alexametrics

Jusuf Kalla: Fenomena Habib Rizieq Ada karena Kekosongan Kepemimpinan

Rifan Aditya | Hernawan
Jusuf Kalla: Fenomena Habib Rizieq Ada karena Kekosongan Kepemimpinan
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). (Suara.com/Ria Rizki)

Pernyataan Jusuf Kalla mendapat kritikan dari sejumlah tokoh lainnya.

Suara.com - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) angkat bicara perihal maraknya dukungan kepada Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

Jusuf Kalla mengatakan, persoalan yang tengah menyeret Habib Rizieq saat ini tidak lain disebabkan oleh kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi publik.

"Kenapa masalah Habib Rizieq begitu hebat permasalahannya sehingga polisi tentara turun tangan, seperti hadapi sesuatu yang guncang. Kenapa?" ujar Jusuf Kalla dalam acara Webinar Kebangsaan Partisipasi Masyarakat Sipil dalam Membangun Demokrasi yang Sehat, dikutip Suara.com dari tayangan video kanal YouTube PKS TV.

"Menurut saya karena ada kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat secara luas. Ada kekosongan itu," imbuh dia.

Baca Juga: Nikita Mirzani Naik Moge ke Petamburan, Sambangi Markas FPI?

Jusuf Kalla di Acara Webinar PKS (YouTube PKS TV).
Jusuf Kalla di Acara Webinar PKS (YouTube PKS TV).

Kekosongan kepemimpinan sebagaimana dimaksud Jusuf Kalla membuat masyarakat mencari sosok pemimpin alternatif.

Jusuf Kalla menyinggung nama Imam Besar FPI Habib Rizieq.

"Begitu ada pemimpin yang karismatik, katakanlah karismatik, atau berani berikan alternatif, maka orang mendukungnya," kata Jusuf Kalla.

Pernyataan Jusuf Kalla tersebut sontak ramai beredar di linimasa Twitter.

Tak khayal, pernyataan tersebut lantas ditanggapi oleh sejumlah tokoh lainnya.

Baca Juga: Rizieq Tolak Tes Corona, Polda Semprot Disinfektan di Sekitar Markas FPI

Sejarawan JJ Rizal dengan mengutip salah satu artikel berita mengatakan, kepemimpinan tidak pernah ada lantaran tidak pernah dibuat oleh pemimpin sejak setengah abad yang lalu.

Komentar