Perjalanan Biden ke Gedung Putih, Dua Kali Coba, Dirundung Tragedi Keluarga

Siswanto, BBC

Senin, 09 November 2020 | 10:46 WIB
Perjalanan Biden ke Gedung Putih, Dua Kali Coba, Dirundung Tragedi Keluarga
BBC

Suara.com - Joe Biden akhirnya sukses terpilih menjadi presiden Amerika Serikat, setelah gagal dalam upayanya pada 1987 dan 2008.

BBC memproyeksikan Biden telah melewati 270 suara elektoral --jumlah minimal yang diperlukan untuk menang-- yang berarti ia akan menjadi presiden pada bulan Januari, sambil menunggu hasil gugatan hukum, yang rencananya akan dilayangkan oleh pesaingnya dari Republik dan presiden petahanan, Donald Trump.

Gaya kampanye pemilu Biden tidak seagresif Trump karena Partai Demokrat lebih ingin menggambarkan dirinya sebagai sosok yang lebih bertanggung jawab dalam menerapkan kebijakan untuk menekan pandemi virus corona.

Meskipun mantan Presiden Barack Obama menyebutnya sebagai "wakil presiden terbaik yang pernah dimiliki Amerika", catatan Biden selama empat dekade jadi pejabat publik juga dikritik.

Siapa Biden dan bagaimana ia akhirnya bisa memenangkan pilpres Amerika?

'Saudara' Obama

Biden mencalonkan diri untuk menjadi calon presiden dari Partai Demokrat 2008. Dalam nominasi partai, ia dikalahkan oleh Obama.

Dalam pilpres tahun tersebut, Demokrat memajukan Obama dan Biden sebagai capres dan cawapres. Keduanya menang mengalahkan pasangan Republik, John McCain-Sarah Palin.

Delapan tahun di Gedung Putih bersama Obama - di mana ia sering muncul di sisi presiden - telah memungkinkan Biden untuk mengeklaim sebagian besar warisan Obama, termasuk pengesahan Affordable Care Act, serta paket stimulus dan reformasi yang diberlakukan untuk mengatasi krisis keuangan.

Hubungannya dengan Obama -- yang sering ia sebut "saudara"-- mungkin juga telah memberikan dukungan abadi di antara para pemilih Afrika-Amerika.

baca juga

Data jajak pendapat pemilu 2020 menunjukkan bahwa pemilih kulit hitam sangat mendukung Biden, yang mungkin menjadi penyokong utama di negara bagian kunci pertempuran seperti Georgia, Michigan dan Pennsylvania.

Sebagai salah satu pejabat paling senior dan paling berpengalaman di Washington, Biden memiliki kredensial urusan luar negeri yang kuat, dan membantu menyeimbangkan kurangnya pengalaman eksekutif Obama.

Sebutan "Middle Class Joe" (Joe Kelas Menengah) disematkan kepadanya dalam upaya meraih dukungan dari kelas menangah, kelompok yang sulit diraih dukungannya oleh Obama.

Upaya itu berhasil dan kembali berhasil pada pemilu 2020, ketika Biden berhasil memenangkan kembali negara-negara "tembok biru" di jantung industri AS, yang telah meninggalkan Demokrat ketika Trump membalikkannya pada 2016.

Karier politik yang panjang

Biden menjadi berita utama pada tahun 2012 dengan mengatakan bahwa ia "tak punya masalah" dengan pernikahan sesama jenis, komentar yang dianggap melemahkan presiden, yang saat itu belum memberikan dukungan penuh atas kebijakan tersebut.

Obama akhirnya melakukannya, hanya beberapa hari setelah Biden.

Dua periode masa jabatan wapres yang diemban Biden bersama presiden kulit hitam pertama Amerika berawal dari karier politik yang panjang.

Perjalanannya di panggung politik berawal pada 1972 ketika ia terpilih menjadi senator dari Delaware.

Biden mencalonkan diri sebagai presiden pada 1988 tetapi mundur setelah ia mengaku menjiplak pidato pemimpin Partai Buruh Inggris, Neil Kinnock.

Karier politiknya yang panjang juga diwarnai oleh sejumlah kecaman akibat sikap yang ia ambil.

Di awal kariernya, Biden berpihak kepada kelompok segregasionis selatan, menentang keputusan pengadilan yang memerintahkan bus-bus sekolah yang harus menerapkan kebijakan integrasi rasial.

Sebagai ketua Komite Kehakiman Senat pada tahun 1991, Biden memimpin sidang untuk menetapkan hakim di Mahkamah Agung, Clarence Thomas. Biden dikritik dalam penanganan kasus ini, yakni kasus gugatan pelecehan seksual yang dituduhkan Anita Hill-seorang pengacara dan akademisi AS- kepada Clarence Thomas.

Biden juga merupakan pendukung kuat undang-undang pidana pada 1994 yang oleh kelompok kiri sekarang dikatakan mendorong vonis hukuman penjara yang lama dan dan penahanan massal.

Catatan-catatan ini terkadang membuatnya tidak nyaman bagi Demokrat.

Kehilangan orang yang dicintai

Kehidupan Biden dirundung oleh tragedi di kehidupan pribadinya.

Pada tahun 1972, tak lama setelah ia terpilih menjadi anggota Senat, Biden kehilangan istrinya, Neilia, dan bayi perempuannya, Naomi, dalam kecelakaan mobil.

Biden mengambil sumpah jabatan Senat pertamanya dari kamar rumah sakit putranya yang masih balita, Beau dan Hunter, yang selamat dari kecelakaan.

Pada 2015, Beau meninggal karena kanker otak pada usia 46.

Beau --yang mendapat julukan Biden muda-- saat itu dipandang sebagai bintang baru di panggung politik AS. Ia sudah berniat mencalonkan diri sebagai gubernur negara bagian Delaware untuk pemilihan tahun 2016.

Joe Biden sering menggambarkan Beau sebagai sosok yang mendorongnya untuk mencoba lagi ikut dalam pilpres dan selama kampanye ia menjelaskan, karena dua tragedi di dalam kehidupan pribadinya ini, maka sungguh sangat perlu bagi Amerika untuk memiliki layanan kesehatan yang tangguh, salah satu program unggulannya.

Kematian Beau dan bagaimana Biden melewati musibah ini membuatnya dikenal sebagai sosok yang ramah, rendah hati dan cinta keluarga.

Namun, bukan berarti citra yang menggambarkannya sebagai sosok yang hangat ini selamanya positif.

Setelah ia resmi mencalonkan diri untuk pilpres 2020, ia dituduh "sengaja berdekatan secara fisik kepada para pemilih perempuan, padahal para perempuan ini tidak merasa nyaman dengan tindakan Biden".

Dimunnculkan pula rekaman video tentang sikap sejumlah perempuan yang tidak nyaman tersebut.

Tetapi politisi yang yang sering menempatkan diri sebagai keluarga dekat itu mengatakan ia adalah orang yang berempati. Namun ia juga mengakui bahwa standar "etika interaksi dengan pemilih" telah berubah.

Episode ini memicu persepsi bagi beberapa kalangan bahwa "ia tak mengikuti perkembangan zaman".

Tak diragukan lagi, Biden sudah melewati perjalanan yang panjang menuju Gedung Putih.

Ketika ia dilantik menjadi presiden yang ke-46, usianya menginjak 78 tahun, presiden tertua Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:30 WIB

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:17 WIB

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

×