Korut Krisis Pangan, Kim Jong Un Hukum Warga yang Buang-Buang Makanan

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 12 November 2020 | 12:18 WIB
Korut Krisis Pangan, Kim Jong Un Hukum Warga yang Buang-Buang Makanan
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un memimpin pertemuan darurat dalam foto yang dirilis KCNA di Pyongyang, Korea Utara, pada Sabtu (25/2020). [STR / KCNA VIA KNS / AFP]

Suara.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan akan menyiapkan hukuman bagi warganya yang kedapatan membuang makanan, merespon krisis pangan yang sedang terjadi.

Menyadur New York Post, Kamis (12/11/2020), Korut meminta masyarakat secara aktif untuk menghemat makanan sebagai upaya menghalau krisis kelaparan tahun ini.

Seorang pejabat dari provinsi Hamgyong Utara mengatakan perintah berhemat menekankan perjuangan tidak hanya menyelesaikan masalah soal pangan, tapi juga melindungi sistem sosialis.

"Ia juga memperingatkan bahwa pihak berwenang akan meningkatkan tindakan kewas dan hukuman atas tindakan apa pun terkait dengan limbah makanan," kata pejabat yang tak menyebutkan namanya itu kepada Radio Free Asia, awal bulan ini.

Arahan itu muncul usai Korut melakukan pembatasan di tengah pandemi virus corona dan dihantam tiga topan pada Agustus dan September yang merusak lahan pertanian.

Selain dilarang membuang-buang makanan, pemerintah Korut juga disebutkan tengah melarang perayaan akhir tahun yang menggunakan beragam menu santapan, terutama biji-bijian, roti, hingga kue beras.

"Komite pusat juga menginstruksikan kami untuk tidak menata meja upacara dengan makanan yang terbuat dari biji-bijian," ujar seorang sumber anonim RFA.

"Mereka telah memerintahkan larangan kue beras dan roti, menyarankan agar kami hanya menggunakan buah-buahan dan sayuran," sambungnya.

Para warga diminta untuk memilih opsi menyajikan mie sebagai hidangan untuk para tamu yang hadir, sebagai upaya penting untuk menghemat makanan.

"Komite pusat juga memperingatkan hukuman yang keras bagi mereka yang menyia-nyiakan makanan, diam-diam menyeduh alkohol dari biji-bijian dan minum secara beramai-ramai," imbuh sumber itu, dikutip dari New York Post.

Sumber lain dari Provinsi Ryanggang menilai sikap Korut yang menolak untuk meminta bantuan dari dunia luar semakin membuat parah kondisi negara.

"Orang-orang marah. Mereka mengatakan bahwa mengontrol distribusi makanan akan membuat situasi sulit setiap orang menjadi lebih buruk," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kim Jong Un Kelebihan Berat Badan, Korea Utara Keluarkan Larangan Merokok

Kim Jong Un Kelebihan Berat Badan, Korea Utara Keluarkan Larangan Merokok

News | Jum'at, 06 November 2020 | 06:08 WIB

Keren! Korea Utara Berlakukan Larang Merokok di Tempat Publik

Keren! Korea Utara Berlakukan Larang Merokok di Tempat Publik

Health | Kamis, 05 November 2020 | 17:09 WIB

Kelaparan di Tengah Pandemi, Perhatikan Ini Saat Beri Bantuan Pangan

Kelaparan di Tengah Pandemi, Perhatikan Ini Saat Beri Bantuan Pangan

Health | Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:42 WIB

Terkini

Dishub Tertibkan Parkir Liar di Dukuh Atas Usai Picu Kemacetan dan Viral di Medsos

Dishub Tertibkan Parkir Liar di Dukuh Atas Usai Picu Kemacetan dan Viral di Medsos

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:23 WIB

Rupiah Melemah dan Daya Beli Turun, Indonesia Berpotensi Mengarah ke Krisis Ekonomi

Rupiah Melemah dan Daya Beli Turun, Indonesia Berpotensi Mengarah ke Krisis Ekonomi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:18 WIB

Sony Sonjaya Ajukan JC, Siap Ungkap Nama-nama Besar di Balik Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ajukan JC, Siap Ungkap Nama-nama Besar di Balik Korupsi MBG

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:06 WIB

Sikat Sampai Akarnya! KPK Didesak Transparan Bongkar Mafia Imigrasi yang Seret Silmy Karim

Sikat Sampai Akarnya! KPK Didesak Transparan Bongkar Mafia Imigrasi yang Seret Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:43 WIB

Tragedi di Lampu Merah Cengkareng, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Kontainer saat Dibonceng Ayah

Tragedi di Lampu Merah Cengkareng, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Kontainer saat Dibonceng Ayah

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:31 WIB

Gus Ipul: Koruptor di Kemensos Akan Dikejar hingga Masa Pensiun

Gus Ipul: Koruptor di Kemensos Akan Dikejar hingga Masa Pensiun

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:23 WIB

Kemenag: Jumlah Hewan Kurban Iduladha 2026 Tembus 2 Juta Ekor

Kemenag: Jumlah Hewan Kurban Iduladha 2026 Tembus 2 Juta Ekor

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:12 WIB

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Bahaya 'Ilusi Kesiapsiagaan' Industri yang Ancam Lingkungan

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Bahaya 'Ilusi Kesiapsiagaan' Industri yang Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:48 WIB

Heboh Kabar Dana Program MBG Disetop, Badan Gizi Nasional Beri Penjelasan Tegas

Heboh Kabar Dana Program MBG Disetop, Badan Gizi Nasional Beri Penjelasan Tegas

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Hanya MBG, Mensesneg Sebut Semua Program Pemerintah Bakal 'Dipelototi' Ketat

Bukan Hanya MBG, Mensesneg Sebut Semua Program Pemerintah Bakal 'Dipelototi' Ketat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:26 WIB