Bagi-bagi Kursi Komisaris BUMN, Erick Thohir Disentil Fadli Zon

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 03 November 2020 | 15:59 WIB
Bagi-bagi Kursi Komisaris BUMN, Erick Thohir Disentil Fadli Zon
Ilustrasi Fadli Zon. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon menyindir Menteri BUMN Erick Thohir yang sedang bagi-bagi kursi jabatan komisaris di tubuh BUMN.

Sindiran keras itu disampaikan oleh Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon.

Fadli Zon mengobral jabatan komisaris BUMN dan menawarkan siapa saja yang menginginkan jabatan tersebut.

"Ayo siapa lagi yang belum dapat jayah komisaris BUMN?" kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Selasa (3/11/2020).

Fadli zon sindir Erick Thohir obral jatah komisaris BUMN (Twitter/fadlizon)
Fadli zon sindir Erick Thohir obral jatah komisaris BUMN (Twitter/fadlizon)

Presiden Jokowi kembali menempatkan orang terdekatnya di badan-badan usaha milik negara alias perusahaan pelat merah.

Termutakhir, giliran influencer Joko Widodo, yakni Kristia Budiarto atau yang lebih dikenal Kang Dede ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pelni (Persero).

Penunjukan Kang Dede berdasarkan surat Kementerian BUMN Nomor: SK-354/MBU/11/2020.

Belum lama ini, Erick Thohir juga mengangkat relawan Jokowi, Dyah Kartika Rini sebagai Komisaris Independen PT Jasa Raharja (Persero).

Dyah Kartika Rini telah bergabung dalam tim pemenangan Jokowi sejak Pilgub DKI Jakarta 2012.

Ia membantu memenangkan Jokowi-Ahok lewat organisasi relawan Jokowi Ahok Social Media Volunteer (Jasmev) yang ia dirikan.

Tak hanya itu, Erick Thohir juga mengangkat Ulin Yusron ditunjuk sebagai komisaris di Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia.

Ulin Yusron ini dikenal sebagai salah satu relawan Jokowi di Pemilihan Presiden 2014 dan 2019.

Sebagai seorang pegiat media sosial, Ulin Yusron berkontribusi secara aktif dalam kampanye Jokowi di ranah digital.

Selain kedua nama itu, sejumlah relawan Jokowi lainnya yang kini diangkat menjadi pimpinan BUMN antara lain Andi Gani Nena Wea menjadi Presiden Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP.

Lalu, ada Fadjroel Rachman dan Viktor S Sirait sebagai Komisaris Waskita Karya, Lukman Edy sebagai Komisaris PT Hutama Karya (Persero) dan Eko Sulistyo sebagai Komisaris PT PLN (Persero).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Resmi Teken UU Cipta Kerja, JATAM: Kue Ketiga untuk Oligarki

Jokowi Resmi Teken UU Cipta Kerja, JATAM: Kue Ketiga untuk Oligarki

News | Selasa, 03 November 2020 | 14:21 WIB

Pasal-pasal di UU Cipta Kerja yang Disebut Merugikan Buruh

Pasal-pasal di UU Cipta Kerja yang Disebut Merugikan Buruh

Bisnis | Selasa, 03 November 2020 | 13:51 WIB

Sah Diteken Jokowi, Daftar Lengkap Pasal-Pasal Janggal UU Cipta Kerja

Sah Diteken Jokowi, Daftar Lengkap Pasal-Pasal Janggal UU Cipta Kerja

News | Selasa, 03 November 2020 | 13:25 WIB

Terkini

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:10 WIB

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:05 WIB

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:03 WIB