Kenapa Bisa NIK dan KK Tidak Valid? Ini Penjelasannya

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 04 November 2020 | 12:10 WIB
Kenapa Bisa NIK dan KK Tidak Valid? Ini Penjelasannya
Ilustrasi KTP

Suara.com - Anda pernah mengalami kejadian NIK dan KK tidak valid guna mengurus suatu dokumen? Berikut ini penjelasan kenapa bisa NIK dan KK tidak valid.

Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) adalah dua hal penting yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia. Sebab, keduanya merupakan syarat utama dalam berbagai kepengurusan dan berkaitan erat dengan kehidupan.

Misalnya, ketika mendaftar Program Kartu Pra Kerja, program bantuan pemerintah, hingga registrasi SIM card bagi pelanggan prabayar, diwajibkan menggunakan NIK KTP dan KK.

Tapi, apa jadinya jika NIK dan KK yang Anda tiba-tiba tidak valid atau terdaftar? Panik dan bingung pastilah dirasakan.

Namun, jangan khawatir Anda masih bisa mengatasi permasalahan tersebut dengan mencari tahu penyebab NIK dan KK yang dimiliki tidak valid. Berikut beberapa alasan yang menyebabkan kenapa bisa NIK dan KK tidak valid.

1. Masalah Sistem

Salah satu penyebab NIK dan KK tidak valid ialah kesalahan pada sistem pencatatan. Misalnya ketika NIK dan KK Anda tidak terdaftar di Dukcapil, bisa jadi kesalahan dikarenakan adanya masalah sistem pada database di Kemendagri.

Cara mengatasinya ialah dengan melaporkan hal tersebut ke Disdukcapil setempat atau di lokasi pembuatan KTP/KK Anda. Namun, sebelumnya, daftarkan diri terlebih dahulu secara online agar tidak terlalu lama mengantre.

Selain itu, saat mendatangi Disdukcapil pastikan Anda sudah membawa semua dokumen yang diperlukan, seperti fotokopi KK, KTP, dan lainnya.

Selain mendatangi kantor Disdukcapil, Anda juga bisa menghubungi Dukcapil melalui beberapa opsi layanan:

  • Call Center : 1500537
  • Facebook : Ditjen Dukcapil
  • Whatsapp : 08118005373
  • Twitter : @ccdukcapil
  • Email : [email protected]
  • SMS : 08118005373

2. Memasukkan NIK dan KK Salah

Memang kelihatannya sepele, namun memasukkan NIK dan KK yang salah kerap terjadi sehingga membuat NIK dan KK tidak valid. Oleh karena itu, sebelum menginput NIK dan KK pastikan untuk memeriksa kembali apakah NIK dan KK yang dimasukkan sudah sesuai dan benar?

Itulah dua hal yang menyebabkan NIK dan KK Anda tidak valid. Segera hubungi call center atau mendatangi kantor disdukcapil terdekat apabila masih bermasalah dengan NIK atau KK yang Anda miliki.

Demikian penjelasan kenapa bisa NIK dan KK tidak valid. Semoga dapat membantu.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pake Ribet, 4 Cara Cek Kartu Keluarga Online

Tak Pake Ribet, 4 Cara Cek Kartu Keluarga Online

Sumut | Rabu, 04 November 2020 | 10:38 WIB

Cara Cek Penerima Bantuan UMKM di eform.bri.co.id Pakai NIK KTP

Cara Cek Penerima Bantuan UMKM di eform.bri.co.id Pakai NIK KTP

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 09:35 WIB

Cara Cek NIK KTP dengan Mudah, Bisa dari SMS hingga WhatsApp

Cara Cek NIK KTP dengan Mudah, Bisa dari SMS hingga WhatsApp

News | Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:26 WIB

Terkini

Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang

Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:36 WIB

BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara

BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:36 WIB

KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT

KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:05 WIB

Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel

Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:03 WIB

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:58 WIB

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:44 WIB

Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas

Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB