Erick Thohir Digerogoti Relawan Jokowi, Jansen PD: Mintanya Terang-terangan

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 01 November 2020 | 16:34 WIB
Erick Thohir Digerogoti Relawan Jokowi, Jansen PD: Mintanya Terang-terangan
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kanan) dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin berjalan keluar dari pintu belakang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (7/7/2020). [ANTARA FOTO/Adam Bariq]

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon angkat bicara mengenai dugaan 'tuntutan' dari relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta deretan direksi BUMN dipilih dari anggota mereka.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu, Menteri BUMN Erick Thohir justru 'digerogoti' oleh para relawan Jokowi sendiri.

Sindiran itu disampaikan oleh Jansen melalui akun Twitter miliknya @jansen_jsp.

"Baca berita, yang menggerogoti @erickthohir malah relawan pak @jokowi sendiri," kata Jansen seperti dikutip Suara.com, Minggu (1/11/2020).

Jansen menilai, cara para relawan Jokowi meminta jatah kursi direksi BUMN sangat vulgar dan terang-terangan.

Jansen Sitindaon sebut Erick Thohir digerogori relawan Jokowi (Twitter/jansen_jsp)
Jansen Sitindaon sebut Erick Thohir digerogori relawan Jokowi (Twitter/jansen_jsp)

Bahkan, mereka juga langsung memberikan vonis kinerja Erick Thohir buruk jika permintaan tak dipenuhi.

Hal itu sangat bertolak belakang dengan oposisi. Jansen beserta partainya yang menjadi oposisi pemerintah justru menahan diri mengkritik Erick Thohir.

"Kita yang oposisi saja berusaha menahan-nahan kritik memberi Erick Thohir waktu memperbaiki BUMN sebagaimana yang dia janjikan," ungkap Jansen.

Jansen memberikan dukungan terhadap Erick Thohir agar lebih giat bekerja dengan segala tekanan yang ada.

Ia mengaku tetap menanti janji-janji manis Erick Thohir agar bisa segera direalisasikan.

"Dengan segala tekanan yang ada, selamat bekerjalah mas Erick. Kami yang diluar pemerintahan tetap menunggu janji perbaikan BUMN yang disampaikan diawal diangkat jadi menteri dulu," ungkapnya.

Erick Thohir mengangkat relawan Jokowi sebagai Komisaris

Belum lama ini, Erick Thohir juga mengangkat relawan Jokowi, Dyah Kartika Rini sebagai Komisaris Independen PT Jasa Raharja (Persero).

Dyah Kartika Rini telah bergabung dalam tim pemenangan Jokowi sejak Pilgub DKI Jakarta 2012.

Ia membantu memenangkan Jokowi-Ahok lewat organisasi relawan Jokowi Ahok Social Media Volunteer (Jasmev) yang ia dirikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Dihantam PDIP karena Ketidaksukaan, Refly Harun: Saya Dengar

Erick Thohir Dihantam PDIP karena Ketidaksukaan, Refly Harun: Saya Dengar

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 07:25 WIB

Fadli Zon: Apa BUMN Diganti Nama Saja Jadi BUMR, Badan Usaha Milik Relawan?

Fadli Zon: Apa BUMN Diganti Nama Saja Jadi BUMR, Badan Usaha Milik Relawan?

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 20:28 WIB

Relawan Jokowi Jadi Komut BUMN, Fadli Zon: Ganti Nama Saja Jadi BUM Relawan

Relawan Jokowi Jadi Komut BUMN, Fadli Zon: Ganti Nama Saja Jadi BUM Relawan

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 18:26 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB