Warga Riau Tak Perlu Cemas, Stok Kondom Buat Dua Tahun ke Depan Aman

Siswanto

Jum'at, 13 November 2020 | 14:31 WIB
Warga Riau Tak Perlu Cemas, Stok Kondom Buat Dua Tahun ke Depan Aman
Ilustrasi kondom (youtube.com/mycrafts)

Suara.com - Kantor BKKBN Perwakilan Provinsi Riau menjamin ketersediaan kondom bagi peserta KB aktif pasangan usia subur, aman untuk dua tahun ke depan sehingga potensi terjadinya "baby boom" dapat ditekan terlebih dalam kondisi pandemi COVID-19.

"Alhamdulillah pengadaan kondom cukup banyak dan peserta KB aktif bisa mendapatkannya dengan mudah, sehingga kekhawatiran terjadinya peningkatan jumlah ibu-ibu hamil bisa ditekan," kata Kepala BKKBN Perwakilan Riau Mardalenawati Wati Yulia di Pekanbaru.

Ia menyebutkan itu di sela acara pemaparan materi tentang Kebijakan pelayanan kontrasepsi pada krisis kesehatan akibat bencana, oleh Direktur Bina Kesertaan KB Wilayah Khusus BKKBN Pusat Evi Ratnawati.

Menurut Mardalena Wati, untuk peserta KB baru periode Januari - September 2020 pencapaian sudah mencakup 7 persen dan itu sudah cukup banyak dapat terlayani melalui kegiatan bakti sosial, dengan membantu masyarakat mulai pukul 08:00 WIB sampai dengan pukul 09.00 WIB.

Waktu pelayanan yang singkat, katanya, juga diberikan pada warga dengan jumlah yang terbatas namun tetap ditambah hari pelaksanaannya guna menghindari kerumunan, sedangkan tim medis yang melayani juga menggunakan alat pelindung diri dengan lengkap.

"Kebijakan tersebut ditetapkan dalam upaya menekan penyebaran COVID-19, disamping itu tim medis dan peserta KB aktif tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, menjalani pemeriksaan suhu tubuh dengan thermo gun, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak fisik aman," katanya.

Direktur Bina Kesertaan KB Wilayah Khusus BKKBN Pusat Evi Ratnawati mengatakan dalam menghadapi pandemi COVID-19, Kepala BKKBN pusat menerbitkan SE Nomor 8 Tahun 2020 tentang pembinaan kesertaan ber-KB dalam 72 jam pasca bencana COVID-19

Bencana COVID-19 merupakan bencana non alam, kata Evi, maka kesertaan KB aktif harus lebih ditingkatkan agar jangan terjadi kehamilan yang tidak diinginkan dan putus pakai alkon.

"Setiap ada bencana seperti di pengungsian, jangan sampai terjadi kehamilan yang tidak diinginkan, begitu pula di masa pandemi kalau dapat dicegah dulu. Lalu bagaimana dengan ibu yang mau melahirkan, dan harus dibekali dengan kontrasepsi?," katanya.

baca juga

Karenanya petugas harus memastikan keberlangsungan penggunaan alat dan obat kontrasepsi di selama masa krisis bencana, pelayanan KB bergerak, kunjungan ke PUS yang memerlukan kontrasepsi, menurunkan angka putus pakai alat dan obat sehingga mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.

Selain itu menggerakkan mobil unit penerangan KB ke masyarakat untuk KIE pencegahan COVID-19.

"Langkah-langkah yang harus dilakukan segera adalah menghitung estimasi sasaran PUS, melihat cakupan KB pra krisis, mempertimbangkan jenis alkon yang digunakan dengan kondisi setempat , ketersediaan air bersih, sanitasi, akses sosial budaya dan lainnya," katanya.

BKKBN, katanya menekankan, juga perlu memetakan dan menyediakan sumber daya yang memadai seperti tenaga, fasilitas, tempat dan alkes BHP, dan lainnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×