Jadi Korban Pemerkosaan Geng, Gadis Ini Hamil 8 Bulan dan Tak Tau Pelakunya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 20 November 2020 | 18:02 WIB
Jadi Korban Pemerkosaan Geng, Gadis Ini Hamil 8 Bulan dan Tak Tau Pelakunya
Ilustrasi korban pemerkosaan (ist)

Suara.com - Seorang gadis hamil delapan bulan setelah diperkosa oleh geng perdagangan seks Rumania yang diduga sebagai ajang latihan untuk menjadi pekerja seks.

Menyadur Daily Star, Jumat (20/11/2020), yang lebih menyedihkan adalah gadis berusia 14 tahun tersebut tidak tahu siapa ayah dari anak yang dikandungnya.

Gadis tersebut saat ini berada di sebuah penampungan setelah melarikan diri bersama seorang teman-temannya, menurut laporan ITV.

Iana Matei, pengelola penampungan untuk anak-anak korban trafiking di Rumania, saat ini merawat enam anak perempuan, termasuk gadis tersebut.

Mantan korban termasuk seorang gadis berusia 13 tahun yang dipukuli jika dia tidak mau berhubungan seks dengan pelakunya, dan seorang remaja berusia 16 tahun yang melarikan diri dari rumah setelah diperkosa oleh ayahnya.

Jika mereka tidak diselamatkan, gadis-gadis itu dilaporkan dijual ke negara-negara seperti Inggris di mana mereka kemudian dipaksa menjadi pelacur.

"Jika mereka masih sangat muda, mereka dieksploitasi di rumah susun karena mereka tersembunyi. Pada usia 14 atau 15 tahun mereka dapat dibawa ke jalan-jalan untuk membiasakan diri dengan lingkungan," buka Iana kepada ITV.

"Mereka melatih mereka sampai mereka berusia 18 tahun di Rumania dan kemudian menjualnya ke negara-negara barat seperti Inggris," sambungnya.

Iana juga mengungkapkan bahwa sangat sulit untuk membantu anak-anak yang sudah dieksploitasi oleh geng tersebut karena mereka sudah mengurungnya selama empat hingga lima tahun.

baca juga

"Tidak ada kehidupan lain yang mereka kenal. Anda tidak bisa menyelamatkan mereka semua," ujar Iana mengenai korban.

Pemerintah secara historis memperkirakan ada 10.000 hingg 13.000 korban perdagangan manusia di Inggris. Tapi, badan amal Justice and Care dan lembaga think tank Center for Social Justice yakin angka sebenarnya jauh lebih tinggi.

Rumania memiliki populasi 19 juta jiwa, namun enam juta dilaporkan tinggal di luar negeri dan sekitar 8,5 juta orang berisiko mengalami kemiskinan.

Tahun lalu, anggota parlemen di negara itu memenjarakan kurang dari setengah pedagang yang mereka tuntut, menurut laporan.

Pemerintah Rumania dituduh melakukan korupsi dan kurangnya tindakan politik di tengah laporan bahwa jumlah korban perdagangan manusia dari negara tersebut meningkat dari tahun ke tahun.

Hukuman di Rumania untuk perdagangan manusia bervariasi dari denda hingga tujuh tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamatkan Pasien dalam Insiden Kebakaran, Seorang Dokter Banjir Pujian

Selamatkan Pasien dalam Insiden Kebakaran, Seorang Dokter Banjir Pujian

News | Senin, 16 November 2020 | 14:33 WIB

Sebuah Rumah Sakit Perawatan Covid-19 di Rumania Terbakar, 10 Pasien Tewas

Sebuah Rumah Sakit Perawatan Covid-19 di Rumania Terbakar, 10 Pasien Tewas

News | Senin, 16 November 2020 | 09:02 WIB

10 Orang Tewas Dalam Kebakaran di Rumah Sakit Covid-19

10 Orang Tewas Dalam Kebakaran di Rumah Sakit Covid-19

Sumut | Minggu, 15 November 2020 | 10:44 WIB

Terkini

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar

Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah

Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Urutan Pemakaian Krim Pagi, Sunscreen, dan Air Mawar sebagai Setting Spray

Urutan Pemakaian Krim Pagi, Sunscreen, dan Air Mawar sebagai Setting Spray

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo

Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo

Surakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN

Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×