Jangan Takut, LPSK Siap Lindungi Saksi Kasus Pembakaran Halte Transjakarta

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 07 November 2020 | 14:03 WIB
Jangan Takut, LPSK Siap Lindungi Saksi Kasus Pembakaran Halte Transjakarta
Narasi TV mengungkap para pelaku pembakar Halte Sarinah Jakarta saat demo tolak UU Cipta Kerja. Wajah-wajah terduga pelaku dipaparkan dalam sebuah video kronologis.(Narasi TV)

Suara.com - Terduga pelaku pembakaran Halte TransJakarta di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, terungkap melalui kamera pengawas yang dibeberkan oleh Narasi Newsroom melalui akun Youtube.

Terkait itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap melindungi para saksi yang melihat serta mengetahui terkait pelaku.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi mendorong para saksi yang mengetahui soal dugaan pelaku untuk tidak takut melapor serta memberikan keterangan agar motif pembakaran Halte Transjakarta bisa segera terungkap.

"Posisi - LPSK pada kasus ini, kami berharap saksi bisa dengan aman memberikan keterangan tanpa rasa cemas dan ancaman," kata Edwin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/11/2020).

Edwin mengungkapkan kalau proses hukum terhadap para pelaku mesti ditegakkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

LPSK mendukung pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kasus pembakaran halte yang terjadi saat demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja pada 8 November 2020.

Guna mendukung pengusutan kasus, keberadaan saksi pun diharapkan bisa turut membantu. Dengan begitu, LPSK juga membuka pintu bagi saksi yang ingin mengajukan permohonan perlindungan.

Edwin menuturkan, perlindungan kepada para saksi penting dilakukan agar mereka bisa merasa lebih tenang dalam memberikan ketenangan. Ia juga berharap kalau aksi yang terencana ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang karena berdampak merugikan fasilitas publik.

Investigasi Narasi TV

Narasi TV mengunggah video kronologis kebakaran Halte Sarinah. Dari video itu kemudian menyebar wajah-wajah yang diduga pelaku pembakar halte.

Berdasarkan temuan Narasi TV, para terduga pelaku pembakaran bukan berasal dari massa aksi penolak UU Cipta Kerja.

Sebelum itu, tudingan pembakar Halte Sarinah yang terjadi pada Kamis (8/10/2020) sempat ditujukan kepada para buruh dan mahasiswa yang berunjuk rasa di sekitar tempat kejadian perkara.

Para demonstran diduga menjadi pelaku pembakaran halte yang kerugiannya mencapai angka Rp 65 miliar ini.

Narasi TV kemudian menayangkan penelusuran rekaman CCTV dan dokumentasi yang beredar di media sosial guna menelisik lebih dalam siapa dalang di balik perusakan Halte Sarinah.

Dari temuannya, ternyata para pelaku bukan berasal dari rombongan pengunjuk rasa di sana. Selain itu, ulah mereka nampak terorganisir dan dilakukan dengan penuh kesengajaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agus Bakar Ningsih Hidup-hidup hingga Tewas, karena Lamaran Ditolak

Agus Bakar Ningsih Hidup-hidup hingga Tewas, karena Lamaran Ditolak

Jogja | Rabu, 04 November 2020 | 13:17 WIB

Halte Dibakar Provokator, TransJakarta Dapat Proyek Baru

Halte Dibakar Provokator, TransJakarta Dapat Proyek Baru

Jakarta | Senin, 02 November 2020 | 13:04 WIB

Dituduh Plagiat, Ini Alasan Staf Ahli Kominfo Unggah Video Narasi TV

Dituduh Plagiat, Ini Alasan Staf Ahli Kominfo Unggah Video Narasi TV

News | Senin, 02 November 2020 | 09:39 WIB

Kelewatan! Sekelompok Pemuda Mabuk Mengamuk, Bacok Orang dan Bakar Motor

Kelewatan! Sekelompok Pemuda Mabuk Mengamuk, Bacok Orang dan Bakar Motor

Jatim | Senin, 02 November 2020 | 08:13 WIB

4 Halte TransJakarta Korban Demo Akan Direnov 2 Lantai, Ada Coffee Shop

4 Halte TransJakarta Korban Demo Akan Direnov 2 Lantai, Ada Coffee Shop

Jakarta | Minggu, 01 November 2020 | 19:14 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB