancis.

Sementara Al Qaeda, menyerukan aksi balas dendam atas penerbitan kartun Nabi Muhammad oleh surat kabar Prancis Charlie Hebdo.

Melalui siaran pers, Al-Qaeda dilaporkan telah menyerukan apa yang mereka sebut sebagai "jihad" atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.

Ektremis yang terhubung dengan ISIS dan Al-Qaeda telah menangkap momen pemenggalan Samuel Paty pada awal Oktober ini, sebagai pertanda untuk memicu lebih banyak serangan terhadap Prancis, mengutip Al Bawaba.

Menurut Katz, prospek koordinasi antara sejumlah penyerang nampak "makin masuk akal", meski tidak dikonfirmasi.

Kamis (29/10) kemarin, ada tiga serangan terjadi sehubungan dengan Prancis yakni pembunuhan di basilika Notre-Dame, penusukan di Konsulat Prancis untuk Arab Saudi dan serangan di Avignon yang dilaporkan tak memakan korban jiwa.

Penyelidikan serangan di gereja Notre-Dame, Nice, mengungkap pelaku, yang menewaskan tiga orang, merupakan pemuda asal Tunisia beruisa 21 tahun.

Dia memasuki Prancis dari Italia - melakukan perjalanan melalui kota Bari, Italia pada 9 Oktober - setelah sampai di pulau Lampedusa, Mediterania, pada 20 September, mengutip laporan Associated Press.

Serangan di basilika Nice, Arab Saudi, dan Avignon pada Kamis (29/10), terjadi dua pekan setelah pembunuhan Samuel Paty, guru sejarah yang dipenggal karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada siswanya.

Belakangan, situasi di Prancis semakin memanas, tatkala Presiden Prancis Emmanuel Macron bersumpah tak bakal membuat kaum Islamis di negerinya dapat tidur nyenyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Injak Poster Macron, Emak-emak di Medan Serukan Boikot Produk Prancis

Injak Poster Macron, Emak-emak di Medan Serukan Boikot Produk Prancis

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 17:13 WIB

Titip Pesan untuk Anak, Ucapan Terakhir Korban Serangan Gereja Prancis

Titip Pesan untuk Anak, Ucapan Terakhir Korban Serangan Gereja Prancis

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 16:49 WIB

Tokoh Yahudi: Kaum Islamis Deklarasikan Perang di Prancis

Tokoh Yahudi: Kaum Islamis Deklarasikan Perang di Prancis

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 15:40 WIB

Terkini

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 08:42 WIB

Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang

Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:36 WIB

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:20 WIB

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:11 WIB

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:01 WIB

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:00 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB